
Mobil Ibu Nella berhenti di depan rumah Hisyam. Sudah lama ia tidak pernah mengunjungi rumah Hisyam, setelah Hisyam dan Mita menikah. Supir Ibu Nella turun dari mobil dan membuka pintu pagar rumah Hisyam. Kemudian ia masuk kembali ke dalam mobil dan memarkirkan mobil ke halaman rumah Hisyam.
Ibu Nella turun dari mobil lalu berjalan menuju pintu rumah Hisyam. “Assalamualaikum,” ucap Ibu Nella sambil mengetuk pintu rumah.
“Waalaikumsalam.” Terdengar suara jawaban dari dalam rumah. Mita membuka pintu. Ia kaget melihat mertuanya berdiri di depan pintu.
“Mama.” Mita langsung mencium tangan Ibu Nella.
Ibu Nella memperhatikan Mita yang memakai seragam SMA.
“Kok kamu sudah pulang? Ini kan baru jam dua belas” tanya Ibu Nella.
“Sekarang Mita ikut homeschooling, Mah,” jawab Mita.
“Oh,” kata Ibu Nella tanda mengerti.
Ibu Nella masuk ke dalam rumah. Ia memperhatikan keadaan rumah Hisyam, Nampak rapih seperti biasanya.
“Mama mau minum apa?” tanya Mita.
“Kamu punya apa?” Ibu Nella balik bertanya.
“Mita buatkan jus, ya?” tanya Mita.
“Boleh,” jawab Ibu Nella.
Mita pergi ke dapur lalu membuatkan jus untuk Ibu Nella. Beberapa menit kemudian Mita membawa jus alpukat dan segelas air putih untuk Ibu Nella. Mita duduk di sebelah Ibu Nella menemani mertuanya. Kebetulan homeschoolingnya sudah selesai, ia tinggal mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
Mbok Narti datang sambil membawa rujak untuk Mita. Rujak itu terdiri dari buah-buahan yang masih muda.
__ADS_1
“Mama mau rujak?” tanya Mita.
Ibu Nella mengambil salah satu buah lalu dicolek ke bumbu rujak. Kemudian ia memakannya.
“Aseem banget.” Ibu Nella keaseman dan kepedesan ketika memakan rujak. Ia langsung meminum air putih yang berada di atas meja untuk menetralisir mulutnya.
“Jangan dimakan! Nanti kamu sakit perut,” seru Ibu Nella.
Mita menuruti perkataan mertuanya. Ia dengan tenang memakan rujak yang rasanya asem dan pedes.
“Enak kok, Ma. Nggak asem dan nggak pedes,” jawab Mita sambil menikmati rujak. Ibu Nella merinding melihat Mita memakan rujak tersebut.
Ibu Nella memperhatikan Mita yang sedang makan rujak. Mita tidak merasakan asem dan pedas. Ia seperti orang yang sedang ngidam. Ibu Nella memperhatikan bentuk tubuh Mita yang mulai berisi terutama pada bagian dadanya. Perut Mita seperti menonjol. Mita terlihat seperti orang yang sedang hamil.
Apa dia dia sedang hamil? tanya Ibu Nella di dalam hati.
***
Pukul dua tiga puluh Hisyam pulang dari rumah sakit. Ia terlihat lelah setelah praktek.
“Assalamualaikum,” ucap Hisyam ketika masuk ke dalam rumah.
“Waalaikumsalam,” jawab Ibu Nella dan Mita.
Mita menghampiri suaminya lalu mencium tangan suaminya.
“Abang sudah makan?” tanya Mita.
“Sudah, tadi di rumah sakit,” jawab Hisyam.
__ADS_1
Hisyam menghampiri Ibu Nella dan mencium tangan Ibu Nella.
“Hisyam. Mama mau bicara denganmu!” ujar Ibu Nella.
Ibu Nella menarik tangan Hisyam menuju ke kamar Hisyam. Sedangkan Mita melanjutkan menonton drama korea sambil ngemil. Ia membiarkan suami dan ibu mertuanya berbicara di dalam kamar.
Ibu Nella dan Hisyam duduk di atas tempat tidur.
“Ada apa, Mah?” tanya Hisyam.
“Mamah perhatikan istrimu seperti orang ngidam. Apa dia sedang hamil?” tanya Ibu Nella.
Hisyam menghela nafas. Kehamilan Mita sepertinya tidak disembunyikan lagi dari mamahnya. Cepat atau lambat mamanya akan tahu.
“Mita memang sedang hamil anak Hisyam. Ia sedang hamil tujuh minggu,” jawab Hisyam berbohong. Ia menyembunyikan siapa sebenarnya ayah bayi yang di kandung Mita.
Ibu Nella kaget mendengarnya. Ia tidak percaya Hisyam sudah menghamili Mita.
“Hisyam! Mama kecewa sama kamu. Mengapa kamu bisa berbuat seperti itu,” seru Ibu Nella dengan marah.
“Maafkan Hisyam, Mah. Hisyam laki-laki normal. Melihat Mita yang sangat cantik dan masih muda membuat keinginan Hisyam untuk memiliki dia tidak bisa ditahan lagi,” jawab Hisyam.
“Kamu bisa tunggu dia tamat SMA,” ujar Ibu Nella.
“Hisyam cinta Mita. Hisyam takut Mita direbut orang,” jawab Hisyam.
Ibu Nella menghela nafas. Tidak ada gunanya dia marah kepada Hisyam nasi sudah menjadi bubur. Lebih baik terima saja. Yang penting Hisyam mau bertanggung jawab kepada Mita.
__ADS_1