Papa Dewa Obat

Papa Dewa Obat
Pertarungan Kultivator Kuat


__ADS_3

Menghilangnya wanita itu tiba-tiba, mengingatkan Xu Lubai pada Lin Feng. Keduanya sama persis, menghilang tiba-tiba dan tanpa jejak. Setelah mencari ke sekeliling, tak ditemukan orang yang dimaksud.


"Apakah saudara Lin dan wanita itu ada hubungannya? Mereka muncul tiba-tiba dan hilang juga tiba-tiba. Apakah orang-orang ini termasuk manusia?"


Dalam kebingungan, Xu Lubai hanya bisa pasrah. Namun yang dikatakan wanita itu bisa dipercaya. Ia merasa kalau Lin Feng akan menjadi orang besar suatu saat nanti. Jika mengikutinya, maka ke depannya dapat hidup dengan baik.


Sementara Shu Mei telah berada di tempat yang tinggi. Ia terbang dengan kecepatan tinggi untuk naik ke atap gedung tingkat dua puluh. Ia menghindari jika kemungkinan Lin Feng memiliki pupil ganda.


"Di kehidupan sebelumnya, kamu memiliki pupil ganda. Untungnya aku selalu bertindak hati-hati dan membuatmu percaya kalau aku adalah wanita yang pantas untukmu. Dan sekarang dengan cara yang sama, aku pasti akan mendapatkan kamu kembali, Lin Feng."


Shu Mei melihat beberapa orang yang mengikuti Lin Feng dari belakang. Merasakan energi yang lebih kuat dari Lin Feng. Mustahil baginya yang hanya Kultivasi Atas dapat mengalahkan Master Bela Diri.


"Master Bela Diri tingkat pertama. Mengapa ada kultivator hebat di tempat seperti ini? Sebenarnya siapa orang-orang itu? Di kehidupan ini, apakah kamu juga mengundang banyak musuh, Lin Feng?"


Shu Mei takut Lin Feng akhirnya mengalami masalah. Ia terbang menuju orang yang mengikuti Lin Feng dari jarak sekitar seratus meter. Di kehidupan sebelumnya, ia berhutang nyawa dan di kehidupan ini, ia akan menebusnya dengan nyawanya.


"Sejak aku menuduhmu membunuh orang tuaku, hatiku sangat hancur. Aku telah meracuni dan menipumu selama bertahun-tahun di kehidupan sebelumnya. Biarkan di kehidupan ini, aku akan menebusnya. Meskipun aku mati, aku rela."


Shu Mei ingat, Fego lah yang mengatakan bahwa Lin Feng yang telah membunuh ayahnya. Ia saat itu hanya manusia lemah yang ingin balas dendam pada pelaku pembunuh ayahnya di lembah kematian. Fego adalah ahli racun yang hebat dan pembunuh kejam pada masanya.


Karena Lin Feng adalah Dewa Obat, maka itu merugikannya. Karena dengan datang ke gunung Linshan, hampir semua racun bisa dinetralkan. Karena mendengar Shu Mei ingin mencari pembunuh ayahnya, makanya Fego mengadu dombanya.

__ADS_1


Lin Feng tidak pernah menyadari kedatangan Shu Mei yang membawa dendam padanya. Shu Mei juga tidak tahu bahwa Lin Feng selamanya berada di gunung Linshan. Sehingga kesalahpahaman membuat sang Dewa Obat tiada.


Jika Dewa Obat sudah tidak ada lagi, maka kekacauan akan melanda. Gunung Linshan hancur dan semua makhluk yang di dalamnya juga akan mati. Tak terkecuali Shu Mei yang sudah bunuh diri sebelum gunung Linshan hancur. Serta Fego yang mengalami penderitaan karena ginung berguncang.


Tanah gunung menjadi terbaik dan semua hancur bagaikan berada di dalam mesin blender. Meluluhlantakkan segala yang ada di dalamnya. Tubuh hancur lebur menjadi seukuran pasir. Darah dan daging bercampur tanah dan pasir.


Namun ada hal yang tidak masuk akal setelah kehancuran gunung Linshan. Jiwa orang yang ada di gunung Linshan, berpindah ke masa depan. Meski beberapa yang kehilangan ingatannya.


Shu Mei bergerak dengan kecepatan tinggi. Mengejar orang yang terbang mengikuti Lin Feng. Pria itu menoleh ke belakang dan merasakan aura pembunuh. Ketika menyadari ada seseorang yang juga mengikutinya dari belakang, membuatnya bersikap waspada.


"Seorang wanita tapi sudah mencapai Master Bela Diri tahap ketiga. Sialan! Siapa kau sebenarnya? Mengapa mengganggu rencanaku?"


"Uhukk! Kurang ajar! Beraninya seorang wanita tua mengganggu rencana tuanku! Tidak bisa dimaafkan." Setelah menerima pukulan, pria itu memakan pil dan berubah menjadi besar.


Masa otot menjadi lebih besar. Urat nadi pun terlihat menonjol berwarna hijau. Rambut memanjang berantakan serta sorot matanya kini telah berubah menjadi merah kehitaman. Kini kultivasinya meningkat tiga tahap. Menjadi Master Bela Diri tahap empat.


"Sialan! Memakai doping yang bisa meningkatkan tiga tahap kultivasi? Heh, kita lihat saja bagaimana kau mati di tanganmu! Tidak ada seorangpun dapat melukai suamiku."


"Hahaha! Seorang wanita tua, mengaku memiliki suami yang sangat muda? Hahaha! Lucu sekali. Tapi jangan khawatir, kalian akan bertemu di neraka."


Pria itu melompat dengan cepat dan memberi pukulan pada Shu Mei. Namun Shu Mei hampir tidak bisa menghindar. Karena kecepatan lawan yang terlalu cepat. Sehingga membuatnya kewalahan.

__ADS_1


"Aku tidak tahu kau berasal dari mana. Organisasi atau kelompok kalian pasti tidak bisa dianggap remeh. Tapi aku juga seorang pemimpin kelompok Serigala Hitam! Jadi jangan bercanda denganku!"


Shu Mei mengeluarkan belatinya yang sangat tajam dan beracun. Lalu membalas serangan lawan. Mereka saling beradu serangan dan tidak ada yang kalah. Meski sama-sama di tingkat Master Bela Diri, Shu Mei kalah dalam tahapan. Sehingga ia harus berpikir dengan cepat.


Karena sejak tadi merasa ada yang mengikuti, Lin Feng menengok ke belakang dan melihat adanya pertarungan dari jarak tiga ratus meter. Ia dapat melihat jelas pertarungan Shu Mei dengan seorang pria yang tak dikenal.


"Ah, pertarungan mereka tidak ada hubungannya denganku. Shu Mei, mengapa bisa muncul di kota ini? Apa dia sedang mencariku? Seharusnya dia tidak berbuat masalah pada istri dan anakku. Jika tidak, aku pasti akan membunuhmu."


Lin Feng melanjutkan perjalanannya. Memasuki perumahan elit, menuju ke rumah yang ditempati Alysa dan Lin Yu'er sebelumnya. Setelah memarkir mobilnya, ia segera masuk ke dalam.


Tanpa perlu kunci, Lin Feng dapat membukanya dengan energi qi untuk mengeluarkan angin yang dipadatkan. Mengisi lubang kunci dan memutarnya dengan benar. Di dalam rumah masih tertata rapi. Hanya ada sedikit debu karena angin masuk.


Pertama, ia masuk ke kamar mandi dan membersihkan tubuhnya dari kotoran. Dengan energi spiritualnya, ia dapat memunculkan angin, api, air dan sebagainya meski hanya sedikit. Ia juga bisa mengendalikan benda-benda di sekitarnya dengan melatih fokusnya. Ia perlu meningkatkan ketrampilan itu untuk menghadapi musuh-musuhnya kelak.


Sejak melihat Shu Mei yang memiliki tingkat kultivasi lebih tinggi darinya, kemungkinan masih ada kultivator yang lebih kuat lagi. Maka cara terbaik untuk menghadapi mereka adalah dengan meningkatkan kemampuan. Bukan hanya meningkatkan kultivasi saja, ia juga perlu melatih semua kemampuan. Apalagi teknik bertarungnya yang saat ini masih terlalu lemah dibandingkan dengan kehidupan sebelumnya.


'Setelah selesai mandi, badan ini terasa lebih segar. Saatnya mengambilkan beberapa pakaian milik istriku. Hehehe, apa ada pakaian yang seksi? Itu wajib dibawa kalau ada.'


Lin Feng memilih-milih pakaian yang harus digunakan Alysa nanti. Diantaranya ada pakaian dinas khusus di rumah yang ia pilihkan. Tentu saja pakaian terbuka dan dapat menggugah gairahnya kelak. Ada juga pakaian untuk kerja di kantor atau sejenisnya. Ia tentu memilih pakaian yang sopan dan tidak mengundang bahaya.


***

__ADS_1


__ADS_2