
pagi ini suasana sangat tenang sebelum badai datang
semalam setelah sampai rumah
papa regan memanggil anak nya ke ruang kerja untuk membahas pekerjaan dan ada hubungan nya dengan perusahaan papa sera di Turki serta kakek sera di Jerman
gadis itu tidak tau kalo kakek nya sedang sakit karena keluarga regan menyembunyikan nya sekarang mereka sedang sarapan bersama hari ini sera ada jam kuliah regan pun akan ke kampus untuk sidang skripsi terakhir nya
" sayang kamu bener mau berlatih karate "
semalem di saat para pria sedang diskusi di ruang kerja
di ruang keluarga juga para wanita bertukar pendapat
sera bercerita kalo dirinya ingin latihan karate dan di sambut antusias oleh mama agata
" iya mah...sera harus membentengi diri sendiri supaya kalian tidak khawatir
tidak mungkin kan kalian menjaga sera 24 jam "
mendengar itu regan jadi berfikir ada benar nya juga belajar karate
dia juga bisa tenang jika sedang bepergian makanya pemuda itu diam saja mendengar mereka berbicara
" wah... papa juga senang kalo sera ingin belajar karate, itu juga penting untuk jaga diri di luar sana
" Terima kasih pah "
" sayang kamu sudah dapat orang yang akan melatih mu belum ?
mama agata ingin tau jawaban dari sera dan gadis itu hanya menggeleng
" tapi semalem sera sudah bicara sama siren hari ini kami akan bersama mencari dojo karate mah
" mama punya rekomendasi di jamin suka...
kalian juga pasti betah berlama-lama "
" ko bisa mah ?
mendengar perkataan mama nya regan mulai kesal pasti ada hubungan nya dengan pelatih nya nanti
" pelatih nya beeehhhh... di jamin bikin senang dia seperti model... dia juga hebat mama jamin kalian pasti betah kao di latihan sama dia mama juga ingin ikut "
benar kan dugaan regan mendengar itu dia tambah kesal mama nya senang sekali membuat emosi tapi dia tidak berani marah hanya bisa ngambek
sedang kan sera juga ikut antusias mendengar mama agata berbicara
" Tidak boleh....!!!!
ayah dan anak kompak menyebut nya sehingga para wanita jadi kaget
mereka lupa kalo masih ada pria posesif di samping nya mama agata hanya bisa tersenyum dan mengeluarkan rayuan nya
" heheheh... boleh ya pah boleh yah nanti mama bikinin makanan kesukaan papa ?
" sekali papa bilang tidak ya tidak sudah lah papa mau berangkat "
papa regan pun meningalkan meja makan dan di ikuti mama agata
wanita itu masih saja membujuk nya agar di boleh kan sekarang tinggal regan dan sera
gadis itu jadi bingung dia pun ingin berbicara
" kak... "
__ADS_1
" Tidak... "
" belum juga ngomong udah bilang tidak aja huh...
" ta perlu bicara saya sudah tau
intinya tidak akan, biar nanti saya saja yang mencari kan senpey untuk mu di jamin cepat pintar
regan langsung pergi meninggalkan sera sendiri tentu saja melihat itu sera langsung menyusul nya
setelah drama keluarganya selesai regan dan sera berangkat bersama dalam satu mobil menuju kampus
regan datang ke kampus dengan bergandengan tangan tentu saja mereka menjadi pusat perhatian selama ini belum ada yang sedekat itu dengan regan
bahkan celin pun yang kabarnya wanita satu satu nya yang bisa dekat tidak seperti sera berpegangan tangan
sebenarnya sera ingin melepas kan tangan nya tapi pemuda itu malah memegang nya dengan erat alhasil dia seperti membawa anak kecil yang di suruh pulang
" ka.... lepas ih... banyak yang liat "
" itu yang saya mau "
kalo mode dingin nya datang sera tidak bisa berbuat apa apa gadis itu melihat lucas sedang berbicara dengan teman nya dia pun ingin menghampiri nya
sudah pasti regan mencegah dia pun menarik tangan sera agar lebih dekat
jadilah sera menabrak dada nya gadis itu jadi salah tingkah karena banyak yang bisik bisik
sera hendak protes tapi kini malah pemuda itu merangkul pundak nya sambil berbisik
" jalan saja seperti biasa kita kesana bersama
atau aku akan mencium mu di sini "
lucas yang melihat sera datang dengan regan jadi kesal sendiri dia pun bersikap biasa saja saat mereka datang ta seperti dulu yang sangat antusias jika mereka datang
dan pemuda itu kembali bicara pada orang di sebelah nya regan pun memanggil nya
" lucas... "
yang di panggil hanya menengok malas
" ikut saya...!!!
mendengar regan seperti itu sera langsung memukul lengan pemuda itu
apa apa an orang mau minta maaf tapi bersikap dingin siapa yang peduli kalo begitu
sera pun berinisiatif berbicara
" lucas...bisakah kita bicara ?
" bisa tapi hanya berdua "
mendengar jawaban lucas kini regan yang kesal
dia pun membentak nya
" lucas...!!!!
teriakan regan membuat semua yang ada di sana menoleh mereka pun takut melihat nya karena ke dua orang yang tadi nya berteman jadi seperti musuh dan bertanya tanya
" see... kau lihat kan sera dia itu pemarah kenapa tidak kau tinggalkan saja pria seperti itu... "
regan sudah tak tahan lagi mendengar omongan lucas pemuda itu langsung memukul wajah lucas
__ADS_1
kali ini lucas tidak diam saja dia pun memukul balik regan
" aaahhhh.... !!!!
semua yang melihat menjerit terutama wanita sera bingung harus bagaimana
akhirnya terlintas di pikiran sera nama natan dia pun langsung berlari mencari natan
karena hanya dia yang bisa mendamaikan mereka
di tengah jalan gadis itu bertemu siren dan meminta bantuan
" siren....!!!!
kau tolong bantu saya panggil ka natan, regan dan lucas berkelahi lagi ?
" apa....!!!!
ko bisa sih saya harus mencari ke mana ?
" cepat siren terserah kemana yang penting harus ketemu... "
mereka pun berpencar mencari natan akhirnya siren bertemu natan dia baru keluar dari ruang dosen
" ka natan...!!!
gawat... mereka bertengkar lagi cepat pisah kan mereka...
" siapa yang kau maksud ?
" lucas sama si iblis tampan buruan...!!!!
natan paham siapa yang di maksud siren dia pun segera berlari
natan pikir masalah ini sudah selesai karena regan dan sera sudah baikan
betul yang di bilang gadis itu regan dan lucas masih saja berkelahi yang lain tidak ada yang berani melerai tadi dio sempat mencoba di malah di marahi oleh regan dan lucas
akhirnya tidak ada yang berani
natan yang melihat ke jadian itu langsung melerai tapi dengan cara memukul mereka berdua secara bergantian yang pertama lucas terus regan
mereka pun berhenti karena melihat siapa orang yang berani memukul nya
" apa belum selesai...?
kalo begitu ayo kita lanjut sampai malam permainan ini
kita saling pukul aku temani bermain bagai mana mau lanjut "
siren yang mendengar ucapan natan hanya menepuk jidat bukan nya di lerai malah ikutan berantem
tapi ternyata usaha natan berhasil mereka malah berhenti tidak berkelahi lagi
mereka bertiga kemudian tertawa bersama
" apa apa an hanya begitu saja cara ka natan memisahkan kan mereka ?
siren jadi bengong melihat mereka bertiga kembali akur hanya seperti itu
mereka tidak sadar melupakan sesuatu yang penting
keberadaan sera gadis itu tidak ada dia belum kembali padahal sudah lumayan lama
ke mana kah sera.... ???
__ADS_1