Pendekar Lembah Siluman

Pendekar Lembah Siluman
Akhir Dari Pertapaan


__ADS_3

Tak terasa Arya Chakra telah melakukan pertapaan selama dua minggu lamanya, tanpa makan dan minum.


Hingga tiba-tiba ada yang memanggil dirinya.


"Arya... Arya... Bangun Nak..


Kamu sudah berhasil dalam pertapaanmu.."


Arya Chakra membuka matanya perlahan dia terkejut ketika melihat sosok didepannya yang mengenakan baju putih berjenggot putih panjang dan dari tubuhnya memancarkan cahaya putih menyilaukan.


"Siapa Anda.. Mengapa Anda tau nama Saya.." Tanya Arya penasaran


"Aku adalah Kakekmu Arya.." Jawab sosok yang berpakain putih


"Kakek..? Kakekku hanyalah Empu Maha Surya.." Jawab Arya Chakra


"Aku adalah Ayahnya Ibumu Ambarwati.." Kata sosok berbaju putih


"Anda adalah Ayahnya Ibuku..?"


"Iya Le, dan saat ini Kamu sudah berhasil menyelesaikan Pertapaan. Kakek kesini diutus Sang Dewa Batara untuk mengabulkan permintaanmu.." Kata sosok baju putih tidak lain adalah Kakek Arya Ayah dari Dewi Ambarwati


" Aku ingin memiliki Ilmu Dasendria Kakek." Kata Arya Chakra


"Baik permintaanmu sudah dikabulkan oleh Sang Dewa Batara Le, sekarang pejamkan matamu.."


Arya Chakra menuruti apa perintah sang Kakek dengan memejamkan kedua matanya,

__ADS_1


seketika setelah Arya Chakra memejamkan kedua matanya muncul sebuah cahaya putih kecil sekecil bola pimpong.


Yang kemudian masuk kedalam tubuh Arya Chakra, dengan masuknya cahaya putih kecil ketubuh Arya Chakra maka dengan itu Ilmu Dasendria sudah Arya Chakra kuasai.


"Sekarang buka matamu Le.." Kata sang Kakek


"Dengan Kamu berhasil memiliki Ilmu Dasendria itu, maka tugasmu akan semakin berat Le.."


"Arya siap mengemban tugas itu Kek, mohon bimbingannya agar Arya bisa menjalani semua tugas itu dengan sabar." Kata Arya Chakra dengan menyatukan telapak tangan dengan posisi bersimpuh


"Jika Kamu membutuhkan bantuan Kakek, cukup Kamu panggil Kakek maka Kakek akan muncul membantumu.."


Setelah berkata demikian Sang Kakek pun menghilang.


Arya Chakra yang merasa bahagia sudah berhasil mendapatkan Ilmu Dasendria dengan malalui pertapaan selama dua minggu tanpa makan dan minum.


"Auuu.. Sudah berapa lama Aku bertapa tanpa makan dan minum, kini Aku merasakan lapar yang amat sangat.." Gumam Arya


"Sebaiknya Aku mencari sesuatu yang dapat ku makan terlebih dahulu, untuk mengisi kekosongan lambungku.."


Arya Chakra kemudian mencari apa yang dapat dimakan olehnya, hingga ia menemukan seekor ayam hutan yang sedang mencari makan.


Ketika Arya Chakra hendak menangkap ayam hutan itu, mendadak ada sosok binatang yang sedang memperhatikan gerak-geriknya.


Karena Arya Chakra lapar sehingga dia tidak memperdulikan itu semua.


Namun tatkala ayam hutan itu tertangkap oleh Arya Chakra sosok Binatang tersebut mendadak muncul di hadapan Arya Chakra.

__ADS_1


"Heii.. Bocah... Lepaskan ayam itu.." Teriak Sosok binatang


"Mengapa Aku harus melepaskannya, memang siapa Kamu..?" Kata Arya Chakra


"Kamu tidak boleh sembarangn mengambil ataupun membunuh di tempat ini.."


"Memang kenapa, apa hak Kamu melarangku.." Kata Arya Chakra cuek


"Karena Akulah penguasa dari tempat ini, jika Kamu ingin mengambil apapun dari tempat ini, Kamu harus izin dulu kepadaku.."


"Ini semua milik Sang Dewa Batara, mengapa Aku harus izin denganmu.." Ujar Arya Chakra


"Kamu anak kecil, berani-beraninya melawanku. Sekarang terimalah ini.."


Sosok binatang itu berbentuk kera dengan keunikan sedikit berwarna merah pada rambut kepalanya, kera itu melepaskan pukulannya kearah Arya Chakra, namun dengan santainya Arya Chakra menghindari setiap serangan yang datang.


"We.we. Ga kena.. Ga kena.." Kata Arya Chakra mengejek


"Kurang Ajar, Kamu meremehkan Aku.."


Binatang itu kembali melesat maju menyerang Arya Chakra, namun dengan Ilmu Dasendria yang baru dia kuasai membuat serangan-serangan binatang itu dapat ditebak gerakannya oleh Arya Chakra.


Sehingga semua serangan binatang tersebut dapat dipatahkan oleh Arya Chakra, ketika dia melihat ada sedikit celah untuk dirinya membalas serangan. Dilesatkannya satu pukulan penuh ketubuh binatang itu.


Membuat binatang itu terpental jauh dengan memuntahkan darah segar dari mulutnya.


"Sudahlah... Aku sedang tidak mau berurusan denganmu, sekarang cepat pergi sebelum Aku berubah Fikiran.." Kata Arya Chakra

__ADS_1


__ADS_2