Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 104 PCPD


__ADS_3

sekarang starla regan dan natan sudah ada di dalam mobil mereka akan langsung kembali ke jakarta padahal sudah di siapkan kamar hotel untuk mereka tapi regan kekeh menolak dia hanya ingin tidur di ranjangnya


starla tertidur di mobil dia sungguh lelah malam ini karena banyak nya drama yang menimpa nya sebelumnya starla terlibat perkelahian dengan orang suruhan sarah


tadi terlibat cek cok dengan regan karena pria ini sungguh tidak mau mengalah dengan riki si bocil


regan marah karena bocah itu berani sekali meminta starla menjadi mama nya jelas saja dia langsung berbicara tidak boleh dengan nada keras sampai membuat bocah itu menangis


starla jadi tidak enak dengan tuan martin karena membuat anak nya menangis untung ayah anak itu mema'lumi nya


starla hanya bisa membujuk riki agar diam dia berjanji akan sering datang ke rumah riki


mendengar itu regan marah lagi siapa yang mau main kerumah bocah itu


enak saja akhirnya starla cek cok dengan regan dia juga harus memberi pengarahan pada regan bahwa dirinya berbicara seperti itu supaya riki diam istilah nya hanya omong kosong starla juga belum tentu kerumah nya


mendengar penjelasan starla regan jadi tenang dia berfikir starla sungguh akan sering main ke rumah nya ma'lum regan anak tunggal dia dari kecil sudah keras kepala dan ingin menang sendiri dia juga belum berpengalaman mempunyai anak karena Tuhan belum memberi kepercayaan pada nya jadilah regan tetap tidak mau kalah dengan anak kecil dia malah lebih seperti anak kecil apa lagi jika sudah bertemu pawang nya


natan yang melihat drama antara mereka hanya geleng geleng kepala dia sudah menduga regan tidak mau kalah walaupun dia hanya seorang bocah natan jadi tersenyum jika mengingat nya sekarang dia melihat di kaca spion dua orang itu sedang tertidur


mereka sudah sampai di rumah regan lewat tengah malam regan membawa starla ke ranjang nya lagi dia juga menyuruh natan menginap di rumah nya karena pria itu pasti lelah menjadi supir mereka biarlah natan besok cuti kerja


" regan sebenarnya ada yang ingin saya sampaikan dengan mu ini mengenai starla ? bisakah kita bicara sekarang "


" jika kau tidak lelah tunggu aku di ruang kerja saya membawa starla dulu ke kamar "


natan mengangguk dia segera menuju ruangan yang di sebutkan regan


regan segera merebahkan starla di ranjang nya sebenarnya dia masih ingin berlama lama memandangi starla tapi mendengar natan akan berbicara penting dia segera keluar


regan melihat natan sudah di dalam dia setia menunggu nya


" bicaralah...!!!


" apa kau tidak curiga jika starla adalah sera ?


mendengar pertanyaan natan regan tersenyum mengeluarkan semirik nya natan yang melihat itu jadi ngeri sendiri dia lebih baik melihat regan marah marah karena jika dia sudah seperti itu tandanya berakibat fatal


" kau meragukan ku natan...!!!


natan langsung menggelengkan kepala nya


" bagus.... saya yakin dia sera dan tidak hilang ingatan saya hanya ingin tau kenapa dia berbohong jadi mengikuti permainan nya apa yang dia inginkan sebenarnya "


" tapi itu terlalu memakan waktu regan kenapa kau tidak to the point saja kamu mau dia menghilang lagi... ?


" itu tidak akan terjadi percayalah "


" hah... jika kau sudah bicara seperti itu aku bisa apa sejak kapan kau tau dia sera "


" sejak dia memanggil ku ka... hanya sera yang melakukan itu "


" tapi kau perlu bukti agar kebohongan nya terbongkar "

__ADS_1


" kau tenang saja natan saya sudah melakukan itu semua sekarang kita tunggu saja lima hari lagi untuk melihat hasil nya "


" wow... kau cepat juga ya... tumben kau mau menunggu lima hari lagi "


" siapa bilang saya sabar seharus nya jika sesuai prosedur dua minggu hasil tes nya baru keluar "


" kau pasti mengancam nya "


regan tersenyum sudah pasti dia mengancam bukan regan nama nya jika tidak ada ancaman


" hah... apa ancaman mu ? tanya natan lagi


" yang jelas membuatnya takut kau


tak perlu tau "


mendengar itu natan jadi pasrah karena regan tidak mau memberitahu apa ancaman nya


" baiklah sudah selesai kan yang ingin kau bicarakan ?


natan mengangguk mendengar pertanyaan regan dia ingin pergi tapi regan menghentikan nya


" tunggu natan...!!!


kau tidak usah pulang tidurlah di sini malam ini besok baru pulang dan tak perlu masuk ke kantor ku beri cuti sehari "


" benar ya... awas saja kalo mengingkari janji "


" biarin.... "


mereka keluar dari tempat itu menuju kamar nya masing masing regan melihat starla masih tertidur dia mendekati nya regan baru sadar ternyata ada luka di tangan starla dia mengamati nya dengan seksama


" luka ini seperti baru di dapat


apa dia berkelahi tadi ? dasar ceroboh "


regan mencium luka yang di tangan starla setelah itu mengelus nya dia juga memberi salep pada luka starla selama regan melakukan aktifitas itu starla sama sekali tidak bergerak dia sungguh nyenyak


regan kembali menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik starla dia memberanikan diri mencoba lebih dekat lagi wajah nya seperti ingin mencium nya tapi tidak jadi dia tersenyum jika seperti itu dirinya sama saja dengan pria brengsek yang mengambil kesempatan pada wanita tak berdaya


akhirnya regan hanya memeluk starla saja dia juga lelah jadi malam itu semua tidur dengan pulas mereka tidak memikirkan apa yang akan terjadi besok setelah semua nya terbangun


saat starla ingin bangun dia merasakan tubuh nya terasa aneh karena berat dia juga susah bergerak awalnya dia biasa saja karena belum sepenuhnya sadar setelah beberapa menit dia membuka mata nya lebar lebar karena kaget ada tangan yang melingkar di perutnya


dia langsung berteriak dan berbalik tanpa tau siapa orang itu starla menendangnya hingga terjatuh ke lantai


" aaahhhh.... "


starla kaget mendengar suara teriakan itu karena terasa tak asing dia segera mendekati tepian ranjang dan melihat siapa yang dia tendang tadi


" tu.. tuan kenapa anda ada di sana ?


regan langsung berdiri dia kesal sekarang

__ADS_1


" kau bertanya kenapa saya bisa di bawah begitu hallo siapa tadi yang menendang saya sampai terjatuh... "


" hah... kenapa tuan ada di kamar saya ?


" coba kau lihat kamar siapa ini jangan


asal bicara "


starla langsung mengamati kamar itu dia jadi syok kenapa dirinya bisa ada di kamar regan lagi


" kenapa saya ada di sini tidak mungkin saya berjalan sendiri kan masuk ke sini "


" benar sekali kau tidak ingat semalam tertidur seperti orang mati saja


saya yang membawa kamu kesini karena saya malas harus bolak balik kamar saya juga lelah sekarang buatkan saya sarapan saya lapar tangan ku juga sakit kau berat sekali... "


starla bengong mendengar penjelasan regan yang panjang lebar kenapa dirinya yang di salah kan dia ingin protes tapi regan segera mendorong nya keluar


" tapi... saya..


" sudah cepat kamu keluar masakan makanan untuku "


" tunggu... aahhhh.... saya belum selesai bicara...!!!


starla kesal karena regan langsung menutup pintu kamar nya setelah dia mendorong nya keluar


starla tidak tau jika pria itu sedang memegang dada nya karena gugup kenapa sedia bisa ceroboh tidak segera bangun apa ini efek semalam karena dia tidur terlambat


starla menuju dapur padahal dia belum sempat ganti baju karena harus cepat memasak di saat dia memotong sayur starla melihat tangan nya yang terluka sudah membaik dia juga seperti melihat ada bekas salep starla mencium nya untuk memastikan ada aroma salep ternyata benar


dia tersenyum karena tau siapa yang melakukan itu padanya


" hah... jika seperti ini terus saya akan benar benar goyah "


semua sudah siap makanan yang starla masak sudah tersaji di meja sekarang dia akan memanggil regan starla mengambil HP nya karena ingin mengabari sari sudah beberapa hari dia tidak memberi kabar dia juga ingin tau masalah pernikahan nya dengan miko


telepon yang starla hubungi tidak ada jawaban dia jadi kesal akhirnya dia memutuskan telepon nya biarlah dia akan melakukan panggilan lagi


di saat starla melewati ruangan khusus para pekerja dia berhenti karena mendengar mereka sedang berbicara mengenai bosnya


" berita sampah siapa yang menyebarkan nya sungguh tidak berbobot berita seperti itu "


" benar sekali tuan kita walaupun arogan tapi sangat bermoral tidak mungkin melakukan itu "


" mereka sungguh ingin hancur sepertinya "


starla jadi penasaran kenapa mereka semua marah terlihat dari nada suaranya yang menggebu starla ingin masuk tapi ada panggilan dari sari ternyata sari menelfon bali tanpa tunggu lama lagi starla langsung menggeser tombol hijau


starla mendengarkan sari berbicara dia jadi sangat marah karena mendapat berita dari sari saat ini starla ingin memukul orang itu


tak kan memberinya ampun walau dia menyayanginya


berita apa yang membuat starla marah dan emosinya meledak ledak hingga dia ingin memukuli orang itu

__ADS_1


__ADS_2