Papa Dewa Obat

Papa Dewa Obat
Awal Dari Bencana


__ADS_3

"Cari orangnya! Ke mana orang itu pergi? Huh, hanya orang sepertimu saja membuatku bekerja keras." Shu Mei mencari ke segala arah untuk mencari Lin Feng.


Saat masuk ke dalam toko Pengobatan Alternatif Raja Obat, Shu Mei hanya ingin menemui Lin Feng. Tak disangka hanya bertemu dengan seorang pria sekarat. Dengan ratusan anak buahnya yang memiliki kemampuan bertarung.


Mereka juga ada beberapa seorang praktisi. Yang paling tinggi adalah Kultvasi Atas tingkat satu. Dan yang lainnya berada di bawahnya. Juga puluhan orang tanpa kekuatan spiritual. Apalagi Shu Mei merupakan pemimpin dari Serigala Hitam.


Serigala Hitam adalah sebuah kelompok atau organisasi yang didirikan dan dipimpin oleh Shu Mei. Sejak kedatangannya ke dunia modern, ia bertekad untuk mencari Lin Feng. Namun puluhan tahun tak kunjung bertemu. Maka ia mengumpulkan kekuatan dari beberapa negara. Membuat kelompok yang dinamakan dengan Serigala Hitam.


Untuk mengumpulkan anggota dari penjuru dunia, Shu Mei telah melakukannya selama lebih dari dua puluh tahun. Ia mencari Lin Feng ke manapun ke seluruh dunia. Baru menemukan kabar tentang Lin Feng beberapa hari lalu.


Awalnya Shu Mei merasa sangat senang bisa menemukan keberadaan pria yang dicarinya selama puluhan tahun. Hingga usianya kini lebih dari empat puluh tahun. Tepatnya saat ini sudah mencapai empat puluh enam tahun.


Dibandingkan dengan Lin Feng yang baru berusia dua puluhan tahun, membuat mereka terpaut perbedaan usia yang cukup jauh. Awalnya Shu Mei ragu-ragu namun demi tekadnya, apapun akan dilakukan.


'Aku tidak tahu Lin Feng mengingatku di kehidupan sebelumnya atau tidak. Namun tidak bisa bertemu dengannya sekarang. Sejak aku datang dari kehidupan sebelumnya, aku sudah mencarimu ke mana-mana. Tapi kita baru bertemu kemarin malam. Aku bahkan tidak berani menampakan wajahku yang sudah tua ini.'


Sumpah Shu Mei di kehidupan sebelumnya, akan ia ingat dalam hatinya. Ia adalah orang yang telah membunuh Lin Feng dengan racun yang diberikan oleh kekasihnya, Fego. Fego adalah dalang dari semua yang terjadi padanya dan Lin Feng.


Gu Fego, merupakan seorang ahli racun yang telah bekerja membunuh orang. Namun karena racunnya dapat ditawarkan oleh Lin Feng sang Dewa Obat, membuat Fego tidak terima dan menyimpan dendam.

__ADS_1


Saat itu ia pun telah memasuki Gunung Linshan. Dengan bermodalkan racun di tubuhnya, membuatnya memiliki alasan untuk berobat. Setelah disambut oleh Lin Feng, ia telah merencanakan seluruhnya. Mencari seorang wanita yang dapat dimasukan ke dalam tempat tinggal Lin Feng.


Orang tua Shu Mei sebenarnya mati dibunuh seseorang. Itu terjadi bahkan saat masih kecil. Tidak tahu siapa yang telah membunuh. Kesempatan bagi Fego untuk membuat Shu Mei menjadi mata-matanya. Awalnya sikap Shu Mei sangat baik. Bahkan berani menggoda Lin Feng. Ketika Fego mengatakan bahwa pembunuh orang tuanya adalah Lin Feng, membuat Shu Mei semakin bersemangat untuk balas dendam.


Shu Mei bahkan tidak tahu kalau Lin Feng tidak pernah pergi ke tempat yang jauh. Lembah Hantu adalah tempat kematian kedua orang tua Shu Mei. Atas arahan Fego, Shu Mei mulai timbul rasa ingin membalas dendam. Menggoda Lin Feng hingga akhirnya menikah.


Saat pernikahan terjadi, Alysa atau di waktu itu menggunakan nama Lien Lusi sudah menjadi pelayan Lin Feng. Merupakan seorang wanita pekerja keras dan setia. Ia adalah wanita yang sangat mengagumi dan mengharapkan dirinya. Bahkan jika dijadikan budak pun dia mau.


Shu Mei memanfaatkan Lien Lusi untuk menggantikan dirinya melayani Lin Feng. Saat itu memang tidak ada lampu modern. Penerangan malam menggunakan lilin yang dibuat dari lemak sapi dan babi. Dan alang-alang sebagai sumbunya.


Karena untuk menghemat penerangan Shu Mei selalu mematikan lilin dan memerintahkan Lien Lusi yang saat itu telah menjadi pelayan Lin Feng. Mereka melakukan hubungan layaknya sepasang suami-istri.


Selama bertahun-tahun status Lin Feng dan Shu Mei adalah sepasang suami-istri. Lin Feng juga tidak menaruh curiga dan selalu lengah. Hingga tidak menyadari kalau Shu Mei telah memberikan racun setiap hari dari makanan dan minumannya. Karena tidak sadar telah diracuni selama bertahun-tahun, membuat racunnya menumpuk dan bermutasi di dalam tubuh.


Racun yang menggerogoti hati dan jantung. Merubah dari darah yang berwarna merah menjadi hitam pekat. Racun yang tidak disadari, hanya dianggap kelelahan biasa tanpa memeriksa tubuhnya sendiri. Meskipun seorang Dewa Obat, ia tidak bisa mendiagnosis dirinya sendiri. Itu karena tidak pernah berlatih untuk menyembuhkan diri.


"Kita hanya bisa menunggu di sini. Berharap wanita itu tidak datang ke sini. Karena dia yang paling berbahaya." Lin Feng berbisik pada pria tua pemilik toko.


"Ohh, kau bahkan tahu dia berbahaya? Sebenarnya siapa identitas mereka? Apa hubungannya dengan tuan muda Lin ini?" tanya Lin Haizan dengan suara sekecil mungkin.

__ADS_1


Mereka sedang berada di ruang gelap. Hanya sedikit cahaya masuk dari lubang di atas kepala. Mereka telah berjalan sejauh sepuluh meter lebih. Namun malah bertemu jalan buntu.


Lin Feng bisa saja mengatakan kalau di sekitar ada metode untuk membuka pintu rahasia. Namun ia tidak ingin membuat pria tua itu mencurigainya. Sekalipun mengatakan ketidak sengajaan. Biarkan Lin Feng mendorong pria itu untuk membukanya.


Meskipun ada di ruang gelap, Lin Feng dapat melihat dengan jelas. Melihat di luar, Shu Mei menyuruh bawahannya untuk mencarinya. Namun Lin Feng telah berada di dalam kegelapan. Juga telah menekan aura dan kultivasinya. Sehingga Shu Mei tidak bisa mendeteksi keberadaannya.


"Cepat cari! Tempat sekecil ini, mana bisa tidak ketemu? Kalau tidak ketemu, kalian harus dihukum! Kalian harus dikubur hidup-hidup biar merasa takut!" ancam Shu Mei.


"Kami pasti bisa menemukannya, Nyonya! Hanya saja kami butuh waktu. Mungkin ada ruangan rahasia yang tidak kita ketahui. Hem, bagaimana kalau kita bakar saja tempat ini? Ini akan lebih mudah untuk mencarinya."


"Lancang! Berani kamu membakar tempat ini, kau akan dihukum untuk dimasak dan berikan pada serigala!" kecam Shu Mei. Ia tidak mau Lin Feng sampai terluka.


Apalagi Lin Feng hanya memiliki kekuatan yang lemah. Jika ingin membalas dendam padanya, Shu Mei telah menyiapkan semuanya. Ia adalah orang berdosa di masa lalu. Lalu ingin menebusnya dengan menjadi seorang budak.


Entah itu budak nafsu atau budak yang diperintahkan melakukan pekerjaan berat. Shu Mei telah memberikan seluruh hidupnya untuk mencari untuk penebusan dosa.


"Lin Feng, kenapa kamu lari dariku? Apakah begitu menakutkannya diriku? Apakah kamu tidak terima aku menghianati kamu dahulu? Aku berjanji, aku sudah berubah dan akan menjadi istri yang baik untukmu. Menjadi budakmu aku pun rela. Asalkan bisa menebus segala dosaku padamu."


***

__ADS_1


__ADS_2