Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 28 PCPD


__ADS_3

pagi hari sera sedang sibuk mencoba baju apa yang akan di pakai


dari tadi bolak balik buka lemari akhirnya ketemu juga pakaian yang cocok untuk pergi ke puncak


gadis itu pun turun menuju ruang makan


di sana sudah ada mama agata dan suami tercinta


" sayang kamu ko bawa tas ransel mau


kemana ?


tanya mama agata penasaran


" oh... ini mah, semalem siren tlp


katanya brangkat ke puncak sekarang saja


setelah materi kuliah selesai kebetulan hari ini cuma 1 materi biar aga lama di sana, ngga papa


kan mah... ?


mendengar itu mama agata hanya ber oh saja


mereka pun melanjutkan makan nya


di tempat lain tepat nya apartement regan


pemuda itu sedang mandi dan bersiap untuk pergi ke kantor


setelah kejadian semalam yang membuat mod nya rusak dia mendapat kabar dari sasa


bahwa asisten Mr abraham memberi tau kalo besok penandatanganan kontrak


pemuda itu pun bersiap karna pertemuan nya pagi dia pikir ke kampus siang saja


dan tidak tau kalo jadwal jam mata kuliah sera hanya sebentar


" sini duduk saya sudah buat sarapan tadi


cobalah"


pinta natan setelah melihat regan keluar kamar


pemuda itu pun menurutinya dan langsung duduk


tangan nya mengambil beberapa makanan yang di meja


" lumayan "


jawab nya


lucas pun ikut keluar dari kamar nya melihat teman nya sudah rapi dia pun hanya cuek saja dengan


penampilan nya


" hhhooooaaammm... wih ada makanan siapa yang buat "


lucas pun bertanya


" udah tinggal makan saja jangan banyak tanya "


jawab natan dia menjeda sebentar sebelum melanjutkan kan kata kata nya lagi


" bagai mana semalam, sukses ?


" iya sukses di tinggal pergi "

__ADS_1


lucas menjawab nya dengan sedikit kesal


" kenapa ? tanya natan lagi


" kalah saing sama tuh biang es... "


" hahahaha.... katanya pria paling tampan


ko masih kalah sama biang es "


natan tertawa mengejek teman nya itu


sedangkan orang yang mereka bicarakan hanya diam saja sambil makan


" iiissss... aku saja bingung padahal muka udah kaya lemari datar gitu sikap nya juga melebihi gunung es ko banyak yang suka....


lucas menjawab nya dengan menggebu gebu mengeluarkan semua ke kesalahan nya


dan itu membuat dia mendapat kan


lemparan tisu bekas dari regan


tadi setelah dia makan seperti biasa regan mengelap bibir nya dengan tisu


mendengar lucas mengatainya


tanpa pikir panjang pemuda itu langsung melempar kan ke arah lucas


" iiihhhh.... jorok sekali sih "


lucas pun membuang tisu itu di tempat sampah


dan kembali ke tempat duduk nya untuk


melanjutkan kan sarapan nya


" kalian ngga ke kampus "


" tidak mungkin aga siang hari ini kami mau


tanda tangan kontrak dulu "


natan yang menjawab pertanyaan lucas


" kamu sendiri kenapa masih seperti itu ?


muka bantal baju juga masih pakaian semalam "


kali ini regan ikut memberi pertanya' an


" hehehe malas nanti saja lah ke kampus nya


jam 9'an ini kan baru setengah 8 "


" terserah kamu saja nanti jangan lupa kunci pintunya "


regan hanya menjawab apa ada nya


mereka pun sarapan dan bersiap siap untuk


pergi ke tujuan masing masing


sementara itu di kampus sera sudah datang gadis itu membawa tas ranselnya


dia bertemu leon dan temannya yang sedang memeriksa mobil untuk perjalanan ke puncak


" seerrraaaa.... "

__ADS_1


panggil leon gadis itu pun berhenti


" akhirnya kamu ikut juga sini biar saya yang bawa tas nya "


" Terima kasih "


leon membawa tas sera dan memasukan ke dalam mobil sera sebenarnya sedikit canggung karena teman teman leon melihat sera terus


" leon... kita naik mobil ini ? mana yang lain "


tanya gadis itu penasaran


" oh... tenang saja kita ada 2 mobil dan siren tadi pergi ke ruangan pa indra untuk memastikan sesuatu "


" sesuatu apa ?


" tuh dia sudah datang "


sera pun melihat teman nya itu dengan beberapa gadis seumuran dengan nya sera pun menebak mereka semua yang akan ikut ke puncak


" seraaaa.... akhirnya datang juga saya udah mulai cemas tau takut kamu ngga jadi ikut '


siren melihat sera ada di situ pun jadi senang dan langsung memeluk nya


" udah... udah... bagaimana benar tidak "


leon langsung memisahkan mereka dan bertanya


" kabar gembira pa indra ngga jadi ngasih materi


dia ada keperluan mendadak jadi kita bebas... "


mereka semua pun bersorak


" yey.... "


leon langsung memberikan intruksi


" baiklah kalo begitu kita pergi sekarang saja supaya aman setiap mobil ada pria nya untuk menjaga biar aman bagai mana ?


mereka pun setuju sera ada di mobil depan satu grup dengan leon di mana posisi duduk mereka


leon yang membawa mobil di samping nya ada Rendi sedang di belakang nya sera siren dan ayu


jok paling belakang adalah bareng bawaan mereka


" perkenalkan nama ku ayu kamu sera kan wah... ternyata di lihat dari dekat kamu semangkin cantik ya... "


perkataan ayu membuat sera malu dan salah tingkah


" ayu jangan menggoda nya teman kita itu pemalu nanti dia ngga mau lagi berteman dengan kita


perkataan siren membuat sera tambah malu gadis itu memukul lengan siren


" enak saja ngga ya siapa bilang ngga mau berteman saya malah senang banyak teman "


" sera perkenalkan saya juga nama saya Rendi


sudah lama saya ingin berkenalan tapi belum ada kesempatan dan sekarang lah waktu nya "


pemuda yang duduk di sebelah leon ikut memperkenalkan kan diri juga


" iya... Hai saya sera senang berkenalan


dengan mu "


jawab sera di mobil mereka sangat senang bercanda dan berbagi cerita mereka hanyut dalam situasi yang membahagiakan

__ADS_1


terutama sera di sangat senang tapi gadis itu tidak tau masalah akan menghampirinya


setelah regan tau sera ke puncak jadi sera berdoa saja ya semoga si singa ngga marah 🤭🤭🤭🤭


__ADS_2