Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 16 PPD


__ADS_3

regan masih memegang tangan sera


mereka pun melewati mahasiswa yang sedang menjalankan " MOS " terakhirnya


mereka melihat regan membawa sera langsung mingir memberikan jalan


sementara sera terus berontak berharap bisa lepas dari cengkraman regan


" ka regan, lepas... ka tangan sera sakit "


mendengar perkataan sera regan tetep saja berjalan ta menghiraukan kata kata nya dia sudah di kuasai oleh rasa marah karena menurut nya sera tadi berpelukan dengan lucas


" sseerraaaa...!!!!


regan berhenti mendengar ada yang memanggil nama sera ternyata dia adalah leon


pasalnya tadi leon sedang buang air kecil jadi tidak liat siapa yang bawa sera dia hanya melihat dari belakang


" Hai... mau bawa kemana sera lepas ngga...jadi cowok jangan kasar dong....!!!!


regan pun tambah emosi mendengarnya sementara sera, sudah takut melihat raut wajah regan


dia harap harap cemas pada teman nya


leon, berharap leon baik baik saja


cemas dengan situasi seperti ini


melihat mereka berhenti leon langsung menghampiri nya untuk menghadang


" minggir "


satu kata yang keluar dari mulut regan membuat leon ciut dia baru tau siapa yang bawa sera setelah berharap hadapan dengan nya


" oh... silahkan "


jawab leon sambil membungkukan badan nya serta tangana satu di belakang dan satu lagi di dada


mirip seperti penjaga tamu VVIP


yang mempersilahkan tamunya masuk


" apa... ??? leon tolong saya "


yang di minta tolong hanya menggeleng kan kepala


sera tambah syok di buat nya


regan menarik sera kembali, membawa gadis itu ke belakang kampus


tempat di mana dia menyuruh sera menangkap kodok


" ka kenapa ke sini ? sera ngga mau di sini "


gadis itu tau tempat itu banyak kodok nya sera semangkin berontak dia pun langsung menggigit tangan regan

__ADS_1


" aahhhh.... seerrraaa kenapa kamu suka sekali menggigit "


regan pun melepaskan cengkraman nya


" salah sendiri sera udah bilang ngga mau di sini


kenapa masih saja tarik tangan saya hah... biar nanti di rumah sera akan bilang sama hhhmmmm... hhhmmm... "


gadis itu ta jadi melanjutkan kan bicara nya


karena regan langsung membungkam bibir sera dengan ciuman


dia sudah ta tahan denganya karena sejak tadi gadis itu terus buat kesal


" hah.. hah... kak... hhhmmm "


sera mendorong regan karena kehabisan nafas


tapi regan mencium lagi bibir sera


sepertinya dia sudah kecanduan dengan


bibir gadis itu


sera memukul mukul dada regan


tapi apa daya sera hanya seorang gadis tentu saja dia kalah


gadis itu pun mulai menangis dia jadi teringat


kejadian dulu saat masih di turki


regan merasa bersalah tadi dia kaget melihat sera menangis


regan pun langsung menghentikan aksi nya dan memeluk sera


gadis itu jadi semangkin kencang menangis nya


" kamu jahat.... hhuuuaaaaa saya benci kamu hhhuuuaaa jahat... jahat... "


sera menangis didalam pelukan regan sambil memukul dada regan


" iya iya saya jahat kamu boleh pukul di mana pun kamu mau, gigit juga boleh sepuasnya tapi maafkan ka regan ya "


regan pasrah dengan perbuatan sera nanti dia khilaf karena cemburu akhirnya regan melakukan yang selama ini di tahan nya


" mau kan maafkan ka regan ? kaka janji tidak akan melakukan nya lagi kecuali sera yang minta "


mendengar perkataan regan sera jadi berhenti nangis dan melihat ke arah regan


" janji... jangan seperti tadi sera takut


di sini juga banyak kodok bagaimana kalo dia loncat ke sini "


regan tersenyum mendengar jawaban sera

__ADS_1


" maksud ka regan apa


kalo sera minta sendiri ? percaya diri sekali kalo sera minta di cium "


" jadi ngga mau nih ya udah ka regan cium yang"


sera langsung menutup mulut regan dengan tangan nya


" jangan coba coba cium wanita lain "


" jadi sekarang udah maafin ka regan nih "


sera hanya menganggukan kepala


regan pun kembali memeluk sera


" Terima kasih sayang "


regan mencium rambut sera gadis itu tersenyum di dalam pelukan regan


" oiya kenapa sera menangis apa kah ada yang sakit "


regan langsung memeriksa tangan sera di lanjut bibir sera yang tadi di cium nya tapi itu membuat sera salah tingkah mengira regan akan mencium lagi gadis itu pun langsung mundur


" tenang saja, ka regan kan sudah janji kalo


sera ngga minta ka regan ngga akan


melakukannya lagi "


sera jadi malu sendiri sampai wajah nya merah dan itu di sadari regan


" ko mukanya merah, kaya kepiting rebus "


regan senang menggoda sera karena sera tambah imut dengan muka seperti itu


" enak aja... mana ada engga yah muka saya ngga kaya kepiting "


sera cemberut regan tertawa melihat nya


" hahahaha iya iya muka sera paling cute dari semua kepiting "


" iihhh... tu kan ngeselin jawabnya "


regan kembali memeluk sera melihat gadis itu merajuk


" iya seraku paling cantik dari gadis mana pun sampai sampai ka regan ngga bisa berpaling selama belasan tahun "


sera terkejut mendengarkan perkataan regan dia pun ingin memastikan nya


" bohong ngga mungkin sera ngga percaya "


regan memegang tangan sera dia mulai menatap matanya dengan tatapan penuh cinta


" tadinya saya akan marah dan bersikap dingin kepadamu karena sera meninggalkan ka regan di sini tapi tetep ngga bisa karena rasa sayang saya lebih besar dari ego ini "

__ADS_1


sera tersentuh oleh pengakuan regan gadis itu ta menyangka regan masih menunggunya


dia semangkin yakin dengan perasannya sebenarnya sera sudah terpesona dengan regan tapi dia tidak mau mengakuinya karena gadis itu blm tau kalo dia regan


__ADS_2