
sera dan regan kini berada di tempat lucas mereka berdua hanya bisa melihat dari kaca
sera bersender di dada regan sedangkan tangan nya memeluk pinggang pria itu
sungguh pandangan yang membuat siapa pun yang melihat nya iri dengan pasangan ini
regan berulang kali mencium rambut gadisnya
" ka apakah orang tua lucas benar benar tidak peduli cobalah hubungi sekali lagi sera sungguh tidak tega melihat nya seperti ini "
" kau tenang saja dia tidak sendiri sekarang sebentar lagi si cerewet juga datang "
sera mendongak kan wajahnya karena mendengar omongan regan
" si cerewet... ?
" teman mu siapa lagi yang cerewet "
sera melepas pelukan regan dia menutupi mulut nya yang nganga tidak percaya
" siren... "
regan hanya mengangguk
" oh my GOOD sejak kapan ?
" bukan urusanku sejak kapan "
" iiissshhh nyebelin "
sera menepuk lengan regan mendengar jawaban nya seperti itu
ta lama orang yang di bicarakan mereka datang
" sera.... ????
aahhh... senangnya "
mereka berpelukan tidak peduli di mana berada alaupun sekarang di rumah sakit akhirnya suster pun menegur nya dan siren hanya tersenyum
" kalian ini seperti anak kecil saja "
regan yang sejak tadi melihat tingkah mereka dan hanya diam saja kini ikut bicara juga
" jangan dengar kan dia sera biar kan saja dia kan beda gaya dengan kita "
siren ingin membawa sera pergi tapi pemuda itu dengan sigap menarik sera ke pelukan nya gadis itu pun hanya geleng kepala
" sudah... sudah... kalian juga selalu seperti itu kalo bertemu ?
" sayang kamu membelanya ?
" sudahlah sera urusin saja iblis tampan mu itu selama kau hilang dia benar benar seperti iblis siapapun kena marah hhhiiiii "
" pergi sana...!!!
siren yang melihat regan mulai kesal jadi kabur masuk ke dalam untuk menjaga lucas
sera yang kesal dengan kekasih nya menggigit bahu regan dan pergi dari tempat itu
" aahhhh.... sayang tunggu jangan lari ya kamu "
regan berhasil menangkap sera dia pun memeluknya dari belakang regan langsung menggendong sera dengan posisi sera di bawah ketiak regan jadi gadis itu di samping pinggang dengan tangan regan mengapit nya
__ADS_1
" ka... jangan seperti ini memang sera anak kecil iihhh ka malu lah... "
" ini hukuman mu jadi Terima saja "
" hah... jadi hukuman nya sudah di ganti yah ?
regan menurunkan sera karena sudah sampai di parkiran mobil dia membisikan sesuatu di telinga sera gadis itu jadi merinding mendengar nya dan langsung masuk ke mobil
regan tersenyum melihat sera yang seperti itu dia senang menggoda sera mereka pun pulang menuju rumah di sana mama agata sudah menunggu nya
mereka tak mengetahui interaksi nya di dilat dari tadi oleh seorang wanita yang kenal kenal regan dia adalah karin masih ingat kan gadis penyanyi cafe yang lucas ajak kenalan
" siapa wanita itu kenapa bisa sedekat itu dengan nya apakah mereka saudara karena wajahnya sama seperti orang asia timur
yah mereka pasti bersaudara karena tidak mungkin sedekat itu masih ada peluang untuku "
karin tersenyum melihat pemuda yang di incar nya dia sudah menyelidiki ternyata dia bukan pria sembarangan dan terkenal tak tersentuh apalagi seorang wanita karin semangkin penasaran dia harus menaklukan nya apa pun caranya
dengan wajah nya karin pikir selama ini banyak pria langsung terpesona oleh dirinya karena memiliki suara merdu dan wajah cantik tentu nya
dia tak sengaja melihat regan di tempat itu karena gadis itu mau kontrol pita suaranya
tak terasa waktu yang di janjika regan pada Mr abraham telah tiba malam ini regan dan sera akan menghadiri pesta itu akhirnya pemuda itu bisa menepati janjinya pada Mr abraham akan datang dengan pasangan nya
malam ini regan terlihat lebih tampan dari biasanya karena tidak ingin sera tergoda oleh yang lain
dia tau betul tempat seperti itu akan banyak pengusaha muda dan sukses seperti dirinya
jadi dia harus berdandan semaksimal mungkin supaya sera tetap memandang nya
karena dia juga yakin sera pasti jadi pusat perhatian dan banyak pria hidung belang yang menginginkan nya
tak lama gadis itu turun dia sudah siap menemani regan ke pesta
" bagai mana penampilan sera cantikan ? siapa dulu yang dandanin mamah... "
mama agata menepuk lengan regan dan berbicara seperti itu dia sengaja karena putranya jadi ling lung
regan pun sadar kembali
" oh.. sayang kamu cantik sekali memakai ini tak sia sia mama milih nya sampe berjam jam "
" jadi mamah yang pilih bajunya ?
" iya kenapa?
" tau gitu regan langsung bakar tadi "
" enak aja baju mahal di bakar "
" regan tidak jadi pergi ya perut regan mules aduh... sakit... ini bener loh ngga bercanda "
" apa... aduh sayang kamu harus di obati segera tidak papa tidak jadi dateng yang penting kamu tidak kenapa napa "
" iya nih... aduh... sakit banget.. "
melihat tingkah regan seperti itu mama agata punya ide agar regan terjebak dengan kata kata nya dia tau putra nya bersandiwara itu cuma alasan nya saja karena dia tidak mau sera di lihat siapapun
" sayang....sera biarkan regan mama yang rawat kamu pergi saja yah mewakili keluarga aditama tidak enak kan sudah janji masa di batalin gitu aja
" tapi mah... ?
" sudah sana pergi nanti di antar pak eko saja "
__ADS_1
regan mendengar rencana mama nya jadi panik enak saja berangkat sendiri itu lebih bahaya
seketika dia jadi sehat kembali
" jangan...!!!
saya sudah sembuh ko udah ngga sakit "
" tapi tadi kamu ke sakitan bener kata mamah saya saja yang per
" udah jangan banyak bicara ayo jalan "
regan langsung menggandeng tangan sera menuju mobilnya
mama agata tertawa melihat semua itu
"enak saja ratu drama mau di kibulin oh... tidak bisa hahahah.... "
bu inah yang melihat majikan nya seperti itu jadi bingung sendiri
" ibu kenapa to yo bahagia sekali liat anak nya menderita ckckck... "
regan dan sera sudah di dalam mobil dari tadi pria itu kesal dengan mama nya
dia tau pasti orang tua nya sengaja menyuruh sera pergi sendiri agar dia membatalkan rencana nya
" ka nanti di sana jangan tinggalin sera yah ini pertama kali sera datang di acara seperti ini dan suasana di sana membuat sera gugup "
" kau tenang saja saya tidak akan melepaskan tangan ini "
regan menunjukan tangan nya yang dari tadi memegang tangan sera dia lalu mencium tangan itu sambil membawa mobilnya
mereka pun sampai di tempat acaranya regan dan sera bergandengan tangan untuk menemui si empunya acara sepanjang jalan mereka jadi pusat perhatian banyak yang bertanya tanya
siapa wanita yang di bawa oleh tuan regan aditama seorang pengusaha muda yang anti wanita
dia bahkan menggandeng tangan nya wanita itu sungguh cantik dan pesona sangat kuat
sera jadi risih melihat semua ini gadis itu memegang lengan regan dengan keras bahkan hampir meremas nya
regan menyadari gadisnya sedang gugup dia pun mengusap tangan sera agar tenang semua pasti baik baik saja
" wah... siapa ini yang datang... ?
akhirnya yang di tunggu muncul juga "
" selamat ulang tahun Mrs abraham semoga sehat selalu dan bahagia selamanya "
regan berbasa basi sebagai ucapan selamat dan memberikan hadiah pada nya
" terimakasih tuan regan atas kedatangan nya dan doa nya istri saya pasti senang mendengarnya "
" iya trimakasih karena sudah mau datang
eh... siapa dia cantik sekali duh anak tante pasti senang bisa berkenalan "
mendengar istrinya bicara seperti itu Mr abraham hanya berdehem supaya istrinya jangan membicarakan itu melihat muka regan sudah kesal
" eehemmmm.... mami ini bicara apa dia kan pasangan nya tuan regan karena papi yang menyuruh nya datang dengan kekasih nya "
" oh... maaf tuan regan saya pikir kalian saudara maafkan saya ya "
" iya tidak papa Mrs tidak perlu khawatir iya kan sayang... ?
__ADS_1
mendengar sera memanggil sayang regan jadi senang dia pun tidak memerlihatkan wajah kesal lagi akhirnya mereka melupakan kejadian tadi regan mengajak sera berkeliling sebenarnya dia juga malas berada di sana harus berinteraksi dengan banyak orang biasa nya ada lucas dan natan yang menemani nya dan sebagai tameng nya kini sua teman nya sedang terkena musibah