
hari masih sore setelah dari kampus regan pergi ke kantornya dia harus memeriksa berkas nya kali ini ia akan mengajukan kerja sama ke perusahaan asing regan optimis usaha nya berbuah manis dengan otak encer nya dan sepak terjang nya di dunia bisnis nama nya sudah sejajar dengan senior nya sebenarnya dia sudah lulus kuliah tapi dia ingin mengejar gelar master nya jadilah dia kuliah lagi itu pun tidak lama karena sebentar lagi dia akan lulus
regan duduk di tempat kebesaran nya dia pun mengambil ponsel guna menelepon momy nya
" mom, sedang apa "
" kamu ini kenapa baru telepon momy , kenapa tidak pulang ke sini, kamu tau sera selalu tanya kamu terus mami harus jawab apa coba, masa mami harus bilang kalo anak mami udah ngga "
" iya iya regan pulang malam ini jadi udah ya ngomelnya nanti cantik nya luntur "
regan langsung potong omongan mama nya karena pusing mendengar mama nya berbicara panjang lebar itulah sebabnya dia selalu bilang iya kepadanya selama permintaanya masih wajar tapi kalo di suruh untuk cari pacar regan dengan tegas menolaknya
" isshhh kau ini...janji ya harus pulang momi
tunggu "
" iya love you mom "
" love you too "
di saat regan ingin meletakan smartfhone nya ada pesan masuk itu dari natan
" maaf karena terus memaksamu kamu benar sekarang saat nya menunjukan pesonaku, semoga kau cepat bertemu dengan gadismu "
regan hanya tersenyum melihat pesan natan dia tau natan sangat mencintai celin itulah mengapa dia menakut - nakutin natan supaya sahabatnya cepat bertindak
sera sudah sampai di rumah mama regan hari ini dia lumayan senang karena dapat teman baru benar kata mama nya orang Indonesia itu ramah serta baik sera juga jadi tau kata kata yang sering di gunakan anak sekarang seperti kepo coker lebay dan masih banyak lagi
" hhmmm enak sekali bau nya , bi inah masak apa
ya "
sera langsung menuju dapur benar dugaannya bi inah sedang masak
" masak apa bi banyak amat, wah sera udah ngga sabar pengin makan "
gadis itu hanya bisa menelan ludahnya melihat makanan sebanyak itu
" eh mba sera ituloh malam ini mas regan mau pulang bibi di suruh ibu masak yang banyak "
mendengar jawaban bi inah membuat sera senang akhirnya dia akan bertemu dengan regan
" bener bi ? ngga boong kan "
tanyanya lagi memastikan
" bener mba sera buktinya bibi masak banyak "
" aahhhh sera seneng "
dia pun langsung memeluk bi inah dan pergi ke kamar nya bersiap siap agar terlihat cantik supaya regan terpesona padanya
__ADS_1
padahal tanpa berdandanpun regan sudah terpesona
" bi saya tadi dengar sera berteriak ada apa dengan nya "
mama regan yang tidak sengaja mendengar teriakan sera pun menghampiri bi inah ingin tau ada apa
" eh ibu, itu denger mas regan mau pulang udah kaya dapet duit sekoper bibi juga ikut kaget tadi "
mama regan pun ikut antusias mendengar bi inah bercerita
dia sudah tidak sabar akan seperti apa pertemuan mereka berdua
secara regan selalu mengerjai sera di kampus
waktu yang di tunggu pun tiba sudah saat nya makan malam tapi regan belum juga datang sera selalu melihat ke luar berharap ada suara mobil
padahal dia sudah berdandan sangat cantik mama dan papa regan pun di buat takjub
pasalnya sera kali ini memakai make up
suara mobil pun terdengar sera langsung berdiri
" bi biar saya saja yang buka pintunya "
sera berlari menuju pintu dia bengong dengan orang yang di depan nya begitu juga sebaliknya nya orang itu terkejut dengan penampilan sera jantung nya bedetak semangkin kencang melihat sera seperti itu ingin rasanya dia langsung membawa ke pelukan nya lamunan regan pun langsung hilang oleh suara sera
" kammuuu.... !!!!
" ngapain kamu ke sini jangan jangan kamu ngikutin saya ya "
tuduhnya pada regan
" ngomong apa sih ngga jelas "
regan pun pergi meninggalkan sera yang masih berdiri di sana langsung menuju kamarnya setelah masuk dia langsung mengelus dada nya
" huh... aman hampir saja saya terlihat bodoh "
setelah jantung nya aman terkendali regan segera keluar sementara sera kesal bukan main
sera masih bengong dengan perkataan regan
dia masih mencernanya sampai di sadarkan dengan kedatangan regan kembali
" siapa yang datang sayang "
karena terlalu lama mama regan pun menyusulnya dan melihat sera sedang bengong dia melihat regan datang dari arah kamarnya
" mam... "
panggil regan dan langsung memeluk mama nya sera tambah syok mendengarnya
__ADS_1
" mama... ?
tanya sera ingin tau
ibu dan anak itu segera melepaskan pelukan nya dan melihat sera yang masih bingung
" sayang ini regan kamu sudah ketemu dengan nya belum ? bukan kah tadi kamu semangat sekali ingin bertemu "
sera pun langsung menghampiri regan dengan cepat dia memukulnya dengan sepenuh tenaga karena sudah lama sera ingin melakukan itu tapi tidak bisa sekaranglah waktu yang tepat
" aahhh.... sakit....mam tolong regan mam badan regan sakit semua "
dia berlari menghindari sera tapi gadis itu tetap mengejar nya
" maaf sayang mami ngga bisa bantu ini salah kamu suruh siapa mengerjai sera nikmatilah hukuman muuuu.... "
mama regan hanya berteriak kepada regan karena mereka berlari menuju taman yang ada pohon tempat mereka biasa bermain dulu
" kamu jahat....awas kamu ini belum seberapa ke sini kamu jangan lari huh... huh... "
sera lelah mengejar regan dia ngos ngosan dan pura pura jatuh
" aduh.... ach... sakit "
mendengar sera berteriak regan langsung berhenti dan menghampirinya
melihat itu sera langsung melancarkan aksinya dia menindih regan mereka pun jatuh dengan posisi regan di bawah sera di atas
jarak sera dan regan sangat dekat sontak saja jantung regan tidak karuan
" ka... kamu ma... mau apa "
regan pun jadi gagap seketika karena sera perlahan mendekat kan wajah nya tanpa di duga sera langsung menggigit bahu regan
" aahhhh.... seeerrrraaaaa.... "
setelah melakukan aksinya gadis itu langsung berdiri dan berlari meninggal kan regan takut pria itu membalas nya
regan pun duduk sambil memegangi bahunya dia melihat sera berlari sampai pintu gadis itu pun menjulurkan lidah nya
" wweeeekkkkkk rasakan "
melihat sera seperti itu membuat regan tersenyum
dia pun bebicara sendiri
" aduh badan ku sakit semua pundaku juga sakit dasar drakula untung sayang kalo bukan dia yang melakukan ini sudah ku cincang orang itu "
regan pun berdiri dan menyusul sera untuk makan malam bersama orangtuanya
malam itu menjadi malam yang membahagiakan untuk mama regan melihat anak nya kembali dan berkumpul bersama
__ADS_1