
suasana di kantor regan sudah sepi karena sebagian sudah pulang hanya yang nglembur saja sampai malam termasuk pemuda itu dan teman nya
lebih tepat nya natan sih karena lucas tertidur di sofa pria itu tak sanggup jika harus seperti natan
" hhhhooooaammmm "
lucas menguap dan mengucek matanya dia pun melihat dua teman nya masih saja sibuk dengan kertas kertas yang menurutnya hanya bikin pusing
" astaga... kalian masih seperti itu terus dari tadi ?
hey... sudah waktunya istirahat, kalian tidak cape apa begitu terus ayolah... "
" DIAM... "
regan dan natan kompak menjawab nya
" iiissss... kalian ini pokok nya saya tidak mau diam kalian harus istirahat demi kebaikan
ayo cepat kita pergi mumpung masih jam
7 malam ayoooo "
melihat lucas seperti itu mereka pun menghela nafas tapi ada benarnya juga mereka memang blm makan dan harus istirahat akhirnya regan pun mengalah
" baiklah ayo kamu yang bawa mobil ku "
" sssiiiiiaaaappppp "
mereka pun pergi untuk mengisi tenaga hari ini sangat melelahkan kan
regan baru sadar dia blm menerima kabar sera dia pun seharian melupakan nya
dia akhirnya menelpon rumah
" halo "
terdengar suara di seberang sana
" bi sera mana sedang apa dia ?
" itu mas... mmmmm mba sera nya belum pulang tadi sore ijin mau pulang bareng temennya "
" apa... ko di ijinin sih...!!!!
" mana bi inah tau mas kan yang ngijinin ibu
bukan bi inah "
" sekarang mama mana ?
" sedang makan sama bapa mas "
" huh... ya sudah lah nanti kalo sera pulang kasih tau saya yah bi inah "
" pasti mas "
regan pun memutuskan panggilan nya dia jadi lesu natan yang melihat itu bertanya pada nya
" kenapa ?
" sera pergi dengan teman nya dan belum pulang "
__ADS_1
mendengar itu lucas pun ikut bicara
" pasti sama si cerewet siapa lagi yang berani membawa sera pergi "
mendengar perkataan lucas akhirnya natan hanya bisa memberikan saran saja
" ta apa regan berikan sera ruang untuk bergaul dengan teman nya lagian sesama wanita pasti butuh saling cerita seperti kita saja
percayalah padanya "
ucapan natan sama seperti ucapan mama agata baiklah regan akan berusaha agar tidak mengekang sera dan percaya padanya
mereka pun sampai di tempat tujuan cafe tempat biasa mereka nongkrong
ketika mereka turun dari mobil regan di kejutkan dengan pemandangan yang membuat darah nya beedesir jantung nya berdetak kencang dia seakan ingin meledak karena marah
cafe itu sebagian besar dindingnya kaca bening jadi akan terlihat dari luar dan regan melihat sera di penglihatan dia sera asik berbicara sampai pria itu tertawa ( masih ingat adegan sera kesal
di mana jonatan hanya tertawa karena menurut nya itu lucu)
natan dan lucas melihat yang regan tuju mereka pun jadi was was baru saja di mobil habis membahas nya agar percaya malah di kasih pemandangan seperti itu
" regan... jangan marah dulu dengarkan ceritanya dulu ok "
sambil menahan lengan regan natan berbicara dan berusaha memberikan saran berharap pemuda itu mau mendengarnya
regan menarik tangan nya agar terlepas dari natan dia pun segera masuk ke dalam
suasana di dalam cafe sekarang jonatan masih tertawa dan itu membuat sera tak suka
" kenapa kamu tertawa terus tidak cape apa ?
sera cemberut tadi setelah mendengar permintaan siren gadis itu pun mulai sedikit luluh dan mau bicara
" terserah kamu saja lah "
" ok.. ok... saya tidak tertawa lagi tapi saya mohon jangan tolak niat baik saya kamu tanang saja saya tidak meminta imbalan ko bener... "
mendengar itu sera pun diam dan bertanya pada teman nya
" siren kamu masih mau di sini kan maaf ya sepertinya saya harus pulang ini sudah malam nanti ada yang marah "
siren tau maksud sera yang marah itu pasti iblis tampan nya dia pun mau tak mau membiarkan teman nya pulang
" baiklah kamu hati hati di jalan "
" iya... terimakasih untuk semua nya "
saat sera berdiri dan hendak pergi tangan sera di pegang jonatan dia menghentikan langkah sera
" biar saya yang mengantar mu jadi pulang nya nanti saja ?
" maaf jo tidak bisa jam malam saya sudah habis "
sera tetep ingin pergi gadis itu pun berusaha melepas kan tangan nya tapi jonatan masih kekeh tidak mau melepas nya
" ayolah sera ini belum malam "
" joe bisa lepaskan tangan saya ?
karena saya harus pulang "
__ADS_1
belum sempat jonatan menjawab mereka di kaget kan dengan suara yang familiar di telinga
" lepas tangan kotor mu "
itu adalah regan pemuda itu semangkin marah melihat sera yang ingin pergi tapi di tahan tangan nya oleh joe
sera yang melihat iblis tampan nya datang menjadi senang dan takut dalam waktu beersamaan
senang karena regan pasti menolong nya dan takut regan marah pastinya
dan jonatan yang melihat regan datang jadi dan marah membuat penasaran
" O.. ho... tuan regan sejak kapan anda mengurusi kehidupan pribadi saya "
" mulai sekarang!!!! jika kamu tidak percaya "
regan berhenti dan berjalan menghampirinya
dia itu langsung memukul wajah joe
jonatan pun terjatuh
beberapa orang yang sedang mekan pun jadi kaget dan ada yang berteriak ada juga yang lari
sedangkan sera syok melihat kejadian itu
jonatan yang tidak Terima pun membalas pukulan regan jadilah ke dua pemuda itu berkelahi
sera yang ingin menghampiri regan untuk melerai
pertikaian itu
di tahan natan dia pun berontak
" ka natan cepat pisah kan mereka...
ka plis... jangan diam saja kalo seperti itu joe bisa mati ka....!!!!
sera menggigit tangan natan pemuda itu reflek melepaskan cengkraman nya dan gadis itu langsung berlari menghampiri regan
" ka regan udah... stop ka stop... "
sera berusaha menghentikan regan dengan memeluk nya dari belakang berharap pria itu berhenti
regan berhenti dan melepaskan pelukan sera pemuda itu langsung membawa sera pergi dengan mencengkeram pergelangan tangan nya
sera pasrah dan mengikuti nya
siren yang sahabat nya di bawa pergi dengan cara seperti itu ingin mengejar nya tapi lucas langsung mencegah nya
" kamu harus bertanggung jawab atas
kejadian ini "
lucas langsung membawa siren gadis itu tidak Terima dan berontak
" enak saja kenapa saya harus bertanggung jawab kenapa juga kamu bawa saya ke sini "
" karena kamu memang biang maslah
setelah mengatakan itu lucas pergi meninggalkan gadis itu sendirian di parkiran mobil dia ingin mengejar sera tapi sepertinya dia sudah pergi
__ADS_1
entah kemana iblis tampan itu membawa nya dia berharap sera baik baik saja