
Hai hai hai readers setia PSDUTI,gimana kabar kalian hari ini,masih semangat kan....???
Okay,yuuuk langsung aja kita kepoin kisah Anggi dan Kapten Hans berikut yaa....
Eits...bagi yang masih bingung dengan alur dan juga tokohnya,skuy mampir ke I LOVE YOU OM TAMPAN(ILYOT), karena novel ini adalah sikuelnya ILYOT
Mampir juga ke LOVE IN ASRAMA yang ngga kalah seru dengan novel ini dan ILYOT.
🌷🌷🌷Follow IG @tutiek_925 🌷🌷🌷
Okay guys ....Happy reading...🌷🌷🌷
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
"Rita!!"
"Anggi!!"
Seru mereka berbarengan.
"Rita Ambarwati!!",
"Anggraini Puspitasari!!"
Lagi-lagi keduanya bersamaan menyebut nama lengkap lawan bicaranya.
Setelah itu,mereka pun saling mendekat lalu saling berhambur kepelukan masing-masing.
"Ya Allah Ri,ini kamu?Beneran kamu ya?",tanya Anggi yang makin mengeratkan pelukannya.
"Iya Nggi,ini aku!Kamu apa kabar?",kata Rita bertanya masuh dalam pelukan Anggi.
"Alhamdulillah kabarku baik,kamu sendiri gimana Ri?",balik tanya Anggi.
"Ya ,seperti yang terlihat Nggi",jawab Rita sambil mrlepas pelukannya."Tambah cantik aja kamu",sambung Rita.
"Alah cantik darimana,justru kamu tuh yang makin cantik jelita",seru Anggi.
Saking senengnya bertemu sahabat masa sekolahnya dulu,sampai-sampai Anggi melupakan seseorang yang medang mendorong troli dibelakangnya.
"Eheemm",Hans berdehem membuat Anggi seketika berpaling sambil menepok dahinya dengan konyol.
"Astaghfirullah,maaf bang!",seru Anggi sambil menghampiri Hans lalu mengapit lengan Hans sambil berkata,"Kenalin ini Hans,Rita!",seru Anggi.
"Hans,suami Anggi!",kata Hans menegaskan siapa dirinya.
"Rita,sahabat lama Anggi",jawab Rita memperkenalkan dirinya juga.
"Eh,Nggi Hans ini suami kamu?Bukannya Riyon ya?",celetuk Rita.
"Heeehh,ceritanya panjang Ri,nanti aku ceritakan deh.O iya kamu udah selesai belanjanya??",tanya Anggi.
"Sudah nich,tinggal kekasir aja,kamu?",tanyanya balik.
"Eeemm gimana bang,kayaknya udah semua ya bang?",tanya Anggi pada Hans.
"Kayaknya sih,coba kamu sini abang cek catatannya tadi!",pinta Hans pada Anggi.
"Bentar bang",jawab Anggi lalu memeriksa catatan belanjaannya,lalu berkata,"kataknya sih udah semua bang!",sambil menyerahkan kertas catatan belanjaan.
__ADS_1
"Sebentar abang cek dulu,kalian ngobrol aja dulu",kata Hans yang tahu bahwa Anggi sangat merindukan kehadiran sahabatnya.
"Baiklah bang,makasih ya bang",kata Anggi sambil menatap lembut kearah Hans.
Mendapat tatapan lembut Anggi,Hans membalasnya dengan mengusak pelan pucuk hijab Anggi sambil tersenyum manis dan menganggukkan kepalanya.
"Dek,troli temanmu ditaruh aja didepan kasir,biar abang yang urus nanti,kalian nunggu aja dibangku depan kasir itu!"perintah Hans.
"Siap kapten!",jawab Anggi sambil menampilkan gigi putih rapinya.
"Yuuk Ri,kita ngobrol disitu dulu",ajak Anggi.
"Okay,makasih ya mas!",seru Rita pada Hans.
Hans menjawab dengan mengacungkan jempolnya,lalu dia mengecek belanjaannya dengan serius.
"Suamimu serius banget Nggi kalau lagi ngerjain sesuatu?",tanya Rita yang diam-diam dia pun mengagumi ketampanan Hans.
"He eh,jadi makin tampan siabang kalau lagi serius gitu",jawab Anggi sambil menatap Hans dengan tatapan penuh cinta dan kekaguman.
Melihat reaksi Anggi,timbul pertanyaan dalam diri Rita.
"Eh tunggu Nggi,dia suamimu?Kok bisa?",tanya Rita dengan wajah penuh kebingungan.
"Iya,dia suamiku.Ya bisalah,kenapa memangnya?",tanya Anggi yang sama-sama bingung.
Jiaah rupanya Anggi sudah lupa dengan suami pertamanaya readers....😄😄😄
"Maksudku,bukankah suamimu itu Riyon Haryono ya?",tanya Rita lagi.
"Oooohh",Anggi ber oh ria kemudian menjawab,"Aku sudah cerai Ri sama mas Riyon,dan Bang Hans adalah suami keduaku",jelas Anggi sambil beralih atensi ke Hans yang saat itu tengah menghadap ke meja kasir.
"Iya Ri,panjang ceritanya",jawab Anggi sambil menghela nafas panjangnya.
Melihat raut sedih diwajah sahabatnya,Rita pun memeluk tubuh Anggi sambil berkata,"maaf aku tidak tahu,nanti aja ceritanya jika kamu sudah siap".
"Ngga papa Ri,santai aja.Iya aku pasti cerita tapi nanti ya,jangan sekarang.Abang ngga akan suka ngelihat aku sedih",kata Anggi sambil tersenyum kearah Hans karena ternyata Hans menatapnya dari arah kasir.
Melihat Anggi beralih atensi,Rita pun mengikuti arah netra Anggi,lalu dia mendapati Hans sedang tersenyum manis dengan tatapan penuh cinta ke Anggi.
"Busyeet romantis sekali sih kalian",protes Rita.
"He he he,maaf Ri.Tahu ngga dengan abang aku merasa seperti gadis remaja yang baru pertama kali jatuh cinta",kata Anggi dengan mata berbinar-binar.
"Orang buta pun bakalan tahu Nggi,ngelihat cara kamu dan suamimu bertatapan.Bikin iri aja kalian",sungut Rita.
"Ha ha ha,maaf Ri.O iya kamu sendiri tadi kesini sendirian atau bareng siapa?",tanya Anggi yang baru menyadari bahwa sahabatnya itu hanya sendirian.
"Sendirilah mau sama siapa Nggi?",kata Rita lesu.
"Maaf Ri,kamu belum menikah juga?",pelan dan hati-hati Anggi bertanya.
Rita hanya menjawab sambil mrngangkat sebelah alisnya.
Melihat ekspresi Rita,Anggi pun tahu jika sahabatnya ini sedang sedih.
"Tenang Ri,jodoh pasti datang disaat waktu yang tepat",kata Anggi sambil mengelus pundak Rita dengan lembut.
"Makasih Nggi,dari dulu hanya kamu satu-satunya teman yang selalu mendukungku",jelas Rita yang hampir menjatuhkan kristal bening dimatanya.
__ADS_1
"Jadi Rita masih jomlo ya🤔🤔",batin Anggi.Kemudian tiba-tiba Anggintersenyum smirk sambil mengerlingkan netranya.
"Hayo,kamu merencanakan apa dek!",seru Hans membuyarkan lamunan Anggi.
"Aaahh ,abang ngagetin ih,udah selesai ya?",tanya Anggi sambil mengelus dadanya karena kaget.
"Sudah ,ini belanjaan kamu mba Rita",kata Hans sambil menyerahkan belanjaan Rita.
"Makasih mas,berapa?",tanya Rita.
"Ngga usah mba,anggap aja hadiah pertemuan kalian",jawab Hans.
"Ya Allah Nggi,suamimu baik sekali.Makasih ya mas,Nggi!",seru Rita.
"Sama-sama.O iya ,kamu mau langsung pulang atau gimana?",tanya Anggi pada Rita."Bang,kalau kita makan diluar aja gimana?",tanya Anggi.
"Wah kode ini si bidadari",batin Hans."Kalau diluar aja gimana?",jawab Hans yang mengerti kode Anggi.
"Eeemm,ngga papa sih bang",jawab Anggi pada Hans.",Ri,gimana kalau kamu gabung kita makan?",tanya Anggi pada Rita.
"Gimana ya Nggi,aku ngga enak sama suamimu.Dia kan udah bayarin belanjaan aku",ragu Rita.
"Ngga papa,sesekali aku yang traktir kamu",jawab Anggi.Dia ingat dengan betul dulu ketika masih sekolah,Ritalah yang selalu bayarin Anggi ketika mereka pergi makan berdua.
"Gimana yaa,ngga papa mas Hans,kalau aku ikut gabung kalian makan?",tanya Rita.
"Tenang mba,selama itu membuat istri saya bahagia,saya sih ngga masalah",jawab Hans sambil tersenyum smirk kearah Anggi.
"Iya,iya bisa diatur bang",kata Anggi yang menegerti akan tatapan Hans.
"Sip ya sudah,yuuk kita kemobil,mana mba belanjaannya biar saya bawakan!",seru Hans.
"Makasih mas Hans",kata Rita sambil mengulurkan belanjaannya.
Mereka pun berlalu kearah parkiran dengan Hans berjalan dibelakang sambil membawa belanjaan.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Maaf readers baru bisa Up,semalam ngga bisa up ternyata kuota limit guys 😄😄😄
Apa ya kira-kira yang direncanakan Anggi?
Apakah Hans kira-kira akan setuju dengan rencana Anggi??
Tunggu di next Up ya guys
Tinggalkan jejak kalian
LIKE
KOMENT
VOTE
Setangkai mawah,atau pun secangkir kopi akan sangat bermanfaat lho buat Tutiek,sebuah hati juga boleh
Eits jangan lupa masukkan novel Tutiek ke rak Favorit kalian ya...
Matursuwun sedayanipun....🙏🙏🌷🌷🌷
__ADS_1