
sera sekarang berada di kamar kali ini dia sedang berfikir tindakan apa yang harus dia lakukan
sera mengamati keadaan sekitar sungguh penjagaan yang begitu ketat
sepertinya regan sungguh menambah anak buah nya lagi kali ini
" sialan...aku harus keluar dari sini bagaimana pun cara nya "
sudah sera putuskan dia akan kabur dari rumah ini sera mulai melompat dari balkon di saat anak buah regan mulai lengah
dia berjalan mengendap endap sesekali bersembunyi di balik tembok
tinggal selangkah lagi sera hampir sampai menuju tembok belakang rumah dia sedang mengamati nya apakah diri nya bisa melewati tembok itu dia di kaget kan dengan suara penjaga
" nona....apa yang anda lakukan di sini sebaik nya segera masuk kembali "
sera membalik kan badan nya dia melihat orang itu hanya sendiri sera mengikuti perintah nya perlahan sera melangkah kan kaki nya di ikuti penjaga itu di belakang
tanpa aba aba sera berbalik langsung melayangkan tendangan nya ke arah kepala orang itu hingga mengakibatkan nya langsung pingsan
sera tersenyum mengejek dia sangat puas akan tindakan nya wanita itu segera melompati tembok itu dan
" hap.. "
akhirnya sera berhasil melewatinya dia sudah keluar dari tempat itu dan menepuk nepuk tangan nya yang kotor
" tidak ada yang bisa menghalangiku untuk pergi dari sini "
setelah mengatakan itu sera segera berlari secepat mungkin agar tidak dapat di kejar mumpung keberadaan nya belum di ketahui
sekarang regan sedang ada di gedung yang besar dengan dekorasi yang indah semua mata akan terpesona akan tempat itu di sana akan di adakan acara pernikahan
regan sedang memakai jaz nya dia berdiri di depan cermin sungguh penampilan nya sangat tampan siapa pun akan meleleh melihat nya di saat dia sedang melihat dirinya natan datang
" regan apa kamu sungguh akan melakukan nya "
mendengar ucapan natan regan hanya diam saja natan kembali bertanya lagi
" kamu sungguh yakin dengan ke putusan ini ? kamu tidak takut jika dia akan semangkin membencimu "
" hah... natan kau berusaha menggoyahkan keinginan ku ? jangan harap...!!!
" hah.." natan mendesah sebelum melanjutkan perkataan nya
" baiklah... kau sudah siap "
regan hanya mengangguk dia melangkah kan kakinya keluar menuju acara pesta itu di sana sudah kumpul semua dia tersenyum melihat semua orang melihat ke pada nya
itu sungguh senyuman yang tulus untuk pertama kali nya ke pada seseorang selain sera dan mama nya untuk sementara regan lupa akan sera dia tidak tau kalo dunianya sedang kabur
setelah pelarian nya yang lumayan memakan waktu sekarang sera sudah sampai di tempat tujuan nya dia melihat banyak orang berdatangan di tempat itu
__ADS_1
ternyata sera mendatangi tempat di mana di adakan acara pernikahan itu
sungguh dia sangat sakit melihat nya tapi sera harus kuat dia akan melihat regan yang terakhir kalinya
perlahan sera masuk dia mengamati semua yang ada di sana hatinya hancur ternyata semua orang yang sera kenal ada di sana dia melihat natan dan keluarga kecil nya bahkan lukas dan siren sahabat nya hadir di sana
semua orang tampak bahagia dia juga melihat regan sedang berbicara dengan seseorang dengan penuh canda tawa karena sera melihat regan tersenyum pada nya
" kalian semua sungguh bahagia tanpa ke hadiran saya... baiklah saya juga akan bahagia
tanpa kalian "
sera tersenyum kecut dia perlahan menghapus air mata nya di saat sera ingin berbalik pergi ada suara yang memanggilnya
" sera...!!!
" deg... deg... "
jantung sera berdetak kencang dia mematung dan menghentikan langkah nya
serta memejamkan mata sambil mengepalkan tangan nya dalam hati sera dia merutuki ke bodohan nya karena datang ke tempat ini
" bodoh... kenapa saya datang ke sini ayo sera kamu kuat tunjukan pada nya kamu
baik baik saja "
sera berbalik dia melihat siren dan tersenyum ternyata yang memanggil dirinya adalah siren semua mata tertuju pada sosok sera termasuk regan dia kaget melihat sera ada di sini
jantung nya berdegup kencang dia sungguh gelisah melihat sera perlahan mendekati nya siren yang melihat sera akan menghampirinya segera berlari dia memeluk sahabat nya
sera melepaskan pelukan siren dia tersenyum pada sahabat nya sebelum berbicara
" siren bisakah kau memberiku jalan dulu ada yang ingin ku sampaikan pada nya "
kepala sera mengarahkan ke ragan siren yang paham langsung menyingkir dia memberikan jalan untuk sera
regan semangkin gugup sungguh dia jadi goyah melihat sera kembali tapi dia harus bisa menahan nya kali ini
di saat sera hampir dekat dengan regan dia melihat artis sena Maria keluar dari ruangan sebelah dengan kursi rodanya di dampingi asisten nya dia sangat cantik walaupun sedang sakit sera tersenyum getir dia berbalik menatap regan lagi
" semoga kau selalu bahagia maaf kan saya yang tak sempurna lagi dan kotor
saya hanya ingin mengucapkan terimakasih atas cintamu yang pernah singgah di hidupku kamu adalah pria yang pertama dan terakhir yang akan ku cintai selama hidupku dan selamat atas pernikahan mu semoga kamu mempunyai keluarga yang bahagia kali ini "
regan masih diam seribu bahasa mendengar perkataan sera dia jadi bingung apa maksud nya dia bertambah kaget ketika sera mencium bibir nya di hadapan semua orang yang ada di sana
sera merasakan tak ada balasan ciuman dari regan karena dari tadi pria itu diam saja akhirnya menyudahi perbuatan nya dia melanjutkan perkataan nya lagi
" itu adalah ciuman terakhir dan perpisahan "
sera tersenyum dan berbalik pergi meninggalkan regan di sana yang masih kaget atas tindakan sera melihat sera semangkin jauh regan mengeluarkan semirik nya dia langsung berlari mengejar sera
__ADS_1
semua tamu undangan yang ada di sana dan melihat tindakan yang di lakukan sera menjadi kaget dan bertanya tanya
" siapa wanita itu berani sekali mencium tuan regan ?
" siapa dia ingin mencari mati rupanya "
" sayang sekali wanita secantik itu akan bernasib tragis "
itulah beberapa perkataan yang mereka bicarakan apa lagi setelah melihat seorang regan aditama langsung mengejar sera
sera yang tersenyum getir berusaha kuat dia tetap berjalan tak memperdulikan omongan orang lain tiba tiba saja dia kaget karena badan nya melayang ada yang membopong nya
" aaahhhhh.....!!!! sera berteriak kencang
" siapa yang menyuruh mu pergi hem... "
" regan.... turunkan saya "
" apa maksud perkata' an mu siapa yang akan menikah ?
" hah... bukan kah kamu akan menikah lagi "
mendengar perkataan wanita nya regan menurunkan sera dia menarik hidung nya karena gemas sendiri
" apa kamu tidak baca nama
pengantin nya di sana ?
regan menunjukan nama pasangan yang akan menikah hari ini ternyata sari dan miko
sera langsung kaget dan malu sekaligus lega karena yang menikah bukan regan
" jadi.... yang menikah sari....!!!!
regan tersenyum karena berkat rencana nya dia tau isi hati sera yang masih mencintainya
sebenarnya regan sudah tau keluh kesah sera berkat rekaman yang di buat siren dan lukas kemaren setelah sera curhat pada siren
karena itu memang rencana mereka dari awal yang pertama gagal akhirnya siren dan lukas melanjutkan rencana nya lagi
" kau tidak boleh menarik perkataan mu yang tadi ingat kau sendiri yang memulai nya jadi saya tidak akan pernah melepaskan mu lagi "
" lagi.... ? sera masih bingung dari arti lagi
" sebenarnya saya hampir melepas mu karena saya tidak mau kamu menderita hidup dengan ku yang terkurung di penjara cinta ku ini tapi dengan perkataan mu yang tadi saya jadi tau kalo kamu juga menyukai penjara cinta yang ku buat hanya untuk mu "
sera langsung memukul mukul dada regan karena kesal tapi regan malah memeluk nya dia tersenyum mendengar perkataan sera
" jahat.... kamu jahat... hik... hik... aku benci kamu... hik... hik... kamu membuatku takut "
" sssstttt iya saya jahat jadi kamu mau kan memaafkan ka regan kamu boleh menghukum ka regan semaumu hem... "
__ADS_1
mendengar itu sera langsung mendongak kan kepala dia melihat pria nya sangat tampan regan juga melihat sera mereka sungguh merindukan masa seperti ini
entah sejak kapan ciuman yang mereka rindukan akhirnya terjadi mereka tak memperdulikan orang lain lagi ciuman yang penuh cinta dan kerinduan dari keduanya