Overly Handsome

Overly Handsome
24


__ADS_3

Aku berdiri dipojokan diantara para pengawal, tidak ada teman mengobrol dan lagi aku juga malu untuk berbicara, berdiri disini seperti pilihan terbaik, tadinya gitu. Namun, aku dikagetkan dengan seorang wanita yang menarik tanganku ke tengah-tengah pesta


Nani?! Aku tidak bisa menolak ajakannya, toh anak Sultan. Nolak bisa-bisa jadi hujatan netizen.


Dia membawaku bertemu teman-temannya yang mana semuanya wanita hanya satu pria dan itu pun gemulai.


"Hay!" Sapa mereka dan kubalas balik dengan canggung.


"Eh, kamu yang viral itu kan?"


"Asli kamu ganteng banget."


"Eh, foto bareng yuk."


Lagi-lagi aku mengangguk seperti burung pelatuk, rasa maluku lebih besar dari tubuhku. Aku mencoba untuk bicara santai tapi tidak bisa, mulutku terasa kaku ingin bicara.


Aku dirangkul dan berpoto bersama mereka sebelum si Adelia datang menyapaku. Ternyata mereka juga teman dekat Adelia, aku berkenalan dengan mereka semua dan dugaanku benar mereka anak sultan.

__ADS_1


"Ngomong-ngomong orang tuamu kerja apa?"


Aku membeku ketika salah satu diantara mereka menanyakan hal itu, aku menarik nafas sebelum bicara, dirasa tenang aku menjawab pertanyaannya dengan santai tanpa memberitahu dari kalangan mana aku.


"Orang tuaku sudah bahagia disisi Tuhan," jawabku.


"Ow, kasihan. Maaf ya aku gak tahu," katanya.


Sepertinya ini akan membantuku untuk tidak malu bicara, hatiku berbisik.


"Hey itu Tuan muda Andra!" seru gadis didepanku.


Andra mendekat dan bergabung bersama kami, dari jarak sedekat ini karisma anak sultan terlihat. Seperti biasa dia hanya diam dan menatapkuĀ  setelah aku sapa.


Tak lama acara dimulai dengan penyampaian sepatah kata yang nyatanya puluhan kata oleh ayah ibu dan kerabat dekat untuk Adelia Brandon. Aku menyimak sambil minum gak tahu ini minuman apa, rasanya enak di lidah air putihku ini.


Saat potong kue, aku melongo melihat kue besar yang dihias sedemikian rupa dengan taburan kuning-kuning menyilaukan mata kisminku, emas. Aku rasa itu emas yang bisa dimakan.

__ADS_1


Hadeh hadeh ada-ada saja orang kaya, emas pun dimakan.


Ketika kue dipotong dan diberikan pada orang-orang tersayang, aku tidak menyangka jika namaku dipanggil untuk potong ke lima.


Canggung ketika namamu dipanggil dan orang-orang bertepuk tangan untukmu, padahal aku dan dia tidak kenal dekat malah dipanggil.


Aku pergi mendekat dan mengambil potongan kue itu, sambil mengucapkan terimakasih. Tidak lupa cekrek dulu baru kembali ke tempat.


Sungguh itu pengalaman pertamaku dapat kue dari yang berulang tahun apalagi ini dari anak sultan.


So, aku menikmati acara kali ini, jamuannya dan teman-teman baru.


Pulangnya aku diberi bingkisan dari Adelia dan diantar kembali oleh supir yang menjemputku.


Di jalan aku penasaran dengan isi bingkisan dan berniat membukanya. Ketika diuka betapa terkejutnya aku melihat isi bingkisan.


Emas Weh, gak tanggung-tanggung bagi bingkisan emas 50 g. Emang ya sultan mah beda.

__ADS_1


Terharu banget weh baru kali ini mendapat bingkisan seperti ini, dulu sih pernah dapat emas hadiah kerupuk cinta, tapi mainan yang jika kena air langsung luntur.


Ckckckck, mantap banget. Lumayan lah buat biaya hidup.


__ADS_2