
regan natan dan anak buahnya sedang mengintai rumah yang jaraknya cukup jauh dari kota mereka harus menyebrangi laut dulu baru menerobos hutan pantas saja regan butuh berhari hari menemukan tempat itu
regan sangat yakin kali ini bisa menangkap emir dia sudah tidak sabar ingin bertemu istrinya dan menghukum emir dengan keji dari tadi jantung nya berdebar
" kenapa dengan jantung ku ? perasaan ini sama seperti saat saya kehilangan anak kami jangan sampai kali ini terjadi dengan istri ku "
regan memegangi dada nya dia gelisah natan melihat regan yang gelisah menenangkan nya
" percaya lah ada kami di sini "
regan mengangguk dia kembali mengamati tempat itu sekarang pria itu memberi perintah agar langsung menyergap nya saja
sementara di dalam kamar yang di tempati emir dia masih tertidur
sera sudah sadar wanita itu kaget karena ada tangan yang memeluknya dari belakang dia bertambah kaget lagi ketika mengetahui dirinya polos bagaikan bayi yang baru lahir
kini sera mengingat kejadian tadi dimana dia dan emir telah melakukan hubungan suami istri dia gemeter dan hanya menahan suara tangis nya agar tidak terdengar
" apa yang telah ku lakukan... ?
ka... sera malu sungguh sera tidak sanggup jika harus bertemu dengan mu.. hik.. hik.. hik... "
emir merasakan ada pergerakan dari sera dia jadi terbangun dan mendengar sera menangis dia kembali memeluk sera dan berbisik
" kau hanya miliku sera... "
emir menciumi pundak polos sera dia menghirup aroma tubuh sera dan berbisik lagi
" ayo kita menikah ?
sudah ku putuskan saya akan menikahimu "
sera tambah menangis dia tidak habis pikir mana mungkin dia yang sudah bersuami menikah lagi emir pikir sama seperti pria apa yang bisa memiliki dua istri
dia masih diam mendengar ocehan emir
" saya rela berbagi dengan suami pertama mu sera jadikan aku suami kedua mu "
" gau gila emir... mana ada yang seperti itu "
emir membalikan tubuh sera agar menghadap nya sera kaget mendapati itu
" sera semua bisa di lakukan jika ada kesepakatan antara kita bertiga "
sera tidak bisa membayangkan hidup dengan dua pria yang sama sama iblis posesif dan arogan pasti hidupnya akan kacau satu saja dia kewalahan apa lagi dua
" bukankah kau ingin saya mati emir ?
" itu dulu sera sekarang saya tidak bisa melihat mu mati ku mohon jadikan aku suami kedua ?
saya berjanji akan rela berbagi dengan nya "
sera menggeleng tanda tidak mau karena tidak ingin setiap malam dia jadi susah tidur di ganggu dua pria gila
melihat itu emir jadi emosi percuma bicara baik baik dia akan menggunakan cara kasar saja
" emir...hhhmmm... hah... eeemmmm"
pria itu kembali mencium sera dengan kasar
percuma bicara dengan lembut dia akan melakukan dengan cara nya sendiri saja dengan memaksa sera lagi
di saat melancarkan aksinya dia harus berhenti dari kegiatan nya karena terdengar suara gedoran
pintu kamar
" tuan... gawat... tuan...!!!!
" aahhh.... awas saja kalo tidak penting "
emir segera memakai boxer nya dia hanya menutupi tubuh itu dengan jubah mandi saja pikiran dia akan melanjutkan lagi permainan nya dengan sera
" ada apa cepat katakan...!!!
" kita di serang tuan mereka hampir sampai "
" apa...!!! kau keluarlah kita bersiap tunggu saya di depan "
" baik tuan "
__ADS_1
sera mendengar pembicaraan mereka dia jadi cemas apa yang di maksud adalah regan suaminya datang menjemput ?
dia melihat emir memakai baju pria itu juga menyiapkan kan senjata api kini sera tambah cemas
" apa yang akan kau lakukan emir...!!!
" sera ini keinginanmu kan ?
jadi sudah ku putuskan hanya akan ada satu yang hidup dan itu bukan suamimu
aku akan membunuh nya sera agar kau hanya denganku saja "
" no.....!!!! don't kiil him...plis... "
" terlambat sera...!!!
" no... emir.... no... "
emir pergi dari tempat itu dia akan menemui regan di antara mereka harus ada yang mati kini pertempuran sesungguhnya akan terjadi di mana dua pria dominan bertemu
sera panik dia segera mencari pakaian untuk di kenakan
wanita itu tidak akan membiarkan emir membunuh regan walaupun badan nya lelah karena dia baru sadar
dia juga di gempur emir tapi mendengar suaminya akan di bunuh sera langsung bangkit
sudah cukup orang tua dan anak nya yang jadi korban dia tidak mau regan yang selanjutnya
dia memanfaatkan kekacauan yang di buat regan untuk menyelinap keluar dari tempat itu
sera keluar membawa senjata api di tangan nya
dia tadi melihat emir mengambil nya dari tempat itu ternyata masih ada satu
akhirnya di ambil sera
sera melihat semua sudah kacau ada pecahan kaca akibat tembakan
dia melihat anak buah emir menghampirinya tapi sera langsung menembak pria itu jatuh
sera sengaja memilih senpi karena tanpa harus berkelahi jujur saja jika berkelahi tidak memungkinkan karena kondisi tubuhnya masih lemah
di sepanjang jalan entah sudah berapa kali sera menembakan senjatan itu hingga ke habisan peluru
akhirnya sera berhasil menemukan suaminya dia sedang berkelahi dengan emir mereka berdua sama sama terluka dia tidak bisa mendengar apa yang mereka bicarakan
" kau kuat juga ya emir mehmed "
" hahahaha... kau juga sama sayang nya di antara kita harus mati dan itu kamu regan... "
" dalam mimpimu "
" tenang saja kau tidak sendiri setidaknya ada anak mu yang menemani di sana
biar di sini aku yang menjaga sera kau harus tau regan istrimu sungguh sangat menggairahkan
saya tidak pernah bisa berhenti jika sudah bermain dengaan nya
baru saja kami melakukan itu kau lihat ini... "
emir menunjukan bekas percintaan tadi yang mereka lakukan saat itu sera terpengaruh obat jadi tanpa sadar dia ikut bermain permainan emir
regan yang melihat itu jadi emosi
dia tidak percaya istrinya berbuat seperti itu
regan jadi hilang fokus
emir sengaja memancing emosi regan agar dia seperti sekarang pikiran nya ngebleng
" jadi lebih baik kau mati saja... "
emir mengeluarkan pistol nya dia menembak dada regan tapi yang terkena bahu nya
pria itu terjauh darah segar mengalir dari tubuhnya sera yang melihat itu langsung berteriak dan berlari menghampiri regan
" tidak....!!!!
ka.... bangun hik... hik...
__ADS_1
" sera... "
regan melihat istrinya dia juga melihat tanda kepemilikan yang begitu banyak di leher istrinya fikiran regan jadi percaya ucapan emir benar
dia begitu marah sekarang
dia mendorong sera agar menjauh dia berdiri dan melanjutkan lagi perkelahian itu
sera sudah menebak suaminya marah melihat dirinya dia pasti sudah tahu semuanya kini sera harus menerima kenyataan di benci suami sendiri
wanita itu melihat regan akan di tembak lagi
sera segera berlari dia menghadang dengan tubuhnya
regan sangat kaget melihat istrinya seperti itu di saat sera tertembak natan datang dia melihat dan sangat syok emir juga sama dia tidak ada niat membunuh sera yang dia incar adalah regan
natan memukuli emir sementara regan dia masih terdiam dia tidak tau harus berbuat apa
sera ambruk di pelukan regan wanita itu memegang wajah suaminya dia tersenyum
" kau harus hidup... maaf.....
ILOVE YOU jaga dirimu my husbend "
sera menutup matanya yang tadinya masih bisa berdiri kini langsung merosot regan segera menangkap nya dan ikut terjatuh
" sera.....!!!!!
bangun jangan seperti ini aku sudah berjanji tidak akan marah padamu aku juga sudah berjanji apapun yang terjadi akan selalu mencintaimu
sera.....!!!!
emir sudah terkapar dia juga sakit melihat sera seperti itu makanya dia tidak membalas pukulan natan
" regan tenang kan dirimu coba ku periksa apa masih ada denyut nadi nya "
regan membiarkan natan memeriksa sera berharap masih ada harapan dia segera bertanya
" bagaimana natan ?
natan menggeleng tanda tidak ada kehidupan
" maaf regan..."
" tidak.....!!!!
sera....!!!!
sayang bangun maaf kan saya tolong jangan pergi
aaaahhhhhh....aaahhhhh sera....!!!!
regan berteriak histeris dia akui tadi sempat marah pada nya tapi setelah sera menghadang tembakan untuk nya dia teringat janji dengan anak nya tidak akan marah jika dia marah maka putra nya itu akan membawa pergi bersama nya
kini dia menyesal dia begitu hancur ternyata anak nya menepati janji itu
dia membawa sera pergi bersama nya
regan masih memeluk sera natan yang melihat ikut menangis juga
pemandangan itu sungguh menyayat hati
" nak... maafkan papa
papa emosi tadi tolong kembalikan dia...!!!
kembalikan dia padaku aaahhhh....!!!!
regan masih berteriak sambil memeluk sera natan ingin mengambilnya agar cepat di pulangkan ke Indonesia tapi melihat regan memeluk sera seperti itu dia jadi bingung natan hanya bisa memaksa regan
" regan cukup....!!!
ayo kita bawa sera pulang ke Indonesia kita semayamkan dia disana...!!!
regan tambah memeluk erat sera dia tidak mau melepasnya
natan akhirnya memanggil anak buah nya yang ada di situ untuk membantu mengambil sera akhirnya terjadi tarik menarik
karena bahu regan tertembak dia juga harus melawan beberapa orang sera terlepas juga
__ADS_1
regan sudah kehilangan tenaga sekarang dia melihat sera akan di bawa anak buahnya
dia terkulai lemas melihat istrinya di bawa pergi