
kini di rumah orang tua regan sudah kembali normal setelah ada sedikit drama keluarga sekarang gadis itu ada di kamar nya
sedang memikirkan keluarga nya
sementara regan pergi ke kantor untuk menyelesaikan beberapa projek kerja sama setelah mendapat tlp dari sasa sekertarisnya karena Mr abraham ingin membahas beberapa poin penting
sebenarnya pemuda itu malas kalo sera tidak membujuk nya pergi akhirnya dengan banyak syarat dia pergi juga
tentu saja syarat yang menyenangkan
sera masih di kamar dia sedang memikirkan sesuatu yang membuat dirinya aman gadis itu pun menghubungi siren
" hallo... "
" ssseeeeerrrraaaa...!!!!!
karena terlalu keras suara siren gadis itu menjauhkan smartfhone nya
" jangan teriak nanti suara mu sakit "
" biarin kenapa baru telepon saya khawatir tau "
" trimakasih atas perhatiannya saya baik baik saja sungguh "
" syukurlah... apa kau sudah baikan dengan nya "
" iya.... siren bisakah kita bertemu "
" bisa dimana ?
" apartement mu saja nanti saya ke situ, kamu tunggu ya...
" baiklah saya tunggu "
mereka pun mengakhiri telepon nya dan sera bersiap untuk ke tempat siren
di sebuah restoran regan sedang makan malam dengan Mr abraham
setelah selesai rapat nya pria paruh baya itu mengajak makan bersama
tentu saja di temani asisten nya sedangkan regan hanya sendiri
karena sasa sudah punya keluarga dan mempunyai anak kecil jadi pemuda itu mengijinkan pulang
" saya sungguh tidak enak kepada tuan regan karena mengajak bertemu di waktu yang seperti ini
" tidak apa apa Mr abraham ini juga penting jika di tunda lagi takut nya akan menghambat kerja sama kita "
" sebenarnya saya juga ingin mengundang anda untuk datang di pesta ulang tahun istri saya
acaranya masih lama sih sekitar 1 minggu lagi
tapi saya berharap kehadiran anda dan pasangan anda tentunya "
" akan saya usahakan datang bersama nya
mereka masih asik mengobrol tapi regan tidak sengaja melihat seseorang yang di kenal nya pemuda itu pun penasaran apa yang di lakukan nya di sini
__ADS_1
karena kawasan itu tidak sembarangan masuk dia ingin tau untuk apa dia di sana tapi ya sudah lah bukan urusan nya terserah dia mau apa regan pun kembali berbicara dengan Mr abraham kembali
di sinilah celin berada sekarang gadis itu bersiap untuk menemui bos dari orang suruhan nya dia sedikit takut ada yang mengenali nya
tanpa tau dia pun sebenarnya sudah di kenali yah orang yang di lihat regan adalah celin itulah mengapa pemuda itu membiarkan nya saja
celin akhirnya menelpon orang itu
" kau dimana ?
saya sudah datang di alamat yang kau berikan tapi saya harus apa setelah sampai "
" kau langsung naik saja ke lantai 25 ingat jangan tertukar lantai 25 no 1103 "
" baiklah "
celin pun langsung menuju ke tempat yang sudah di beri tahu secara rinci itu
gadis itu sedikit takut karena orang seperti apa yang akan di temui nya tapi demi rencana nya dia rela melakukan apa pun
" benar ini tempat nya apa langsung masuk saja memang tidak di kunci ?
gadis itu pun mencoba meraih gagang pintu dan
' klek ' pintu terbuka
perlahan celin masuk dia mengamati ruangan itu tidak ada orang pikirnya
" selamat datang celina putri "
gadis itu menoleh ke sumber suara
" hahaha... kenapa kaget syok atau ingin lari ?
silahkan tapi jangan harap kau bisa melakukan rencana mu... "
" joe... apa yang kau mau "
celin tidak menyangka bos besar yang harus dia buat senang adalah joenatan
ini sepenggal cerita jonatan ya
pemuda itu dulu selalu mengejar celin sejak mereka masih SMK
joe selalu menuruti kemauan celin dari yang gampang dan sulit dari yang murah hingga yang mahal semua joenatan lakukan demi celin
gadis itu pun luluh dan mau menerimanya tapi
setelah bertemu regan celin jadi berubah dan ada perkataan nya yang buat dia sakit hati
" joe kau ini tak setampan regan dan sekaya regan kau itu cuma mainan ku saja
sekarang aku sudah bosan jadi cukup sampai di sini sana pergi...!!!
mendengar itu tentu joenatan tidak trima dia memegang tangan celin
" sayang plis aku tidak mau pergi saya rela jadi mainanmu asalkan kita tetap bersama "
__ADS_1
" aku tidak mau joe kan tadi sudah di jelaskan kamu itu tidak ada apa apa nya dengan regan "
" benarkah hanya seperti ini saja akhirnya
saya tulus melakukan ini "
" itu salah mu dari awal saya hanya bermain "
celin melihat natan lucas dan regan gadis itu pun mulai berakting
" tolong... tolong... "
natan yang melihat langsung menghampiri nya di susul oleh lucas dan regan
" celin ada apa ini ?
" ka natan tolong celin joe ingin berbuat kasar celin takut ka... "
gadis itu berharap regan akan simpati tapi malah natan dan lucas yang langsung memukuli joenatan regan hanya berdiri saja melihat teman nya memukuli joenatan
di situlah dendam joenatan pada mereka dan melihat regan yang sok bossy tambah marah dia tidak peduli pada siapapun
dan tumbuh lah sifat ingin melampaui regan dia pun melakukan cara cara kotor agar menjadi kuat dan setara dengan regan
kembali ke masa kini
gadis itu terjatuh duduk di lantai dia syok dan takut sekarang harus apa
sedangkan joenatan dia langsung duduk di sofa dan meminum minuman nya
" bagaimana celin ? maukah kau jadi mainan ku
kau tenang saja saya tidak seperti kamu di saat kau jadikan aku mainan "
" apa maksudmu joe...!!!
" yah cukup buat saya senang aku jamin kau juga akan senang dan ketagihan...
" dalam mimpimu...!!!
" hahahaha.... celin... celin... apa kau fikir aku tidak tau kau tidak pernah ada di mata nya kau hanya di anggap angin oleh regan
apa kau tidak sakit hati apa lagi dia sudah punya kekasih jadi kau semangkin tak terlihat "
celin kaget jadi selama ini pria itu tidak benar benar pergi apa natan menyembunyikan berita itu dan dia tau regan sudah punya sera gadis itu sudah di penuhi amarah jadi apa pun akan dia lakukan
" jika aku bisa membuat mu senang apa kau benar benar akan melakukan nya ?
" tentu saja tapi... tergantung dirimu bisa berapa lama membuat ku senang "
celin memberanikan diri menghampiri joenatan lagian setelah di lihat dari dekat tampang joe tampan juga dan otot nya pun kekar
gadis itu duduk di pangkuan joe dan mulai melakukan aksinya
dia mencium bibir pemuda itu tentu saja di sambut bahagia olehnya
dan terjadilah yang harus terjadi
__ADS_1
entah berapa lama dan berapa kali mereka melakukan nya yang jelas joe tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini
pemuda itu puas karena dia yang pertama kali menyentuh celin itu terlihat ada darah di kasur nya