
PSDUTI 27 Masih Kejutan
"Ini bukan mimpi cantiknya abang",bisik bang Hans sambil mencubit gemas pipi Anggi.
"Aauu sakiit abang!",seru Anggi
Satu....dua....tiga....
"Abang,jadi ini nyata?Anggi ngga sedang bermimpi?",tanya Anggi sambil menangkup wajah bang Hans dengan kedua tangannya.
"Oya dek,ini bukan mimpi.Ini abang.Happy birthday bidadari berhijabnya abang",lembut bang Hans sambil mengecup lembut kening Anggi.
Seketika hati Anggi berasa musim semi,sejuk dan penuh dengan bunga.Namun kemudian.....
"Untuk apa abang pulang!",seru Anggi sambil melepas pelukannya.
"Eh...",bang Hans jadi bingung dibuatnya.
"Dasar abang jahat,abang jelek abang tega!Kenapa abang ngga kasih kabar ke Anggi?Terus kemarin telfon kenapa cuek gitu?Anggi benci abang!!",seru Anggi dengan tangis pilunya sambil memukul-mukul dada bidang bang Hans.
Mendapat pukulan bertubi-tubi dari Anggi,bang Hans hanya diam pasrah.Membiarkan Anggi meluapkan segala emosi yang menguasai dirinya.
"Sana kembali saja ke pulau P itu,disana pasti banyak gadis kan.Sana kembali!",seru Anggi lagi sambil mendorong tubuh bang Hans agar menjauh.
Namun tubuh bang Hans tidak bergeming,dia justru meraih tengkuk Anggi dan segera menyambar bibir manisnya.Bibir yang menjadi candu bagi bang Hans.
Anggi masih berusaha berontak,namun lama kelamaan,Anggi pun meluruh.
Perlahan kedua tangannya mengalung dibelakang tengkuk bang Hans,dan perlahan membalas ciuman bang Hans.
Tidak munafik,Angginpun juga merindukan belaian lembut sang suami.
Ciuman yang awalnya lembut,perlahan berubah jadi panas dan semakin panas.
Tangan bang Hans sudah tak mampu lagi dikondisikan.Tangan itu sudah bergerilya keseluruh penjuru tubuh Anggi.Begitu pun dengan tangan Anggi yang ngga mau tinggal diam.
Hingga malam itu terciptalah penyatuan cinta keduanya.Penyatuan yang sungguh berkesan buat bang Hans,karena Anggi yang biasanya malu-malu.Kini justru dialah yang memimpin permainan.
Penyatuan cinta yang tercipta keduanya berakhir dengan lenguhan panjang keduanya.
"Terimakasih sayang",bisik bang Hans sambil mengelus dahi Anggi yang masih berada diatas tubuhnya.
"Eeemmhhh"hanya lenguhan yang bang Hans dengar.
Anggi masih enggan beranjak dari atas tubuh bang Hans,dia justru membelai dada bidang bang Hans.Mengecupi area dada dan lehernya.
Hal itu berhasil membuat sijunior bangkit kembali.
"Bang,lagiiii",dengan tatapan sayu Anggi berkata.
Dengan senyum mengembang penuh,bang Hans mengubah posisinya.Jika tadi Anggi yang memimpin permainan,kini gantian bang Hans yang memimpin.
__ADS_1
Penyatuan cinta ronde kedua pun berlangsung sengit.Dan dimenangkan oleh bang Hans.
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Keesokan harinya,setelah keduanya selesai dengan acara membersihkan diri dan juga menghadap pada sang khalik.
"Bang,kopinya",tawar Anggi sambil meletakkan secangkir kopi didepan bang Hans.
"Terimakasih sayang",ucap bang Hans sambil menepuk-nepuk pahanya.
Perlahan Anggi mendekat,dan dia yang sudah hafal dengan kode itu pun segera mendudukkan dirinya dipangkuan bang Hans.
"Ada apa sih bang?Anggi harus siapain sarapannya abang loh",kata Anggi sambil jari telunjuknya membuat garis-garis abstrak disana.
Dengan segera bang Hans menangkap dan mengenggam tangan nakal itu.
"Dek,jangan mancing abang bisa?",seru bang Hans sambil mengecup punggung tangan Anggi.
"Habisnya abang pagi-pagi udah mangku Anggi aja,kan Anggi jadi pingin lagi bang",kata Anggi dengan rona merah dipipinya.
"Hah,apa...!",gelagapan bang Hans dibuatnya."Dek.kasihan adik yang disini loh.Dia mau istirahat.Pasti dia capek",sambung bang Hans lagi sambil mengusap lembut perut Anggi.
Sebagai laki-laki apalagi hampir dua minggu jauh dari istri,pastinya bang Hans tidak akan menolak.Namun beda ceritanya,sekarang dirahim Anggi sedang berkembang calon buah cinta mereka.
"Aaaaahhh,tapi Anggi mau bang",jawab manja Anggi sambil mengendus-endus leher bang Hans,dan memberikan kecupan-kecupan disana.
Astaga hormon bumil yang satu ini,benar-benar bagai roaler coaster.
Untungnya,Rena benserta ayah dan bunda sudah tidak menginap lagi.Jika mereka masih disana,bakalan dikasih live tuh proses pemupukan janin Anggi.
Flash back on
Malam itu saat Anggi sedang sibuk dengan kegiatannya.
📱 Hans :Ren,besok malam In Syaa Allah papah pulang,
kamu tinggalin aja mamah dirumah,terserah
gimana kamu mau cari alasan.Bilang juga
sama kakek dan nenek.
📱 Rena :Okay pah,nanti Rena bilang sama kakek dan
nenek.
📱 Hans :Okay,mamah sedang apa?
📱 Rena :Biasa pah lagi menyibukkan diri
📱 Hans :Okay,papa lanjutkan kegiatan dulunya.Biar
__ADS_1
segera selesai
📱 Rena :Okay papah,papah hati-hati disana ya
📱 Hans :Siap tuan putri
Bagitu selesai dwngan chattingnya,Rena berpamitan pada mamahnya.
"Mam,Rena keruang keluarga dulu ya!",pamit Rena pada sang mama.
"Ooh,iya Ren",jawab Anggi.
Setelah ijin dengan mamahnya,Rena pun segera berlalu keruang tv.Untung saja kedua kakek dan neneknya masih disana.
"Kek,nek!Ada yang mau Rena bicarakan",kata Rena sambil duduh ditengah-tengah kakek dan neneknya.
"Ada apa princes?",tanya sang kakek sambil mengelus lembut kepala Rena.
"Papah besok malam sudah pulang,tapi papah mau ngasih kejutan buat mamah.Jadi kita diminta untuk.meninggalkan mamah sendiri dirumah",jelas Rena panjang lebar.
"Loh kejutan apa Ren?",tanya nenek.
Rena hanya menggedikkan bahunya,tanda diantidak tahu.
"Yo wes kalau gitu,kebetulan kakek nesok memang ngga bisa nginep.Besok kakek ada kunjungan luar daerah,dan nenekmu harus ikut",jawab kakek.
"Okay deh kalau gitu.Tinggal Rena nanti cari alasan sama mamah",balas Rena.
Keesokan harinya ketika mereka sedang sarapan,Rena bersuara.
"Mah,maaf ya nanti malam Rena ngga bisa nginep disini lagi.Rena ada kegiatan sekolah mah",kata Rena sambilengunyah sarapanya.
"Oohh,ngga papa Ren.Pulangnya jangan malam-malam ya",bakas Anggi.
"Siap.Ijin baik mah",jawab Rena.
"O iya,neng.Nanti ayah dan bunda juga ngga bisa nemenin kamu disini.Kebetulan besok ayah dan bunda ada kunjungan kerja ke pulaub S",kata ayah.
"Iya ayah.Anggi sudah baikan kok.Ngga papa ayah dan bunda hati-hati ya",jawab Anggi.
"Iya neng,neng hati-hati ya dirumah!",kata bunda pada Anggi.
"Baik ayah ,bunda!",jawab Anggi dengan senyum manisnya.
Mereka pun segera menyelesaikan makan pagi nya.Begitu selesai Rena langsung berpamitan pergi sekolah,sedang ayah dan bunda,mereka juga berpamitan.Ayah langsung berangkat kekantor,sedangkan bunda memilih kembali kerumah dan mempersiapkan segala keperluannya dan juga sang suami untuk kunjungan dinasnya di pulau S.
Flash back off
Kegiatan pergulatan pagi hari bang Hans dan Anggi pun telah selesai.Mereka juga telah selesai membersihkan diri lagi.Untungnya Hans dapat jatah cuti setelah menyelesaikan tugasnya.Jika tidak sudah bisa dipastikan bahwa bang Hans akan melewati apel paginya.
"Bang,perut Anggi keroncongan nich",kata Angginyangbtadi belum sempat membuat sarapan.
__ADS_1
"He he he.Abang ngga tuh.Abang udah sarapan,enak lagi",kerling nakal bang Hans.