Pelangi Senja Diujung Timur Indonesia

Pelangi Senja Diujung Timur Indonesia
PSDUTI 9 Iisshh Loe Lagi Loe Lagi


__ADS_3

🌷🌷 Follow IG@tutiek_925 🌷🌷


🌷🌷 Sugeng maos sesaya 🌷🌷


Di rumah dinas Hans.


Anggi yanh sudah selesai beberes rumah,segera meraih ponselnya yang bergetar.


Rita Siam memanggil...


"Rita..!!",seru Anggi lalu bergegas menerima panggilan Rita.


"Assalamu'alaikum Ri!",seru Anggi.


"Wa'alaikumsalam Nggi,lagi ngapain kamu?",tanya Rita.


"Baru selesai beberes rumah,kamu dimana?",tanya Anggi balik.


"Ditempat kerjalah Nggi,oiya nanti sore aku mampir ya,ini ada yang ngasih oleh-oleh dari Gunungkidul",seru Rita.


"Okay,oleh-oleh apaan?",tanya Anggi antusias.


"Walang goreng,ha ha ha.Eh kamu sudah bisa makan walang goreng kan?",tanya Rita takut Anggi masih alergi walang.


"Apa walang...??wuah disambelke bawang enak itu!",seru Anggi.


"Emang alergimu udah sembuh??",tanya Rita lagi.


"Uwes no,alergi ki biyen,nek saiki yo ora kok",jawab Anggi antusias.


"Okay mantap kalau gitu,nanti aku mampir wes,sharelock dong!",seru Rita kemudian.


"Okay Ri,nanti aku sharelok",jawab Anggi.


"Sip,ya uwes,aku mau kerja lagi sampai berrtemu nanti sore ya,Assalamu'alaikum",kata Rita panjang lebar.


"Baiklah Ri,Wa'alaikumsalam",tutup Anggi lalu panggilan mereka terputus.


"Kira-kira abang doyan walang goreng ngga ya?",guman Anggi bicara sendiri.


"Baiklah lebih baik aku buatkan ayam goreng aja buat abang",guman Anggi lagi.


Kemudian Anggi pun berlalu kedapur mengecek kebutuhan masaknya dikulkas.


Setelah menemukan apa yang ia cari,Anggi pun segera mengeksekusi bahan masakannya.Dari mengupas bawang,menghaluskan bumbu-bumbu,lalu memasak ayam ungkep,sebelum digoreng.


Sambil menunggu ayamnya matang,Anggi segera menelfon Hans,yang kebetulan hari itu tidak makan siang dirumah.


Diambilnya ponsel,kemudian Anggi menekan nomor Hans,dan mulai menghubunginya,panggilan tersambung.


Setelah terangkat,Anggi pun mengatakan apa yang ia inginkan,tak lupa ia juga mengabarkan agar Hans mengajak turut serta Wira.


Setelah semua tersampaikan,tak lupa sepasang suami istri itu saling menggoda,aaiisshh mentang-mentang masih anget.


Selesai bertelfon ria,Anggi segera meletakkan ponselnya dan melanjutkan pekerjaannya,yaitu memasak.


Waktu pun berlalu,hingga dijam tiga sore,terdengar suara notifikasi dari ponselnya.


"Nggi,aku sekarang dipintu masuk asramamu.Nama lengkap suamimu siapa?Ini ditanyakan sama bang loreng yang lagi jaga",kata Rita panjang lebar.

__ADS_1


"Kapten Ari Arif Hans",jawab Anggi singkat.


"Baiklah,saya mau kerumah Kapten Ari Arif Hans mas loreng",kekehnya sambil cengar-cengir.Saking semangatnya,Anggi sampai lupa tidak menutup telfonnya.


"Ooohh kapten Ari,silakan bu,rumahnya disebelah sana",jawab prajurit yang sedang jaga.


"Terimakasih mas loreng",kata Rita sambil berlalu kearah rumah yang tadi ditunjuk oleh prajurit yang sedang jaga.


"Sama -sama bu",jawab prajurit jaga sambil mengeleng-gelengkan kepalanya.


"Tumben tamu bu Anggi aneh gitu",guman prajurit yang sedang jaga sambil melihat punggung Rita yang menjauh.


Tak berapa lama,Rita pun telah sampai dirumah Anggi.


"Assalamu'alaikum",sapa Rita.


"Wa'alaikumsalam,akhirnya sampai juga kamu Ri,yuuk masuk!",seru Anggi.


"Wuuaaahh jadi gini ya rasanya tinggal diasrama",seru Rita begitu masuk kerumah Anggi.


"Ya begitulah Ri.Eh masuk yuuk!",ajak Anggi.


"Wuaaahh,mantap juga asramanya.Trus kalau para prajurit yang masih jomlo tinggal dimana Nggi?",tanya Rita sambil mendudukkan bokongnya disofa seraya meletakkan tentengannya.


"Ada asrama khusus,biasanya disebut barak,diujung komplek ini",jelas Anggi.


"Oohh,eh Nggi ini walang gorengnya.Eh beneran kamu udah ngga alergi lagi?",tanya Rita serius.


"Udah sembuh Ri,tenang aja!",jawab Anggi sambil meletakkan orange juice dimeja."Diminum Ri",lanjutnya kemudian.


"Okay,makasih.Syukur deh kalau alergimu udah sembuh.Bukannya gimana-gimana Nggi,aku ngeri aja kalau inget alergi mu itu",kata Rita sambil menerawang kemasa lalu.


Dulu,waktu Anggi masih kecil hingga remaja,dia selalu alergi.Dengan apapun.Bahkan makan ayam goreng aja bibirnya bisa bentol-bentol.Tapi semenjak menikah dan punya anak,entah mengapa tiba-tiba aja alerginya sembuh,meski tanpa pengobatan.


"Iya,dulu kamu bisa biduran dari pagi sampai pagi lagi",kata Rita mengingatkan.


"Iya,dulu aku banyak alerginya.Dari protein sampai cuaca.Tapi setelah menikah dengan bapaknya anak-anak alergiku jadi sembuh.Sayang aku ngga lama berjodohnya",kata Anggi panjang lebar.


"O iya,kamu belum cerita.Gimana sih ceritanya,kamu bisa cerai sama mas Riyon dan nukah sama mas loreng?",tanya Rita.


"Ceritanya panjang Ri",kata Anggi,kemudian ia mulai menceritakan awal mula keretakan rumah tangganya,hingga pertemuannya dengan Hans dan berakhir jadi persit.


"Gitu Ri ceritanya",akhir dari cerita Anggi.


Sementara mendengar Anggi bercerita,Rita hanya mangut-mangut.


"Tapi kamu keren loh bisa dapat perjaka,berkualitas lagi.Eh gimana mantapan siapa hem hem..?",goda Rita.


"Ah kamu ini nanyanya yang aneh-aneh aja",kata Anggi malu-malu.


"Eh beneran penasaran akunya",kata Rita sambil mengekori Anggi yang jalan kedapur.


"Mau tahu?Makanya nikah sono sama bang loreng,biar tahu kaya gimana rasanya",jawab Anggi sambil nyengir ngga jelas.


"Ah kamu pelit Nggi,masa ngga mau berbagi.Ayo dong cerita!",desak Rita yang penasaran.


"Yang pasti tenaga prajurit itu lebih kuat,apalagi suamiku udah nahan sampai umur 35,bayangin sendiri deh",jawab Anggi sambil menggoreng ayam untuk makan malam.


"Loh,kok kamu masak ayam,trus walange piye?",tanya Rita.

__ADS_1


"Yo walange tetep dipangan.Ayam gorengnya buat abang,takutnya abang ngga doyan walang",jawab Anggi.


"Oh iya iya,trus aku bantuin apa ini?",tanya Rita.


"Tolong bikinin sambel bawang dong.Biasanya sambelmu enak",jawab Anggi.


"Okay",jawab Rita,lalu ia pun mengambil beberapa cabe dan juga bawang,kemudian menguleknya.


Tak selang berapa lama,Hans sudah masuk rumah sambil mengucap salam.


"Assalamu'alaikum,dek",salam Hans.


"Wa'alaikumsalam bang"


"Wa'alaikumsalam"


Jawab Anggi dan Rita berbarengan.


"Wuaah lagi masak ya?Masak apa dek?",tanya Hans sambil mengecup kening Anggi.


"Ayam goreng kesukaan abang",jawab Anggi sambil meraih tangan Hans dan mencium punggung tangannya.


"Eh,mba Rita apa kabar?",tanya Hans.


"Alhamdulillah kabar baik mas",jawab Rita.


"O iya dek,ini pesananmu tadi",kata Hans sambil meletakkan belanjaannya di meja dapur.


"Wuaah,makasih bang.Banyak banget jajanannya",jawab Anggi.


"He eh,tapi ingat ini ngga gratis",kata Hans sambil mengerling penuh arti.


"Abang apaan sih.Malu noh ada Rita",jawab Anggi sambil mencubit kecil perut sixpack Hans.


"Ngga papa,biarin dia nanti sama bang Wira",bisik Hans.


"He he he sip lah bang.Udah sana abang mandi dulu.Anggi beresin ini!",kata Anggi.


"Baiklah,abang mandi dulu.Nanti nyusul ya",bisiknya pada Anggi.


"Siap boss",jawab Anggi.


Hans pun berlalu menuju kekamar untuk membersihkan diri.


Tak berapa lama,bel rumah berbunyi.


"Assalamu'alaikum",sapa yang diluar.


"Wa'alaikumsalam",jawab Anggi kemudian membuka pintu.


Krieeet


"Eh,mas Wira.Masuk mas",kata Anggi sambil mempersilakan Wira masuk.


"Ri,kamu temani mas Wira dulu ya,aku mau ngurus pak suami dulu.Kalian ngobrol deh",kata Anggi kemudian meninggalkan Rita dan Wira diruang tamu.


"Ish loe lagi loe lagi",ketus Rita.


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2