
Hai hai hai readers
HARW(Hans,Anggi,Rita,Wira) hadir lagi,thanks buat kalian yang masih setia mantengin PSDUTI...
Kunjungi IG @tutiek_925
Happy reading gays...
🌷🌷🌷🌷🌷
Malam pun telah tiba,Rita sibuk mempersiapkan dirinya.Sudah sejak sebelum maghrib,Rita sudah mengacak-acak lemarinya.Dia sibuk mencari mana baju yang cocok ia kenakan untuk malam ini.Hingga sepupunya datang menghampiri.
"Ya ampun Ri,ini kamar atau kapal pecah?Ck ck ck,mau kemana sih,rempong amat?",tanya sepupu Rita.
"He he he ada dech,eh Ca,menurutmu bagus ngga baju ini?",tanya Rita antusias.
"Ck,mau pakai baju apapun,jika sipemakai percaya diri,ya bagus-bagus aja,Ri!",seru Caca sepupu Rita.
"Ck kamu ini dimintai tolong,malah ngeledek",sungut Rita.
"Habisnya tumben-tumbenan kamu rempong gini?Emang mau pergi kemana?",tanya Caca lagi.
"He he he ngga tahu juga sih mau diajak kemana",kekeh Rita.
"Cie elah,ngga tahu mau kemana,tapi persiapannya rempong amat ya?Pergi sama siapa memangnya?",tanya Caca lagi.
"Emmmhh,sama prajurit TNI",jawab Rita malu-malu.
"Cie-cie pipinya merona!Wuuaaahh udah ganti haluan sama yang loreng-loreng rupunya?",goda Caca.
"Apaan sih Ca,orang cuma temenan doang kok",kata Rita sambil menyembunyikan rona merah pipinya.
"Eh temennya ada yang masih jomlo ngga,mau dong aku dikenalin",kata Caca.
"Aiihh,coba nanti deh aku tanyakan.Eh gimana yang bagus yang mana nich?",tanya Rita lagi.
"Acara santai kan?Ini nich cocok.Buat diner okay,buat nonton masuk,palagi buat jalan-jalan",kata Caca memilihkan baju tanpa motif namun dengan desain unik.
"Eeemmm,iya yah.Kenapa aku jadi ngeblank gini,Ya ampuun!",seru Rita sambil menepuk jidatnya.
"Orang jatuh cinta mah,tingkahnya macam orang gila,biasanya",goda Caca sambil berlalu pergi dari kamar Rita.
"Makasih ya Ca,udah dibantuin!Nanti aku kenalin sama yang loreng deh!",seru Rita sambil terkekeh.
"Beneran loh,awas kamu kalau sampai ngga!",balas Caca.
"Beres Ca!",jawab Rita.
Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam.Rita segera menyelesaikan dandannya.Dengan setelan polos warna peach,dan dananan natural,Rita keluar dari kamar.Menuju keruang tamu sambil menunggu Wira.
Lima belas menit kemudian,terdengar mesin motor berhenti didepan rumah Rita.Ia pun segera keluar.Netra Rita membulat sempurna,manakala melihat Wira yang turun dari motor sportnya.
"Loh abang,kok bawa motor?Anggi sama mas Hans mana?",tanya Rita sambil celingukan mencari sahabatnya.
"Maaf mereka ngga bisa gabung,karena malam ini harus pulang kerumah orang tua Hans",jawab Wira.
"Yaa,jadi kita hanya berdua dong?",tanya Rita.
"Ya ,mau bagaimana lagi",jawab Wira."Yuuk naik",ajaknya sambil memakaikan helm dikepala Rita.
__ADS_1
"Baiklah",jawab Rita sambil naik keatas jok motor.
"Siap?",tanya Wira.
"Sip bang"jawab Rita.
"Okay",kata Wira .
Lalu Mayor Wira pun melajukan motornya membelah padatnya kendaraan ibu kota.
"Ri,duduknya deketan dikit dong.Pengangan.Ntar terjungkal loh!",seru Wira.
"Ihh apaan sih abang.Aaaahhh....!",seru Rita karena Wira menambah kecepatan laju motor sportnya.Spontan Rita pun berpegangan pada pinggang Wira.
"Abang curang iihh!"seru Rita.
"Ha ha ha,habis duduk aja jaga jarak kamu!",kata Wira sambil terbahak.
"Abang iih!",seru Rita sambil mencubit pinggang Wira.
"Aauu,sakit neng!",seru Wira.
"Ha ha ha sukurin",ledek Rita.
Mereka pun bersenda sambil berboncengan motor.Hingga tanpa terasa,mereka sudah sampai disalah satu angkringan.
Wah wah wah,udah keren-keren kencannya kok keangkringan?
"Kita mampir bentar kesini ya?",kata Wira saat motornya sudah berhenti.
"Makan disini juga seru bang.Kita makan disini aja ya!"seru Rita,lalu dia memilih menu makan yang ingin dia makan sambil memesan minuman.
"Kamu ngga papa makan disini?",tanya Wira sambil ikut ambil makanan.
"O iya,kalian suka keangkringan ya?",tanya Wira lagi.
"Iya bang.Dulu saat kita PI diJogja,kita sering nongkrong diangkringan bang!",seru Rita.
"Sama siapa aja memangnya?"tanya Wira.
"Sama mantan-mantan kita bang",seru Rita namun ada raut sendu diwajahnya.
"Wuaah pasti Anggi sama mantan suaminya ya?",tanya Wira.
"Bukan bang,sama cinta pertamanya"jawab Rita.
"Oohh,lalu kamu?",tanya Wira sambil menatap ekspresi wajah Rita.
"Aku juga sama cowokku lah bang",jawab Rita.
"Kenapa tiba-tiba aku merasa biasa saja saat aku ingat kami Di?Apa semua karena bang Wira ya",batin Rita.
"Neng,kok malah ngelamun?",tanya Wira.
"Eeh,maaf bang.Aku jadi inget mantan.Dulu waktu SMP,aku sama Anggi sama sama punya cinta pertama.Bedanya kalau Anggi sama kakak kelas,sedangkan aku sama satu angkatan"
"Kita pacaran dari kelas 1 SMP,sampai kami SMA.Namun sayangnya waktu sebelum kelulusan,Anggi terpaksa harus putus sama Riyan,karena Riyan harus mempertanggung jawabkan perbuatannya sama anak gadis orang",Rita memulai bercerita.
"Maksudnya?",tanya Wira sambil menheryitkan dahinya.
"He he he masa abang ngga ngerti sih.Riyan itu harus menikahi anak gadis orang,karena dia sudah hamil bamg!Masa gitu aja ngga ngerti sih?",jawab Rita.
__ADS_1
"Ooohh,terus?",tanya Wira.
"Ya udah,Anggi sakit hatilah.Hingga kelulusan Anggi tak pernah dekat lagi dengan cowok.Dua tahun kemudian,Anggi bertemu sama Riyon,lalu mereka menikah"jawab Rita.
"Eemm,terus hubunganmu sama pacarmu gimana?",tanya Wira penasaran.
"Saat itu aku masih lanjut bang sama Andi.Sampai Arif umur dua tahun.Saat itu aku sudah mempersiapkan semuanya.Namun dimalam sebelum hari H,tiba-tiba Andi membatalkan acara secara sepihak"
"Katanya dia sudah menikah dengan seorang gadis karena kasus yang sama dengan Anggi.Akhirnya aku pun merasakan apa yang dirasakan Anggi",tutup Rita dengan helaan nafas panjang.
"Sabar,berarti itu belum jodoh,iya kan.Lihat Anggi,meski akhirnya dia menikah dengan Riyon,namun karena belum jodoh ya,akhirnya mereka bercerai juga kan?",kata Wira menenangkan Rita.
"Iya bang.Terus abang sendiri gimana?Masa iya sih Mayor loh abang ini",kata Rita.
"Ya walaupun Mayor,kalau belum ketemu jodoh mau bagaimana?",tanya Wira balik.
"Masa sih bang.Om Loreng macam abang gini,biasannya banyak loh yang antri,masa satupun ngga ada yang nyantol sih?",tanya Rita masih penasaran.
"Ngga percaya ya sudah",kata Wira.
"Iya deh iya,serah abang deh",jawab Rita.
"Sepertinya abang belum siap bercerita",batin Rita.
"Neng,habis ini kita nonton yuk!",ajak Wira.
"Okay bang",jawab Anggi.
Saat mereka sedang asyik ngobrol,tiba-tiba ada yang menghampiri Wira.
"Bang,maaf nganggu",kata orang itu.
"Ngga papa gimana?",tanya Wira.
"Eemm,ini laporan penjualan kita minggu ini bang",seru orang itu sambil menyerahkan buku hasil penjualan.
Wira menerima buku itu,lalu memeriksanya dengan seksama.
"Bagus,terimaksih sudah bekerja keras",kata Wira.
"Baik bang.Permisi",jawab orang itu.
Melihat dan mendengar pembicaraan Wira,Rita serta merta menautkan alisnya.
"Maaf bang,ini angkringan punya abang?",tanya Rita.
"Iya,kenapa?",tanya Wira.
"Wuaah ngga nyangka.Abang punya usaha angkringan",seru Rita.
"Prajurit sepertiku ini,jika tidak punya usaha,ngga bakalan bisa beli Ninja ZX 25R itu",jawab Wira.
TBC
🌷🌷🌷🌷🌷
Jika sudah baca,jangan lupa kasih
Like,koment,vote,and rate ya
Beri author setangkai mawar juga boleh
__ADS_1
Atau secangkir kopi pemberi semangat,boleh banget gays
Thank you semua....😘😘😘😘😘