Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 29 PCPD


__ADS_3

masih di pusat kota di mana di situ sedang di adakan pertemuan yang sangat penting penandatanganan kontrak kerja sama dua perusahaan besar


di meja itu sedang duduk beberapa pria berjas dengan pesona nya masing masing


yah dia adalah regan, natan dan tuan abraham serta asisten nya


mereka 4 pria dengan generasi yang berbeda tapi tak mengurangi wibawa nya


" Terima kasih atas waktu nya tuan regan saya pikir anda hanya bercanda tentang janji itu yang selalu siap kapan pun ternyata anda adalah pemuda yang penuh tanggung jawab dan saya tambah yakin dengan kerja sama kita "


Mr abraham membuka obrolan dengan berjabat tangan tanda keja sama ini sukses


di laksanakan


" trimakasih atas sanjungan nya Mr abraham saya pun tidak menyangka seorang bisnis man seperti beliau mau datang ke perusahaan saya "


" hahahaha.... tuan regan anda memang pandai berkata kata sayang sekali saya tidak punya putri tapi seorang putra pasti sangat bangga bisa punya menantu seperti mu "


" ta perlu repot repot Mr kalo pun anda punya putri saya akan langsung tolak dengan tegas karena cinta saya sudah terpenjara oleh satu gadis jadi maaf "


" benarkah.... ini berita besar saya pikir anda ta suka wanita "


" hahahaha... Mr abraham salah dia sangat mencintai nya sampai sampai siapapun wanita yang mendekat akan dia tolak dengan sadis "


natan jadi ikut memberikan pendapat nya


" wah jadi benar kalo kabar keluarga aditama sangat setia pada pasangan nya , saya sangat penasaran seperti apa gadis itu sungguh beruntung di cintai oleh tuan regan "


mendengar penjelasan Mr abraham tentang keluarganya membuat regan tau ternyata kesetiaanya selama ini karena turunan dari nenek moyang nya


memang darah itu lebih kental ya


" baiklah tuan tuan kita akhiri sampai di sini dulu karena kita akan sering bertemu


bagai mana untuk mempererat hubungan ini datang lah ke acara makan malam kami


dan untuk tuan regan saya harap anda membawa gadis itu "


perkataan Mr abraham hanya di angguki oleh regan pertemuan itu pun berakhir regan melihat jam tangan nya ternyata sudah menunjukan jam 11 pemuda itu pun langsung melepas jas nya dan berjalan dengan cepat


" regannnn... tunggu mau kemana sih buru buru sekali "


tanya natan karena dia penasaran dengan tingkah laku sahabatnya itu


" kampus "


jawab nya singkat


" tunggu.... kita pergi bersama saya juga akan ke kampus untuk mengajukan skripsi "


mereka pun pergi meninggal kan tempat itu dan langsung menuju mobil


di tempat sera berada gadis itu sedang menikmati perjalanan nya dengan membuka kaca jendela mobil yang di tumpangi


" sera tutup kacanya kalo seperti itu nanti AC nya keluar "


pinta siren kepada sera


" huh.... pelit "


sambil memonyongkan bibir nya


tindakan sera membuat nya terlihat lucu

__ADS_1


" hahaha... sera ternyata kamu lucu juga ya dan seperti anak kecil aku kira kamu itu


gadis sombong "


ayu jadi tertawa melihat sera seperti itu dan mengeluarkan semua pendapat nya


" ah... tidak juga saya sama seperti kalian


tadi cuma apa ya.... hhhhmmm nama nya apa


saya lupa "


perkataan sera kali ini membuat seisi mobil tertawa


" dasar bule belajar lagi gih di kelas "


leon ikut menimpali perkataan sera


" iiihhhh.... sera udah bisa ya bahasa tadi cuma lupa sedikit tunggu sera inget dulu "


" apa... apa... ah keburu ketinggalan kereta "


kali ini siren yang menggoda sera


" iiihhhh.... jahat sera ngambek ya "


gadis itu pura pura marah


ayu yang dari tadi melihat itu jadi tersenyum dia sekarang tau ternyata sera seimut itu dan sangat lucu selain cantik ya pantaslah kalo banyak


yang suka


" sudah... sudah... jangan di goda terus "


" sera sebentar lagi kita sampai dan melewati perkebunan teh


kamu ingin istirahat dan melihat pemandangan di sini tidak ?


mendengar penjelasan ayu gadis itu pun langsung menjawab iya


" iya... mau leon plis hentikan mobil nya "


" sabar sera bukan di sini berhentinya


sebentar lagi


saya cari dulu tempat yang setrategis supaya tidak tersesat "


" sera nanti kita foto foto yu


di sana bagus loh buat foto "


ajak siren dan tentu saja gadis itu menerimanya dengan senang hati


situasi kampus saat ini


regan sudah tiba bersama natan dia langsung mencari sera ke kelas nya


tapi pemuda itu mendapat kabar kalo hari ini tidak ada jam mata kuliah di kelas sera


pikiran regan sera ada di rumah dia pun langsung pulang menuju rumah


setelah sampai rumah pemuda itu menuju kamar sera tapi gadis itu tidak ada regan mencari ke taman yang sering sera datangi juga tidak ada

__ADS_1


regan seperti orang yang sedang kesurupan mencari sera


sampai dia bertemu dengan mama nya yang baru datang entah dari mana


" mah.... sera di mana kenapa regan cari dari tadi ngga ketemu di kampus juga ngga ada "


pertanyaan regan membuat mama agata tertawa


" apa.... hahahaha jadi sera tidak memberi tau kamu kalo dia pergi ke puncak rasakan


di tinggal sera bersenang senang


dengan teman teman nya "


mama agata senang sekali menggoda anak nya menurut nya itu sangat lucu seperti anak kucing yang mencari induk nya


" apa.... sera ke puncak ? mah... kenapa di ijinin sih harus nya jangan "


" biarlah regan dia bersenang senang dengan teman nya semenjak di sini dia belum pergi kemana pun "


mama agata akhirnya berusaha menenangkan anak nya


" tapi setidaknya ijin dulu sama regan "


" kalo sera ijin apa kamu akan memberikan nya ?


" tentu TIDAK "


" nah itu pasti jawaban nya tidak


makanya sera tidak minta ijin sama kamu tapi ijin nya ke mama "


" regan percayalah pada nya dia juga butuh my time nya jangan terlalu mengikat nya


yang ada dia akan pergi berikanlah kepercayaan itu padanya mama percaya sera bisa menjaga diri dan cintanya hanya untuk mu hhhmmm "


mendengar penjelasan mama agata yang panjang nya kaya sungai Ciliwung regan pun mulai luluh


" Terima kasih mah nasehat nya regan akan berusaha percaya pada nya "


setelah mengatakan itu regan langsung pergi meninggalkan orangtuanya


" regan.... mau kemana kamu baru datang udah pergi lagi "


" menyusul sera...."


mama agata memanggil anak nya agar kembali tapi mendengar jawaban putranya jadi kesal sendiri


" anak itu barusan ngomong percaya tapi malah pergi menyusul huh.... dasar lain di hati lain di lidah


persis seperti papa "


regan melajukan mobil nya dia pun menelfon sahabat nya natan


" ada dimana ?


" masih di kampus bersama lucas sebentar lagi cabut "


" tunggu jangan cabut dulu "


" iya cepat... "


setelah menutup tlp nya regan langsung meluncur ke kampus dengan dia sudah tidak sabar bertemu sahabat nya untuk membahas pergi ke puncak

__ADS_1


__ADS_2