
Hilmi membuang nafas nya dengan kasar menghilangkan gugup karena setelah 3 tahun berhenti manggung dan hari ini dia manggung lagi ke coffy shop miliknya.
Hilmi memang sengaja marancang caffy shop-nya dengan instagram memble agar anak-anak remaja nyaman jika datang ke coffy shop-nya.
Setelah mengucapkan salam dan memperkenalkan diri Hilmi mulai memetik gitarnya.
(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ
Nadia, Bella dan Ainil baru saja menduduk kan diri di coffy shop yang membuat mereka takjub dengan interiornya.
Ainil memanggil salah satu barista memesan apa yang dia inginkan begitupun dengan Nadia dan Bella.
*Aku tak pernah meminta
Sosok pendamping sempurna
Cukup dia yang slalu
Sabar menemani dalam kekuranganku....
Namun tuhan menghadirkan
Kamu wanita tehebat
kuat tak pernah mengeluh
Bahagiaku slalu bersamamu....
Andai ada keajaiban
Ingin ku ukirkan namamu di atas bintang-bintang angkasa...
Agar semua tau kau berarti untukku selama-lamanya kamu milikku.
Kini telah ku buktikan kamu
Pendamping sempurna
Kuat tak pernah mengeluh
Bahagiaku slalu bersamamu*.
__ADS_1
Menengar suara itu sontak membuat Nadia, Bella dan Ainil menoleh ke atas panggung.
Seorang laki-laki yang mereka kenal duduk sembari memangku gitar.
‘Ustad Hilmi?’ Batin Nadia.
“Itu...itu...itu... ustad Hilmi, Masyaalloh... memang lelaki idaman,” pekik Ainil kegirangan.
“Calon suami idaman tuh...” bisik Bella tepat di telinga Nadia.
Ainil memang belum tau tentang kemarin karena Nadia tidak yakin dengan sahabatnya yang satu ini apalagi jika tau bahwa Hilmi lah yang melamarnya pasti akan heboh seperti dapat lotre.
Tak lama dari seorang barista datang membawa pesanan ketiga remaja itu.
“Ustad Hilmi udah ganteng, keren, sukses, seorang ustad, bisa nyanyi ahh..... pokok nya idaman,” oceh Ainil membuat Nadia entah kenapa menjadi jeuoles.
“Hus... kamu ini Nil, kamu enggak tau ya Ustad Hilmi itu udah punya calon ya walau belum di kasih jawaban,” tegur Bella sedikit menyindir Nadia.
“Serius? yah... gagal deh jadi masdepnya ustad Hilmi,” pasrah Ainil.
Bella terkekeh melihat sahabatnya yang dari tadi cerewet menjadi saat Hilmi dan kedua teman-nya naik ke panggung.
“Assalamualaikum, kami akan membawa lagu yang sedang trending di youtube saat ini. Ini hanya menghibur pengunjung yang sudah rela meluangkan waktunya,” ucap Aldo lalu mulai memberikan kode kepada Hilmi dan Noval.
song on.
[Hilmi]
*Mulai indah cantik berseri
Kulit putih bersih merahnya pipimu
Dia Aisyah putri abu bakar
Istri Rasululloh.
[Aldo]
Sungguh sweet nabi mencintamu...
Hingga Nabi minum di bekas bibirmu
__ADS_1
Bila marah Nabi kan bermanja
Mencubit hidungnya....
[Noval]
Aisyah....
Romantisnya cinta mu dengan Nabi
Dengan baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa kau disamping Rasulullah.
[Noval, Aldo, Hilmi,]
Aisyah....
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi Rindu
Kau isteri tercinta ya Aisyah humairah Rasul kasih sayang cintamu*.....
Semua pengunjung mengeluarkan ponselnya memvideo penampilan pemuda tanvan itu begitupun dengan Nadia,Bella dan Ainil yang mengikuti semua pengunjung.
(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ(づ ̄ ³ ̄)づ
“Ahh... ahkirnya selesai,” gumam Aldo menbanting tubuhnya di sofa di susul oleh Noval dan Hilmi yang duduk di sofa yang berbeda.
“Ehh...tau enggak sih tadi ada tiga anak SMA pada pake krudung memperhatikan kita sampai selesai,”ujar Noval membuat kedua sahabatnya menatap penuh tanya.
“Cantik semua,” tambah Noval.
“Kamu nih Val, sekali liat yang cantik langsung cerah,” keke Hilmi mengambil ponselnya yang berbunyi nyaring.
“Gpp kalii...” sahut Noval.
Hilmi mengankat telepon dari nomor yang tidak ia kenal.
“Assalamualaikum,”
__ADS_1
‘Waalaikumsalam Ustad,’
Hilmi langsung menegakkan tubuhnya saat mendengar suara itu. Dia hapal betul itu suara siapa. Terdengar suara seran dan lembut tapi tegas itu membuat Hilmi gembira.