Pendekar Lembah Siluman

Pendekar Lembah Siluman
Pertapaan Arya Chakra


__ADS_3

Sebelum Arya menemui Nyai Santi untuk berpamitan, ternyata Nyai Santi sudah mengetahui hal itu lebih dulu.


Ternyata Nyai Santi telah memperhatikan Arya Chakra ketika sedang berlatih dengan Empu Maha Surya.


Sebenarnya Nyai santi walaupun terlihat lemah, namun ternyata ia termasuk wanita yang hebat.


Walaupun Nyai Santi terlihat biasa-biasa saja seperti layaknya nenek-nenek yang lain, namun dibalik itu semua ternyata Nyai Santi ini termasuk Pendekar Sakti Wanita satu-satunya pada masanya.


Ketika masa mudanya Nyai Santi terkenal orang yang sangat anggun nan cantik, hingga banyak Pendekar-pendekar baik dari Aliran Putih maupun Aliran Hitam yang terpesona akan kecantikannya.


Hingga suatu ketika Nyai Santi sangat kesem-sem oleh Empu Maha Surya Pendekar tak tertandingi dimasanya, dengan Ilmu Dasendria Empu Maha Surya dapat menaklukan jurus-jurus lawannya dengan mengetahui celah dari jurus tersebut.


Namun ternyata Nyai Santi pun tak kalah hebatnya dengan Empu Maha Surya yang memiliki Ilmu PANCASONA hingga ia tak dapat dibunuh walaupun dengan Ilmu yang hebat.


**


Setelah Nyai Santi merelakan kepergian Arya Chakra untuk bertapa, Empu Maha Surya membawa Arya Chakra kesebuah Air Terjun yang sangat sejuk nan damai.


Terdengar gemercik air dan alunan air yang mengalir hingga suara burung yang berkicauan, menambah sejuknya pemandangan.

__ADS_1


Empu Maha Surya membawa Arya Chakra dengan mengendarai seokor Kuda, membutuhkan waktu setengah hari untuk mereka tiba di tempat tersebut.


"Kita sudah sampai Le.." Kata Empu Maha Surya


"Waah, tempatnya sangat indah Kakek.." Kata Arya Chakra


"Le.. Kamu harus bisa menjalani pertapaan ini sampai Kamu mendapat pencerahan dari sang Dewa Batara." Kata Empu Maha Surya


"Baik Kakek Empu, Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan Ilmu tersebut.." Kata Arya Chakra


"Jika begitu Kakek Empu akan tinggalkan Kamu disini, jaga dirimu ya Le.." Kata Empu Maha Surya


Arya Chakra mencari tempat yang nyaman untuk dirinya duduk bersemedi, dan menjalani pertapaan.


****


Setelah Empu Maha Surya meninggalkan Arya Chakra melakukan pertapaan sendiri, ternyata ia sempat khawatir akan pertapaan Arya Chakra.


"Jagad Dewa Batara semoga Kau selalu melindungi Arya, agar dia dapat menyelesaikan pertapaannya." Gumam Empu Maha Surya

__ADS_1


Sekembalinya Empu Maha Surya ke gubuk peristirahatannya, Nyai Santi ternyata sudah ada didepan pintu yang telah menunggu kepulangannya.


"Suamiku... Bagaimana keadaan Arya Chakra, apakah dia merasa takut.." Tanya Nyai Santi


"Dia sudah sangat bulat tekadnya, hingga tak ada satupun rasa ketakutan yang di tampakkan oleh mukanya. Hanya ada semangat yang menggebu-gebu.." Kata Empu Maha Surya


"Jika demikian, Aku harap Arya Chakra dapat menyelesaikan pertapaannya dan mendapat petunjuk dari Sang Dewa Batara." Ucap Nyai Santi penuh harap


"Kelak Aku akan wariskan padanya jurusku ini.." Kata Nyai Santi menambahkan


"Jika Kamu mewariskan Ilmu Pancasonamu itu, Jiwamu akan terpisah dari ragamu.." Kata Empu Maha Surya


"Tidak masalah jika Aku harus mati setelah mewariskan Ilmuku tersebut, namun Aku akan tetap ada didalam jiwa bocah itu.." Kata Empu Maha Surya


"Akupun kelak sama akan mewariskan padanya Ilmu Malih Rupa yang jadi kebanggaanku setelah Ilmu Dasendria.." Kata Empu Maha Surya


"Nanti tatkala Arya Chakra telah berhasil dalam pertapaannya akan Aku uji dia dengan Ilmu malih rupaku ini, seberapa hebatkah dia setelah mendapat pencerahan dari Sang Dewa Batara.."


...............

__ADS_1


Maaf ya jika up nya 1 1 dulu...


__ADS_2