
" Regan....!!!!
morgan yang sedang bingung di kaget kan dengan suara natan yang berteriak
dia mendapat pukulan yang sangat keras di wajah nya oleh natan
" apa yang kamu lakukan hah...!!!
kenapa seperti orang bodoh...!!!
hanya diam saja "
seketika morgan langsung tersadar dia sungguh bodoh hampir saja memutuskan kesalahan besar
" morgan kamu tau kesalahan mu...?
jadi tunggu hukuman mu dari ku..."
morgan pasrah akan menerima hukuman dari nya karena dia memang salah
natan melihat regan langsung berlari menghampiri nya dia melihat keadaan sahabat nya sangat memperihatinkan baju regan masih setengah terbuka akibat kancing nya copot
" natan.... aaahhhhh.... hah... hah.... natan ka... mu... datang "
natan langsung memapah regan berdiri dia melihat sarah dengan penampilan yang kacau juga karena ulah morgan tadi dan baju nya yang nyaris terlepas
sarah sangat takut melihat natan datang sudah pasti rencana nya akan gagal karena natan tidak bisa di manipulasi otak nya oleh sarah
tapi dia harus bisa menahan regan bersama nya
melihat regan akan di bawa pergi oleh natan sarah langsung mencegah nya dia menghalangi pintu keluar
" natan... jangan bawa regan dia akan mati jika tidak di tolong biarkan saya yang melakukan itu percaya padaku natan "
" minggir...!!! natan mendorong sarah dengan keras
" natan hanya membiarkan regan bermain dia akan selamat biar saya yang melakukan nya...!!!
sarah berteriak ke pada natan dia harus mencegah nya apa pun yang terjadi
" morgan....!!!!
kau urus wanita licik ini biar regan aku bawa "
morgan memerintah beberapa anak buah yang di bawa natan agar segera memegang sarah supaya tidak menghalangi jalan tuan nya
" lepaskan saya... natan jangan bawa regan dia tidak punya banyak waktu...!!!
" diam...!!! kau pikir saya bodoh... kau bilang regan harus bermain kan jadi biarkan dia yang berhak bermain dengan regan "
" apa maksud mu natan...!!!!
aaahhhhh.... siapa dia natan... lepas kan saya singkirkan tangan kotor kalian...!!!
__ADS_1
morgan melihat tuan nya sudah di bawa pergi oleh natan dia berbalik menghampiri sarah tanpa aba aba morgan langsung menampar pipi sarah
" kau sungguh berani sekali menjebak tuan regan bersiaplah menerima hukuman mu... bawa dia "
sarah meronta dia tidak mau di bawa oleh mereka padahal sedikit lagi regan akan jadi milik nya sungguh sarah sangat marah karena ke datangan natan
sementara morgan mencaci dirinya sendiri kenapa tidak kepikiran kalo tuan nya punya wanita nya sendiri untuk apa minta bantuan sarah untung natan datang tepat waktu
natan sudah di mobil dia ingin membawa regan pulang karena hanya sera yang bisa menolong regan tapi regan menolak nya
" aaahhhhh.... hah... hah... na.. tan jangan bawa saya pulang... "
" kenapa ? sera harus menolong mu regan...!!!
" saka... bawa ke tempat saka cepat....!!!
" tapi regan "
" aaahhhhh.... cepat natan.... !!!!
saya tidak mau sera ter... paksa melakukan nya "
tangan regan meraba raba jok mobil dia mencari sesuatu di sana natan yang melihat jadi penasaran
" apa yang kamu cari ? tanya natan
" pisau... "
setelah mengatakan itu regan menemukan nya dia langsung menyayat lengan nya sendiri darah segar langsung keluar membasahi lengan baju nya
" apa yang kau lakukan regan...!!!
" membagi rasa sakit nya agar terpecah aaahhhhh.... supaya saya tetap sadar hah... hah... aaahhhhh... natan cepat bawa mobil nya ke tempat saka...!!!
natan menuruti ke inginan regan ke tempat saka dia memang dokter yang dapat di andalkan dan juga jenius
ada benarnya perkataan regan mungkin sera masih trauma akibat perbuatan mehmed yang memaksa nya itu lah mengapa regan tidak ingin memaksa sera walaupun dia pasti mau membantu regan
sera masih gelisah jam menunjukan pukul 02.30 dini hari tapi regan belum pulang juga
sera menunggu kabar dari natan tapi sampai sekarang belum ada berita sama sekali
" kenapa ka regan belum juga pulang "
sera berada di kamar regan karena dia merindukan nya sejak tadi dia hanya membolak balikan tubuh nya dia tidak bisa tidur
sera memegangi dada nya dia merasa sakit dan gelisah sungguh sera sangat takut sekarang dia akhirnya bangun dia
dan mencari HP nya yang di sita regan sera yakin pasti regan menyembunyikan nya di sini
usaha nya membuah kan hasil di menemukan smart phone nya sera langsung mengaktifkan nya banyak panggilan tak terjawab dari sari dengan cepat dia memanggil balik tapi tidak ada jawaban sekarang
dia ingin keluar dan pergi menyusul natan karena perasaan nya tidak enak tapi dia di kejutkan dengan datang nya anak buah regan membawa berita
__ADS_1
" maaf nona menganggu ada telepon dari tuan natan "
dengan segera sera mengambil HP milik anak buah nya regan
" halo... ka natan bagaimana ?
" kau tenang saja sera regan baik baik saja tapi maaf sepertinya dia tidak akan pulang selama beberapa hari karena kami akan pergi ke luar kota "
natan merasa bersalah karena harus berbohong pada sera tapi mau bagaimana lagi regan kekeh tidak mau pulang dulu
" apa... luar kota kenapa mendadak sekali ?
" saya lupa memberitahumu tadi setelah kami bertemu dan ingin pulang tiba tiba saja ada pekerjaan mendesak jadi kami
langsung pergi saja "
" oh... hati hati ka natan "
" iya... ingat kau di larang meninggalkan rumah itu tunggu kami pulang "
sera menutup panggilan dari natan dia memberikan HP nya kepada penjaga rumah itu sera masuk walaupun sudah mendapat kabar regan baik baik saja tapi hati kecilnya tidak mempercayai ucapan natan
dia masih merasa kan gelisah tapi sera berusaha tenang mungkin itu hanya perasaan nya saja setelah menunggu hampir semalaman sera lelah juga dia merebah kan tubuh nya dan tertidur
sekarang regan sudah di tangani oleh dokter saka setelah natan seperti kesetanan melajukan mobilnya agar cepat sampai karena dia melihat regan menyayat lengan nya lagi entah sudah berapa sayatan yang regan lakukan
yang jelas natan melihat nya setiap regan mulai meremas dada nya karena regan merasakan jantung nya sakit
sekarang regan sedang di ruangan ICU khusus karena dia berada di tempat praktek dokter saka tempat itu seperti ruang laboratorium banyak sekali alat alat aneh serta ramuan yang di buat saka
" bagaimana kondisinya sekarang ?
" hah... berdoa saja agar dia bisa melewati malam ini "
" apa maksud mu saka...!!! natan mulai emosi
" regan keracunan natan obat yang di buat sarah bercampur dengan obat buatan ku
kau tau sendiri kan selama ini regan selalu aku suntik serum anti body agar dia tidak berpengaruh jika ada yang ingin menjebak nya "
" iya kau benar saya juga sempat kaget melihat dia seperti tadi "
" entah ramuan apa yang di buat wanita licik itu membuat regan sampai keracunan yang mengakibatkan jantung nya seakan terbakar dia juga merasakan sakit kepala yang hebat
untung regan menyayat lengan nya jadi racun yang sudah bercampur dengan darah nya perlahan keluar "
" jadi walaupun regan bermain dengan sera dia akan tetap seperti itu "
saka mengangguk dan melanjutkan perkataan nya
" tapi itu bisa mengurangi sedikit karena racun itu juga akan keluar melalui s*e*m* yang di keluarkan regan dan itu yang membuat nya tahan lama untuk bermain berbeda jika darah yang keluar itu cepat terobati "
" hah... " natan menghela nafas nya dia sebenarnya lelah juga
__ADS_1
tapi melihat temanya menderita dia tidak akan meninggalkan regan sekarang dia harus berpisah dengan anak dan istrinya dulu untuk sementara natan juga memikirkan hukuman apa yang akan di Terima sarah dia harus menerima hukuman yang tidak akan pernah di lupakan seumur hidup nya