
regan melihat natan sudah pergi meninggalkan rumah nya sekarang dia melihat sera yang masih terdiam karena sedang mengingat perkataan natan regan ingin menghampiri nya tapi dia masih takut jika sera akan menolak nya lagi
regan akhirnya kembali masuk ke dalam dia akan menunggu sera di dalam saja
regan langsung duduk di ruang tamu dia membuka laptop nya entah apa yang dia lakukan dengan lap top itu
setelah sera sudah mendapat jawaban dari hatinya sera masuk dia melihat regan sedang duduk serius sambil melihat laptop nya
sera memberanikan diri untuk bertanya hal yang membuat nya marah lagi
" ka... "
mendengar sera memanggilnya regan menghentikan aktifitas nya dia melihat ke arah istrinya yang sedang gugup
" katakan...!!!
mendapat jawaban tegas dari regan sera sungguh gugup di buat nya benar kata natan orang di depan nya telah banyak berubah
" saya ingin tau bagaimana kondisi clark... "
regan mengeluarkan semirik nya yang mengerikan mendengar nama clark di sebut
sera menelan ludah nya sera mulai berfikir apa regan akan melenyapkan clark seperti kata natan dia akan menyingkirkan siapa pun yang menghalanginya
" tenang saja dia masih hidup... "
regan melihat sera lega karena jawaban nya dia jadi melanjutkan perkataan nya
" kenapa... ? kau khawatir aku akan
membunuh nya "
sera kaget karena regan mengetahui isi pikirannya dan dia menggeleng kan kepala nya
" kau tidak bisa berbohong sera karena matamu mengatakan seperti itu dan kepala mu berusaha menutupinya "
sera mulai pasrah dia memang tidak bisa berbohong di depan regan
" bisakah kau melepasnya ?
" hahahaha.... kau yakin ingin dia terlepas dari morgan "
sera menganggukan kepala nya tanpa ragu
" kau pasti tau pasti akan ada syarat nya dan itu harus kau lakukan tanpa penolakan "
" katakan saja "
" kau harus di sisi ku seumur hidup mu apa pun yang terjadi kau di larang pergi dari tempat ini dan harus menuruti semua ke mauanku "
" apa...!!!
sera kaget mendengar permintaan regan yang panjang lebar kalau untuk menemani seumur hidup mungkin bisa di lakukan tapi di larang meninggalkan tempat ini berarti dia akan terkurung di sini tidak bisa ke tempat yang ingin di kunjungi nya dia juga harus menuruti kemauan regan iya kalo kemauan nya mudah
bagaimana jika kemauan regan yang aneh aneh sera jadi pusing memikirkan nya
" bagaimana kau sanggup menerima semua itu berikan jawaban mu jika setuju sekarang juga saya akan menelpon morgan "
__ADS_1
sera masih terdiam karena dia masih berfikir jawaban ini merupakan ke putusan yang tepat tidak regan melihat sera masih ragu dia mulai menghitung mundur
" tiga... dua... sat... "
" iya... iya... saya mau "
sera menjadi kelabakan karena dorongan dari regan akhirnya dia menyetujui semua persyaratan yang di berikan regan
sera tidak tahu memang ini rencana regan sejak awal itulah mengapa dia melarang morgan membunuh clark
sekarang regan mengambil smart phone nya
" morgan lepaskan clark sekarang juga kirim langsung dia ke Amerika bila perlu buat dia tidak bisa datang lagi ke sini "
" baik bos..."
sera kaget mendengar regan memberi perintah seperti itu menurutnya sangat susah bagaimana mungkin clark langsung di kirim ke Amerika memang nya paket dia kan manusia banyak prosedur yang harus di urus tidak bisa langsung pergi apalagi clark seorang pengusaha
" kau tidak percaya morgan dapat melakukan semua itu.. ?
" ah... per... percaya... "
sera menjadi gagap karena lagi lagi regan menebak nya dengan benar isi pikiran nya
" baiklah karena sudah selesai ayo kita ke ruang makan saya lapar "
regan pergi menuju ruang makan di sana sudah ada pelayan yang sedang menyiapkan makanan di meja sera mengikutinya dari belakang dia melihat sudah ada hidangan di meja makan
tapi melihat penampilan nya yang sedikit meragukan karena ada beberapa yang gosong serta berantakan
pelayan itu kasihan melihat nyonya nya di beri makanan seperti itu tapi mau bagaimana lagi tuan iblis nya yang meminta sera tau jika itu pasti masakan regan karena melihat penampilan nya dia tersenyum melihat makanan itu karena regan meluangkan waktunya untuk membuat makanan padahal dirinya tidak bisa masak
sera menggeleng dia segera mengambil makanan yang di masak regan benar tebakan nya rasa nya asin sekali tapi tetap di makan sera
" enak... terimakasih "
regan penasaran dengan masakan nya dia juga mengambil dan memakan nya satu detik... dua detik... tiga detik...
regan langsung meleleh makanan itu
" apa nya yang enak asin sekali....!!!!
buang ini semua ganti dengan yang lain...!!!
pelayan yang melihat regan marah langsung membawa makanan itu dan menggantinya dengan yang lain tapi sera masih memakan makanan yang tadi karena sudah di letakan di piring nya
regan langsung mengambil piring sera
" ka... jangan di ambil biarkan sera makan yang itu "
" kamu mau meledak ku begitu "
sera akhirnya menuruti kemauan regan sesuai kesepakatan dia harus menuruti nya
setelah selesai dengan drama makan nya sera sekarang berada di kamar dia sedang menyisir rambut nya karena habis mandi
hari ini regan pergi ke perusahaan nya karena sudah berhari hari tidak masuk dia juga ada pertemuan penting
__ADS_1
sera sungguh seperti tahanan sekarang meski hanya di lingkungan rumah saja tapi tetap saja dia tidak bebas bergerak
apalagi sekarang tuan mereka tidak ada di rumah jadi anak buah regan harus extra menjaga rumah itu takut nyonya mereka kabur lagi sera menuju balkon rumah melihat pemandangan dari sana sungguh indah sera melihat jalanan di luar sana tidak terlalu banyak orang lewat karena kawasan itu perumahan elit jadi tidak bisa menggosip
anak buah regan yang melihat sera sedang duduk manis di teras atas hanya bisa membicarakan nya dari bawah
" sungguh sempurna ciptaan Tuhan satu ini "
" siapa yang kau maksud... ?
" wanitanya bos kita lihatlah di atas sana "
orang yang tadi di ajak bicara melihat ke atas
" pantas saja bos kita kesetanan jika wanitanya hilang jika saya juga akan sama "
" kau benar dia tidak hanya sangat cantik tapi jago bela diri bos kita saja kewalahan menghadapinya "
mereka tertawa mengingat harus dengan bantuan kodok baru bisa melumpuh kan nya merasa lucu dengan tindakan tuanya itu
mereka tidak tahu jika perkataan nya di dengar oleh natan dia berdehem
" ehem... apa waktu kalian terlalu santai sehingga membicarakan bos kalian ?
" tuan natan maaf kan kami kami tidak bermaksud seperti itu "
" kali ini ku maaf kan pergilah "
" Terima kasih tuan natan "
natan melihat sera dia masih melamun di sana natan juga merasa kasihan dengan sera karena dia harus terkurung di rumah ini dia menghampiri sera untuk mengajak nya bicara
" sera... apa kau sudah memiliki jawaban nya ?
sera melihat natan dia mengangguk kan kepala dan menghela nafas nya
" hah... sera akan berusaha ka natan agar ka regan kembali seperti dulu "
" saya punya kejutan untuk mu ayo ikuti saya "
sera menurut dia mengikuti natan di belakang sera melihat mobil terparkir di depan rumah bukan mobil itu yang membuat nya senang tapi orang yang di dalam yang membuat nya senang
" sera....!!!!
" siren....!!!!
mereka berpelukan siren langsung memeluk sahabatnya mereka menangis bersama karena terharu akhirnya bisa bertemu kembali natan pergi meninggalkan mereka berdua karena ingin membiarkan mereka bercerita dan melepas rindu
dia juga harus bergabung dengan regan dan lukas yang sedang menjalankan rencana nya
berita di luar sana semangkin liar saja melihat kondisi sena Maria yang masih koma dan regan maupun rang tua nya tidak pernah datang untuk menjenguk sena padahal mereka saling kenal sekarang masyarakat semangkin memaksa regan agar segera menjenguk sena bila perlu langsung menikah saja
" regan kau jadi berita utama terus saya kira berita itu akan segera hilang tapi sudah berhari hari masih saja kamu ini sengaja membiarkan berita itu kamu tidak takut kalo sera akan lari lagi jika mengetahui gosip seperti ini "
" lukas diamlah kau tetap saja banyak protes lihat saja apa yang akan terjadi nanti "
" tapi ucapan ku benar regan... sekarang ayo kita bertaruh kita dengarkan apa yang akan di bicaran dobel S itu cepat kau aktif kan alat perekam nya... kamu jadi lelet sekali regan... "
__ADS_1
" kau saja....cepat pasang...!!!
lukas pasrah dia akhirnya yang memasang alat perekam karena regan sudah mulai memasang wajah kesal ternyata siren sengaja di datangkan untuk menjalankan misi untuk mendengarkan segala keluh kesah sera agar regan lebih tau lagi apa yang di inginkan wanita nya