
pagi ini regan sudah rapi dengan pakaian formal nya memakai pakaian kantor
dan berbalut jas terlihat sangat berwibawa dan menambah pesona nya
hari ini pemuda itu tidak ke kampus melainkan akan melakukan pertemuan yang tertunda kemaren
" sayang kamu ngga ke kampus sekarang "
tanya mama agata setelah melihat anak nya turun dengan pakaian seperti itu
" iya regan ada pertemuan dengan Mr abraham "
" oh... pantes pakaian kamu seperti ini eh... sera gimana regan ganteng kan ngga kalah sama pria pria turki kan ?
pertanyaan mama agata membuat sera salah tingkah
pasalnya tadi gadis itu hanya bengong saja melihat regan turun dia pasti terpesona oleh nya
regan benar benar lebih tampan dari pria turki menurut sera pastinya
" mah udah dong jangan godain sera terus, mamah ngga liat tuh mukanya udah kaya apa "
papa regan pun ikut bicara
sedangkan regan sendiri tentu saja senang karena dia berhasil membuat sera terpesona
" regan papa minta kali ini kamu bisa mengambil hati Mr abraham dia terkenal sulit di atasi "
" papa tenang saja regan sudah mempersiapkan semuanya semoga semua lancar "
papa regan hanya diam dia yakin putra nya pasti bisa melakukan semua dengan baik
" kalian ini yang di bahas kerjaan mulu urusan kantor di kerjakan di kantor saja
mama jadi ikut tegang kan mendengarnya "
mama agata memang tidak suka suasana makan bersama yang harusnya hikmat menjadi tegang
dia pun hanya bisa protes dan kalo sudah seperti itu ayah dan anak hanya bisa diam saja
" ka sudah sampai sini saja, sera bisa jalan lagian sudah dekat, ka regan bisa terlambat nanti "
sebenarnya tadi gadis itu akan di antar pak eko tapi regan kekeh ingin dia saja yang mengantarnya alhasil sekarang sera dengan regan
" kenapa cepat sampai sih padahal masih pengin berlama lama kita puter balik saja yah... "
" iiiihhhh... ngga boleh gitu ingat kata papa tadi
ka regan ngga boleh buat Mr abraham
menunggu "
" beri ka regan kekuatan dulu "
" dengan apa "
" sini mendekat akan saya kasih tau"
__ADS_1
tanpa menaruh rasa curiga sera menuruti yang di perintah regan dia pun perlahan mendekat
regan langsung menarik tengkuk sera dan mencium bibirnya
" hah... hah... ka nanti ada yang liat ini tempat umum "
" tenang saja kaca mobil ka regan kan gelap ngga ada yang bisa liat yang kita lakukan "
mereka berdua pun melanjutkan kegiatan nya
kali ini sera membalas ciuman regan dan tetap bernafas jadi sudah lumayan mengimbangi regan
" sekarang sudah mulai pandai berciuman ya "
regan menggoda sera tentu saja gadis itu jadi malu dan mencubit perut regan
" aaahhh... sayang sakit selain menggigit kamu juga bisa mencapit "
" iiihhhh... nyebelin sera ngambek ya "
" hahahah... ih pacar siapa sih jadi makin sayang deh... "
regan langsung memeluk sera agar gadis itu ta ngambek
dan usahanya berhasil sera tersenyum
pemuda itu pun kini sudah mendapatkan kekuatan dari gadisnya
setelah menurun kan sera di tempat yang menurutnya aman dia langsung pergi menemui Mr abraham
" sera.... "
memanggil sera agar menunggu dan masuk bersama
" hah... hah... akhirnya saya ketemu kamu saya pikir saya terlambat sampai berlari "
" kita masih lama masuk nya jadi ngga mungkin telat siren
ini baru jam 8 kita kan masuk jam 9"
" mana mungkin ini udah jam 9 lewat nih liat jam tangan saya "
" hahahaha siren... siren jam kamu mati pantaslah kamu salah duga "
" ya ampun saya baru sadar "
mereka berdua tertawa bersama dan menuju ke ruangan kelas yang akan mereka ikuti
sementara di tempat regan dia sedang membahas proyek yang akan mereka lakukan bersama
" saya sudah mendengar sepak terjang anda
saya tidak percaya sampai melihat nya sendiri kamu memang pemuda yang patut di perhitungan kan tuan regan "
" terimakasih atas sanjungan nya
apalah saya di bandingkan dengan Mr abraham yang sudah mengusai pasar eropa "
__ADS_1
" hahaha saya suka kata kata mu
saya memang menguasai pasar eropa tapi blm asia itulah sebab nya kita bekerja sama agar saling membantu "
" Mr abraham jangan khawatir saya akan melakukan semaksimal mungkin sesuai setandar saya "
" kalo begitu saya setuju dengan proposal yang tuan regan berikan
kapan kita melakukan tanda tangan kontrak ?
" saya selalu bisa kapan pun Anda mau Mr "
" wah... ternyata benar anda orang yang to the point tidak suka menunda itu nilai ples di mata saya "
" benarkah "
" tentu saja , baiklah...nanti asisten saya akan
memberi tau kapan waktunya kita tanda tangan kontrak nya "
" baiklah... senang bekerja sama dengan anda Mr abraham "
" saya juga senang bekerja sama dengan pemuda seperti mu "
mereka berdua berjabat tangan tanda berakhirnya pertemuan itu Mr abraham keluar kantor regan dengan di antar sasa sekertaris regan
" nona sasa boleh kah saya bertanya "
pertanyaan Mr abraham membuat saya bingung dia hanya menjawab seadanya
" silahkan Mr "
" bos mu itu orang seperti apa "
" hah... maaf Mr maksudnya "
" maaf kan perkataan saya sebelum nya
apakah dia sehari hari memang seperti itu berwajah datar "
perkataan Mr abraham hanya di jawab anggukan kepala saja
" huh... sayang sekali wajah setampan itu tidak di pergunakan dengan baik
jika seperti itu mana ada wanita yang mau "
sasa hanya diam saja mendengar curhatan Mr abraham
dia pun hanya bicara dalam hati nya
" dengan wajah seperti itu pun bos saya banyak yang suka tidak tau saja orang ini "
entah kenapa sasa tak suka perkataan orang itu menurutnya walau pun bos nya bersikap arogan
,itu lebih baik dari pada bos yang mata keranjang dan suka gonta ganti pacar apa lagi suka keluar masuk hotel
itulah sebab nya sasa sekertaris paling lama yang mengikuti regan selain di gaji mahal regan orang yang bermoral menurut nya
__ADS_1
jangan mengira sasa akan jatuh cinta itu tidak mungkin karena sasa sudah bersuami dan punya anak yah...