Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 22 PCPD


__ADS_3

di rumah ke diaman orang tua regan sera sedang bolak balik keluar lalu masuk lagi udah seperti setrika


gadis itu khawatir pada kekasihnya karena regan langsung pergi setelah mengantarnya dari kantor


dia takut regan lelah karena dari pagi belum istirahat


" sera udah kita masuk aja yu nanti juga regan datang "


pinta mama regan


" sera khawatir ma ka regan belum makan dari tadi


dia juga pasti lelah seharian ini


nanti kalo ada apa apa di jalan bgaimana ?


" regan itu kuat, lagian anak itu kalo udah ngumpul sama teman nya lupa pulang, pasti di sana udah makan ko, ayu masuk.. ?


gadis itu pun menuruti kata mama regan dan berjalan di belakang nya masuk ke dalam


" ayo sera duduk sini kamu juga belum makan kan


ini ada udang balado bi inah masak


khusus buat kamu "


papa regan pun ikut bicara pada sera


mereka akhirnya makan malam bersama


sera sekarang berada di kamarnya gadis itu dari tadi membolak balik kan badan nya tidak bisa tidur


" apa ka regan nginep ya jagain celin


iiissss... apa yang kamu pikirkan sera "


entah memikirkan itu sera jadi cemas karena regan blm pulang juga


" apa bener ka regan suka lupa waktu kalo lagi ngumpul Aahhhh... stop sera hentikan pikiran itu kamu sudah janji percaya padanya "


gadis itu seperti orang aneh sekarang bicara sendiri jawab sendiri


dia pun turun dari kasur gadis itu lupa bawa air putih ke kamarnya


kebiasaan sera suka minum di tengah malam


jadi dia selalu bawa air ke kamarnya agar tidak naik turun tangga


saat sedang menuang air di gelas gadis itu di kejutkan dengan tangan yang melingkar di perut nya


" ka regan....kaka sudah pulang ?


sera langsung tau siapa yang melakukan itu karena hanya pemuda itu saja yang berani melakukan nya


" hhhhmmmm "


pemuda itu hanya menjawab gumaman saja karena dia masih ingin merasakan aroma sera


" udah makan ?


tanya gadis itu lagi


regan hanya menggeleng kan kepala nya yang berada di bahu sera dan itu membuat dia geli


" ka... iihhhh... jangan seperti ini nanti


mama liat "


" mereka sudah pada tidur ngga bakal liat "

__ADS_1


tiba tiba sera di kaget kan oleh suara teriakan regan


" aaaahhhhh....!!!!!


" bagus ya sekarang udah berani peluk peluk anak orang "


" aahhh.... mah sakit.. sakit.. ampun mahhh "


regan memegangi telinganya karena di jewer oleh mama nya


" tante... udah regan ke sakitan "


sera yang melihat itu jadi kasian pada regan


mama regan pun menghentikan nya


" bagus.... sekarang sera ikut belain anak ini


kemaren aja kaya tom and Jerry


jelaskan sebenarnya apa yang terjadi ?


mama regan minta penjelasan pada anak anak nya jadi lah sekarang mereka sedang di sidang seperti terdakwa


" mah ngapain sih malam malam bangunin papa cuma suruh liatin mereka hhhoooaammmm "


pasalnya setelah mama menyuruh sera dan regan ke ruang keluarga


dia pergi ke kamar membawa suaminya agar ikut menjadi saksi


" iisss... papa ini 11 12 sama anak nya siapa yang suruh lihatin mama bawa papa supaya tau


kelakuan anak nya "


" emang mereka kenapa ? regan apa kamu habis mencuri "


di jawab gelengan kepala


regan menggeleng lagi


" mah liat sendiri kan jawaban regan


anak kita itu pria bertanggung jawab "


mama regan langsung memukul lengan suaminya karena kesal


" iisss.....si papa bukan itu, regan telah mencuri hati anak perempuan mama "


" hah.... sejak kapan mama punya anak


perempuan "


" pah... sera pah sera kan anak mama juga "


" oh... "


percakapan orang tua regan membuat sera tertawa karena geli sendiri


" pah ko cuma oh sih...sekarang udah ngga ada yang perhatiin mama lagi di sini


termasuk sera hik.. hik... hik... "


" mulai lagi dasar ratu drama "


papa regan hanya berani bergumam saja sedangkan sera langsung mendekat ke mama regan


" tante udah jangan sedih sera masih tetep seperti dulu ko yang selalu perhatian sama tante "


" hhhuuuuaaaa sekarang bahkan sera panggil tante lagi sudah ngga mau panggil mama...

__ADS_1


gadis itu jadi bingung kenapa tambah kencang suara tangis nya


regan pun jadi ta tega dengan nya karena ulah ibunya


" udah mah drama nya


nanti regan benar benar bawa sera ya..


mendengar itu mama agata pun langsung berhenti dan cemberut


" iiiissss kamu ini ngga seru jadi ngga ada tontonan kan "


mendengar jawaban mama regan kini gantian sera yang syok


dia kaget dengan tingkah laku calon mertuanya


" sekarang kata kan ada hubungan apa kalian berdua ?


tanya mama regan untuk memastikan nya


" seperti yang mama liat "


jawab regan


" apa... jadi bener sesuai yang mama liat"


" iya "


mendengar jawaban regan mama nya langsung memeluk sera karena senang


" aaahhhh sayang trimakasih kamu sudah mau menerima pria dingin seperti dia


mulai sekarang panggil mama seterusnya


jangan tante lagi oke.."


" iya mah " jawab gadis itu


regan menggandeng tangan sera untuk naik ke atas agar melanjutkan istirahat tapi sebuah suara menghentikan nya


" e.. e.. eh.. mau pergi kemana pake gandengan segala mama belum selesai ya


" apa lagi sih mah biarkan mereka istirahat sudah malem nih "


" papah diem ngga usah banyak bicara "


" terserah mama saja lah "


mereka pun duduk lagi


" regan setelah mama pikir pikir sebaiknya kamu tinggal di apartment lagi saja


kalo kamu di sini jatah mama sama sera berkurang banyak... "


" apa....ko gitu sih mah? dulu aja nyuruh regan pulang sekarang malah ngusir "


" melihat kamu seperti itu nempel mulu sama sera mama takut kamu ke bablasan "


" mah justru mereka harus di sini kita bisa pantau


kalo regan di apartement yang ada dia bakal culik sera seharian di apartement nya "


" iya ya pah bener juga "


papa regan ikut memberikan pendapat nya dan itu di setujui bersama


regan tidak jadi tinggal di apartementnya melainkan tinggal bersama orang tuanya agar bisa di pantau oleh orang rumah


mereka semua akhirnya masuk ke kamar masing masing

__ADS_1


regan yang tadi kelaparan jadi tidak lagi kini dia hanya ingin merebah kan dadanya dan tidur karena hari ini benar benar melelahkan


__ADS_2