Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 84 PCPD


__ADS_3

saat ini starla sedang ada di pesawat yang di sewa kaka angkat nya untuk membawa jenazah samuel dia cukup gugup karena akan ke Indonesia


sudah di putuskan dia akan bersikap biasa saja seperti baru datang


kali ini starla tidak khawatir karena ilmu bela dirinya sudah jago jadi dia tidak perlu takut jika di ganggu oleh pria nakal


dokter lusi yang melihat starla gelisah segera bertanya pada nya


" starla kamu baik baik saja ?


" hah... iya starla hanya berfikir pasti semua telah berubah starla tidak tau apa masih bisa mengenali jalan lagi hehehe.... "


" kau tenang saja ada saya yang akan menemanimu berkeliling "


" Terima kasih ka "


" bersiaplah kita akan segera sampai "


" iya... tunggu boleh starla tau tujuan kita ke mana ?


" kita akan ke Surabaya saya lupa memberi tahu kalo kita akan ke Surabaya "


starla lega dia menuju Surabaya karena tempat itu cukup jauh dari jakarta sudah di pastikan tidak akan bertemu dengan nya dia bisa tidur tenang sekarang


akhirnya mereka sampai juga di bandara


perjalanan dari Rusia ke Indonesia sangat jauh membuat starla jadi lelah


setelah turun dari pesawat starla meregang kan otot nya dengan kedua tangan ke atas


dia juga memiringkan kepala nya ke kanan dan ke kiri seperti gerakan pamanasan


" akhirnya sampai juga


ka starla ke toilet dulu ya tadi di pesawat lupa starla belum cuci muka "


" jangan lama lama "


starla segera menuju toilet dia juga sekalian buang air kecil setelah melakukan itu starla mulai mencuci mukanya


dia biasa saja berjalan pada umumnya karena dia yakin tidak ada yang mengenalnya


dia tidak tau sedari tadi ada yang melihat semua tingkah starla kini dia syok dan masih berdiri di pintu toilet dia masih tidak percaya dengan semua ini gadis itu sadar dan berlari mengejarnya tapi sudah tidak ada

__ADS_1


" oh.. my... GOOD dia sera.... lukas di mana lukas kenapa lama sekali sih di toilet doang "


gadis yang dari tadi berdiri adalah siren


kebetulan lukas dan siren di percaya regan untuk membuka dan memegang anak cabang miliki nya yang ada di surabaya


mereka sedang menunggu ke datangan rekan bisnis yang dari luar negeri


karena masih lama lukas ijin ke toilet dulu tapi siren tidak sabar dia menyusul lukas


belum sampai toilet dia malah melihat sesuatu yang membuat nya syok


" sayang kenapa kamu berdiri di sini kaya orang aneh lagi mondar mandir ngga jelas "


" saya lihat sera "


" jangan mulai lagi deh berapa kali kamu bicara seperti itu kau ini sama seperti regan move on dong siren "


" kamu tidak percaya ? kali ini benar benar nyata lukas... saya tidak berhalusinasi "


" terserah kau saja lah ayo sebentar lagi rekan bisnis kita datang jangan sampai dia yang mencari kita "


siren menghela nafasnya apa mungkin yang di katakan lukas benar karena setelah siren mengejarnya dia tidak ada lagi


starla sudah masuk ke mobil dia memilih bareng dengan peti jenazah samuel starla masih tidak menyangka anak kecil yang selalu menempel kini sudah tiada


starla alias sera berbisik di peti jenazah samuel dia sudah menamai anak nya yang belum lahir dengan nama bintang seperti dirinya starla


tak terasa mereka sudah sampai di kediaman dokter ricard suami dokter lusi kaka angkat starla mereka segera mengeluarkan peti yang berisi samuel di sana sudah berkumpul sanak saudara dari dokter ricard dan dokter lusi


mereka kira hanya peti saja yang keluar ternyata masih ada orang yang ikut keluar dan tidak menyangka seorang wanita yang keluar


semua yang melihat mulai berbisik bisik biasalah emak ema kepo


" ah... maaf saya lupa mengenalkan nya dia starla adik angkat ku...!!!!


mendengar dokter ricard bicara banyak yang berspekulasi negatif ke banyakan tidak percaya jangan jangan selingkuhan nya ada juga yang menyebutnya istri kedua tapi mereka hanya berbisik dan itu masih di dengar starla


di kediaman regan sekarang dia sudah tinggal di rumah sendiri rumah yang dulu dia rencanakan untuk keluarga kecilnya


pria itu masih tertidur karena semalam dia terlalu banyak minum


kini kepalanya terasa berat dan pusing regan mulai mengerjapkan matanya

__ADS_1


" aaahhh... kepala ku "


setelah mengatakan itu regan langsung berdiri dia melihat natan tidur di sofa tempat itu berantakan seperti biasa jika dia pulang dengan keadaan seperti itu natan akan tidur di sofa menjaga nya


regan mulai membangunkan natan dengan kaki karena dia malas berjongkok atau membungkuk sementara tangan nya dia gunakan untuk memijit kepala yang masih pusing


" hey... bangun natan... bangun..!!!


" aahhhh.... kau bisa sedikit lembut tidak kalo membangunkan aku...!!!!


" tidak...!!!


" dasar tidak tau Terima kasih sudah saya


jaga juga "


selalu seperti itu regan akan menjatuhkan natan dari sofa agar dia bangun tanpa rasa bersalah dia langsung pergi memasuki kamar mandi


" aduh... sakit sekali awas kau regan suatu saat akan ku balas "


" saya tunggu natan...!!!


mendengar regan menyahuti nya dari kamar mandi natan langsung berlari takut di beri pekerjaan yang aneh


acara pemakaman samuel sudah selesai kini mereka semua sudah kembali ke rumah masing masing sedangkan beberapa kerabat masih ada di rumah dokter ricard mereka sedang membicarakan starla


" lusi kenapa kau membawa wanita itu apa kamu tidak takut kalo suamimu tergoda dengan nya ?


" tidak mungkin mah starla bukan wanita penggoda mas ricard juga tidak mungkin suka padanya karena cintanya hanya untuk lusi "


" yakin ? kau percaya diri sekali kamu tidak lihat starla begitu cantik mama yakin suamimu diam diam memperhatikan nya hati hati lusi jaman sekarang lagi banyak pelakor mereka seperti hama ada terus "


lusi mulai berfikir dia mulai terhasut perkataan orang tua nya dokter itu mulai bingung tanpa mereka ketahui starla mendengar ucapan mereka semua


dia jadi tidak tega dengan dokter lusi dia sudah baik dan menolong nya dengan sepenuh hati starla yang sudah tau arti pelakor jadi marah


demi apapun dia tidak akan tertarik dengan dokter ricard di banding dengan kedua pria gila itu dokter ricard tidak ada apa apa nya


starla langsung pergi dari tempat itu dia juga memasukan baju nya kembali ke dalam koper


dia meninggalkan pesan di atas meja rias starla mengucapkan banyak Terima kasih karena pertolongan nya dia bisa selamat dan masih hidup suatu saat nanti dia akan membalas ke baikan nya starla pergi dari rumah itu tanpa ada yang tau


sekarang starla perlu menata hidup nya lagi dari nol ia tidak mungkin kembali ke Rusia lagi kan karena uang nya tidak cukup dalam rencana nya dia harus mencari tempat tinggal dan pekerjaan

__ADS_1


dokter lusi yang mengetahui starla sudah pergi jadi menangis dia menyesal sempat meragukan starla kini dia hanya berdoa semoga starla baik baik saja tanpa dirinya sedangkan dokter ricard yang melihat istrinya bersedih hanya bisa menenangkan nya


kini kehidupan baru dan perjalanan baru akan di mulai untuk starla dia akan menghadapi apa pun rintangan yang di temui berbekal pengalaman hidup nya kini dia semangkin tangguh


__ADS_2