Pendekar Lembah Siluman

Pendekar Lembah Siluman
Ilmu Dasendria


__ADS_3

"Yasudah jika memang sudah kenyang, sekarang kamu tidur besok Kakek Empu akan mengajarkanmu Pemanasan sebelum berlatih beladiri." Kata Empu Maha Surya


"Baik kakek Empu.." Jawab Arya Chakra


Setelah mereka bertiga selesai bersantap malam dimeja makan, mereka pun pergi ke kamarnya masing-masing.


Dimalam yang gelap tanpa penerangan cahaya rembulan yang terhalangi pepohonan yang menjulang tinggi, suara buruh hantu terdengar begitu menyeramkan.


Ditambah lolongan srigala yang terdengar berganti-ganti, menambah seramnya malam hari didalam Lembah Siluman ini.


Hingga tak terasa sang surya mulai menampakkan wajahnya yang menyinari alam semesta, namun tak menyinari gubuk kecil yang terdapat didalam Lembah Siluman karena terhalang pepohonan yang rimbun.


Terdengar suara kakek yang terlihat sepuh sedang mengajari seoranga anak kecil berlatih.


"Lihat Kakek terlebih dahulu bagaimana kuda-kuda yang benar.." Kata Empu Maha Surya


Pertama. Posisi siap tangan mengepal letakkan dipinggang.


Kedua. Posisi kaki kiri angkat tangan rentangkan, (burung Bangau mencari Ikan)


Ketiga. Posisi kaki kanan dan kiri dilebarkan


(Menunggang Kuda)


Keempat. Posisi kaki kiri angakat dan dimajukan


(Maling mengendap-endap)

__ADS_1


Kelima. Posisi kaki kanan maju kedepan


(Langkah kakinKelinci)


"Sudah Kamu perhatikan semuanya Le.." Tanya Empu Maha Surya


"Sudah Kakek Empu.." Jawab Arya


"Jika sudah, coba kamu praktekkan Le.."


Arya Chakra dengan semangat menirukan apa yang telah Empu Maha Surya ajarkan, dengan sekali lihat Arya dapat menirukan semuanya.


"Kau cukup cepat Le, hanya dalam sekali lihat dapat menirukan apa yang Kakek Empu ajarkan padamu barusan.."


"Jika begitu, Kakek Empu akan ajarkan padamu sebuah Ilmu yang dapat menirukan semua jurus-jurus lawan hanya dengan sekali melihat."


"Ilmu itu dinamakan DASENDRIA.."


"Namun Kamu harus melakukan pertapaan terlebih dahulu Le, jika ingin memiliki Ilmu ini, dan Kamu harus bisa menguasai tiga hal ini..."


Pertama. Karana sarira terdiri dari Fikiran Perasaan dan Tindakan,


Fikiran harus bersih jernih hilangkan semua fikiran-fikiran kotor.


Perasaan harus Welas Asih penyayang pada semua Makhluk hidup.


Tindakan harus Tanpa Pamrih ketika melakukan tindakan.

__ADS_1


Kedua. Sukma Sarira yaitu membersihkan Keinginan Emosi dan Hawa Nafsu yang negatif.


Ketiga. Triantah Karana yaitu membersihkan Hati Naluri Akal Fikiran dan Keangkuhan.


"Jika Kamu dapat mengendalikan dan menguasai tiga hal yang Kakek Empu katakan tadi, maka Kamu akan mendapatkan Ilmu Dasendria itu Le.."


"Baik Kakek Empu.. Aku akan melakukan tiga hal tersebut, namun dimanakah tempat yang cocok untukku bertapa.." Tanya Arya


"Apakah Kamu mau melakukannya sekarang Le.."


"Iya Kakek Empu Aku ingin cepat menguasai Ilmu itu, agar Aku dapat melihat jurus-jurus lawan yang akan bertarung denganku.."


"Namun ingat ya Le.. Ilmu itu tidak mudah untuk didapatkan, hanya orang-orang Pendekar dan kesatria yang terpilihlah yang akan mewarisi Ilmu tersebut." Kata Empu Maha Surya


"Namun jika Aku tidak mencobanya, bagaimana Aku akan tau akan sulitnya mendapatkan Ilmu tersebut.." Kata Arya


"Hemm.. Baiklah Le... Jika memang sudah bulat keputusanmu untuk melakukannya sekarang, Kakek hanya bisa berharap Kamu bisa kuat menjalani pertapaannya." Kata Empu Maha Surya


Akhirnya sebelum Empu Maha Surya mengantarkan Arya kesebuah tempat yang sangat sejuk nan sunyi, Empu Maha Surya mengajak Arya untuk berpamitan dengan Nyai Santi terlebih dahulu.


"Nek, Aku ingin melakukan pertapaan, untuk mendapatkan Ilmu Dasendria.." Kata Arya


"Nenek tidak akan melarangmu Cah bagus, jika memang itu sudah tekadmu.. Nenek hanya berharap Kamu dapat melaluinya dengan sabar.." Ujar Nyai Santi


"Baik nek.." Ucap Arya


..........

__ADS_1


__ADS_2