Pelangi Senja Diujung Timur Indonesia

Pelangi Senja Diujung Timur Indonesia
PSDUTI 34 RENO


__ADS_3

Setelah selesai makan siang,mereka pun segera menuju keruang keluarga,sementara Rena,dia kembali kekamar dan mengerjakan tugas sekolahnya.


"Ren,kamu beneran dipindah tugaskan dimabes?",tanya Anggi saat mereka sedang berkumpul.


"Iya mah,kenapa?",tanya Reno dengan dahi mengkerut.


"Engg....ngga sih.Cuma....heeeeehh entahlah,aku tak tahu apa yang aku rasakan",kata Anggi kemudian berdiri dan berlalu kekamar ,tanpa pamit.Eh..


"Loh,pah ,mamah kenapa?",tanya Reno dengan dahi menyatu dan mulut menganga.


Bang Hans tidak menjawab,hanya menggedikkan kedua bahunya,kemudian beranjak berdiri dan menyusul Anghi ke kamar.


"Ayah bunda,maaf Hans nyusul Anggi dulu",pamit bang Hans sambil berlalu.


"Mamah kenapa sih nek,ngga biasanya mamah begitu?",tanya Reno lagi karena pertanyaannya tadi tidak dapat respon dari papahnya.


"Biasalah,perempuan hamil emang bawaannya moodyan gitu Ren",jawab ayah.


"Ooohh pantesan mamah agak aneh.Biasanyakan mamah paling anti dengan sikap seperti itu",balas Reno.


"Yah namanya juga hormon kehamilan Ren,nanti jika kamu punya istri,pasti kamu juga merasakan hal yang sama",jawab ayah,sementara bunda sudah berpamitan untuk istirahat dikamar.


"Ya sudah kamu istirahat dulu sana,kakek juga mau istirahat nich,capek",kata ayah lagi sambil menaik turunkan alisnya.


"Dasar kakek,ngga kakek ngga papah,sama aja",gerutu Reno,dia pun segera menuju kekamarnya untuk istirahat.Didalam kamar,Reno rebahan sambil memainkan ponselnya.


"Eh kalau dipikir-pikir,aneh juga ya.DiKalantan keadaannya belum begitu sempurna,tapi kenapa aku malah ditarik kemari?",guman Reno.


Saat sedang berfikir dengan segala kemungkinan,tiba-tiba ponsel Reno bergetar.


"Ya Ndi,ada apa?",tanya Reno setelah menggeser tombol hijau diponselnya.


"Siap,abang sudah sampai kota J?",tanya yang diseberang.


"Iya,baru aja kok.Palingan sekitar dua jam yang lalu,gimana?",tanya Reno lagi.


"Siap,ngga papa bang,cuma mau ngasih tahu,kalau bulan depan kapten Ari Arif Hans ternyata masuk dalam daftar pergantian personel satgas pulau p",terang Andi.


"Hah,gitu ya.Ya sudah terimakasih ya Ndi?",jawab Reno.


"Siap,sama sama bang",jawab Andi anggota Reno.


Telfon pun berakhir,kemudian Reno meletakkan ponselnya dinakas.


"Jadi bulan depan papah satgas,dan kepindahanku kesini?",guman Reno,kemudian ia memghela nafas panjang.

__ADS_1


"Heeehh,papah dan kakek,pasti ini semua ada hubungannya dengan papah dan kakek.Tunggu,berarti?Apa mungkin mamah belum tahu ya🤔",guman Reno berbicara sendiri.


"Ah,tanya Rena,mungkin dia tahu",guman Reno lagi,kemudian berlalu kekamar Rena.


"Ren,boleh kakak masuk?"tanya Reno sambil membuka pintu kamar Rena.


"Percuma izin bang,izin kok sambil masuk",gerutu Rena yang tengah merebahkan tubuhnya dikasur.


"He he he,maaf princes.Eh kamu tahu ngga kalau bulan depan papah satgas pulau p?",tanya Reno begitu tubuhnya berhasil mendarat dikasur Rena.


"Abang apaan sih!",seru Rena yang merasa terganggu dengan hadirnya Reno dikamarnya."Eh masa sih bang?Kok kakek ngga bilang apa-apa ya?",jawab Rena.


"Ah masa sih kakek ngga cerita?",korek Reno.


"Beneran bang.Duh kasihan mamah kalau papah beneran jadi satgas",seru Rena lagi.


"Iya ya?Mana hamil lagi,semoga aja nanti disana baik-baik aja",guman Reno sambil terus rebahan dikasur adiknya,Rena.


"Aammiiiinn.Eh bang emang disana masih kacau ya?",tanya Rena penasaran.


"Beeehh,bukan kacau lagi dik,tapi parah.Kemarin aja kelompok ******* itu ngerusak dan membunuh salah satu pegawai kantor,ngeri kan mereka!",seru Reno."Eh lagian kejadian itu tuh heboh loh dilaman-laman berita online,kemana aja adik abang ini,hem?",sambung Reno lagi sambil mengacak rambut Rena.


"He he he kan Rena sukanya nonton drakor sama baca novel bang",jawab Rena.


"Abangg!!"pekik Rena."Rambut Rena jadi berantakan kan!",sambungnya.


"Ha ha ha,abang numpang tidur disini ya dik,abang kangen jaman kita kecil dulu",kata Reno.


"Siap bang,asal jangan ganggu Rena!",serunya pada Reno.


"Baik -baik tuan putri",jawab Reno sambil mengelus lembut kepala Rena.


Lalu Reno pun segera memejamkan matanya.Dan tak lama kemudian ia pun terlelap.Disusul Rena,yang juga segera merebahkan tubuhnya.


Hingga suara ketukan membangunkan keduanya.


"Iya,bentar",jawab Rena sambil tertatih menahan kantuk.


"Eh mbok Narti,gimana mbok ada apa?",jawab Rena.


"Ditunggu ibuk sama mba Anggi",jawab mbok Narti.


"Baik mbok,bentar Rena cuci muka dulu",jawab Rena kemudian menuju kekamar mandi dan membersihkan wajahnya.


Setelah merasa segar,Rena segera turun keruang makan menemui mamah dan neneknya.

__ADS_1


"Mah,nek.Ada apa nyari Rena?",tanya Rena sambil menguap.


"Sini bantuin mamah masak",ajak Anggi.


"Mamah ngidam masak sama Rena?",tanya Rena dengan polosnya.


"He he he kamu ini",jawab Anggi sambil mengacak rambut Rena.


"Aaahh,ngga mamah ngga abang,sama aja.Suka ngacak-ngacak rambut Rena",kata Rena sambil cemberut.


"Ha ha ha maaf princes,habis mamah gemesh sama Rena",jawab Anggi.


Kemudian mereka pun segera mengeksekusi bahan-bahan yang sudah disiapkan Anggi.Hingga satu setengah jam kemudian,acara masak memasak pun telah selesai.


"Aaahh akhirnya selesai juga",seru Rena."Tapi kok semua masakannya makanan kesukaan abang ya 🤔 ?",pikir Rena,tapi Rena ngga memusingkan hal itu,dia segera berlari kekamarnya untuk segera mandi karena badannya sudah cukup gerah.


Begitu pun dengan bunda dan Anggi.Mereka pun bergegas menuju kamarnya masing-masing untuk mandi.


Sementara mbok Narti,dia kebagian bersih-bersih dapur yang sudah diberantakin Anggi dan Rena.


Tak lama kemudian,Reno turun dan menuju keruang makan.


"Kok sepi mbok,pada kemana?",tanya Reno.


"Baru aja pada bubar mas,mau mandi katanya",jawab mbok Narti.


"Ooohh",Reno hanya ber ooohh ria,tapi tunggu dulu.Reno yang hendak keteras depan menyusul papah dan kakeknya,berhenti sebentar sambil berpikir.


Kemudian dia berbalik lagi dan mengamati aneka makanan yang tersimpan dimeja makan."Kok makanan kesukaanku semua?",pikir Reno.


Namun dia hanya menggendikkan kedua bahunya,dan kembali berjalan menuju teras.


"Sore pah,kek",sapa Reno yang kemudian mendudukan dirinya dikursi sebelah depan papah dan kakek.


"Sore juga Ren,baru bangun?",tanya kakek.


"He he he ,iya kek.Tadi debat dulu sama Rena",jawab Reno.


"Debat?Debat apa memangnya?",tanya papah penasaran.


"Biasalah pah.O iya pah.Reno dengar bulan depan papah giliran satgas ya?",tanya Reno.


"Stttt,jangan kenceng-kenceng Ren,mamahmu belum tahu akan hal ini",bisik bang Hans memperingati.


"Loh kok..?Sudahlah.Ngga papa pah,nanti aja kita bicarakan",sambung Reno.

__ADS_1


__ADS_2