Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 26 PCPD


__ADS_3

sera sudah pulang dari kampus dia sudah tidak sabar bertemu mama agata dan meminta ijin


sudah sera putus kan bahwa dia tidak akan memberi tahu regan


percuma pasti jawabnya " Tidak "


padahal gadis itu ingin sekali melihat puncak ma'lum dia memang belum kemana pun sejak menginjakan kaki di Indonesia


rasa penasaran nya lebih besar dari pada rasa takut regan marah


" bi... mama mana ?


tanya sera setelah melihat bi inah sedang nyapu


" eh... mba sera sudah pulang "


" iya bi... sekarang mama mana ?


tanya gadis itu ta sabar


" ada di taman mba se... "


gadis itu langsung lari ta memedulikan bi inah


yang belum selesai bicara


" kesambet setan apa ya ko mba sera tumben tumbenan maen lari saja "


setelah mengatakan itu bi inah pun melanjutkan nyapunya


benar kata bi inah mama agata ada di taman


lagi menyiram bunga nya


sera langsung memeluk dari belakang


" mah... mamah sayang...boleh yah minggu ini sera ke puncak sama temen "


gadis itu mengeluarkan rayu anya agar di turuti


" ada mau nya ajah bilang sayang lah cantik lah memang kemaren tidak cantik hem "


mama agata pura pura ngambek


" hehehe mamah selalu cantik ko bahkan paling cantik dari para mama, bener sera ngga bohong "


" b' arti mama amanda kalah cantik dong "


pancing mama agata dia ingin tau jawaban sera apa


" kalo itu beda lah "


gadis itu tersenyum sebelum melanjutkan


perkata anya


" mama agata mama tercantik sedang kan mama amanda mama ter anggun hehehe... "


jawab sera asal berharap rayuan nya berhasil


" boleh yah mah... plis... "


sera menempelkan ke dua telapak tangan nya dan menampilkan wajah se imut mungkin dan itu membuat mama agata luluh juga


" hah... jangan memasang muka seperti itu mama tidak tahan, baiklah pergi bersenang senang bersama teman mu "


mendengar jawaban mama agata sera kembali memeluk nya


" aahhh... Terima kasih mama ku yang cantik dan baik hati "

__ADS_1


" sudah sudah mama ngga bisa nafas kamu meluknya terlalu kencang "


" hehehe.. sory... "


" kamu berangkat nya kapan "


tanya mama agata lagi


" lusa mah besok masih ada mata kuliah sebentar sih cuma 2 jam


setelah itu sera bebas hhhhmmm tapi mah sera baru balik lagi minggu sore "


" iya ngga papa yang penting kamu bisa jaga diri


ingat jangan mudah percaya sama orang yang baru di kenal "


" iya sera selalu ingat nasehat mama"


meraka berdua masuk ke dalam rumah


karena hari sudah sore dan hampir gelap mama agata mulai mempersiapkan semua untuk makan malam


sedang kan sera langsung masuk ke kamarnya dan membersihkan kan dirinya


lucas menyusul natan dan regan ke kantor karena pemuda itu sudah bosan dengan para gadisnya


" pantas saja di kampus ngga keliatan batang hidung nya ternyata di sini dari tadi "


" kenapa tuh muka udah kaya krupuk mlempem


baru datang udah marah ngga jelas "


perkataan natan membuat lucas tambah kesel


" enak saja wajah tampan begini di samain sama krupuk "


" udah Terima saja kalo wajah mu hanya sebatas krupuk "


" kalian berdua ini senang sekali mengolok


olok ku aaahhhh... aku butuh hiling "


lucas akhirnya menyerah juga berdebat dengan natan dan regan


" pergilah... jangan lupa ajak semua pacar mu biar hiling mu tambah seru "


saran natan mendapat lemparan pulpen dari regan dan hanya di balas tertawa oleh nya


" trimakasih....saran mu tidak akan pernah ku pakai


itu hanya menambah pusing kepala ku


yang ada mereka berantem "


jawab lucas dengan nada kesal


regan dan natan pun tertawa oleh tingkah lucas yang seperti itu


lucas melanjutkan bicaranya lagi


" sampai kapan kalian di sini....hari mulai gelap ngga suntuk apa yang di liatin kertas terus "


" kamu boleh pergi "


regan menjawabnya dengan suara datar


" mulai lagi mode es nya... cafe yu ? di sana ada yang baru loh... ayolah.... pokok nya saya ngga mau pergi kalo kalian ngga ikut pergi titk "


natan pun akhirnya bicara

__ADS_1


" bisa diem ngga kamu ini melebihi perempuan saja cerewet nya


kalo mau kami ikut duduk diam dikit lagi selesai ok... "


" ok... "


jawab lucas sambil tangan nya memberikan kode diam 🤫


mereka pun melanjutkan pekerjaan yang tertunda tadi dan lucas hanya diam dia pun mengambil smartfhone nya untuk mengisi diam nya itu


di ruang keluarga sera dan mama agata sedang menonton TV


tadi setelah makan bersama mama agata mengajak sera nonton acara ke sukaan nya agar gadis itu tidak bosan


" mah ka regan ko belum pulang ? gimana ya tadi pertemuannya sukses tidak


sera ikut tegang mah "


" ssssstttt jangan omongin itu mama jadi inget lagi kan duh... ikutan tegang jadi nya


papa mana lagi ngga biasanya blm pulang jam segini "


" sabar mah... sabar bentar lagi juga pulang "


sera menjawabnya sambil mengelus pundak mamanya


" nah... tuh... mah suara mobil datang ayu mah liat "


mendengar suara mobil datang mereka pun bergegas menyambut nya dan bersiap dengan kabar apapun nantinya


" papah ko baru pulang gimana pah pertemuannya apa kata regan pah "


mendengar pertanyaan istrinya papa regan hanya bisa membuang nafasnya


" pah... gimana... ? ko muka papah seperti itu lemes amat gagal ya pah "


mama agata ikut lemas juga, melihat wajah istrinya seperti itu papa regan jadi kasihan


" hahahaha muka mama lucu banget sih tenang aja mah semua aman "


" hah... maksudnya.... papa ngerjain mama gitu


iiihhhh awas ya rasakan ini rasakan... rasakan... "


mama regan jadi kesal karena suaminya berhasil mengerjainya dia pun mencubit lengan suaminya berkali kali tapi tetep yah cubitan sayang


jadi ngga sakit


" ah... mah... udah...udah dong iya papa salah maaf yah mah heemmmm ngomong ngomong


mama hari ini cantik sekali deh "


" bearti kemaren mama ngga cantik gitu...hari ini saja cantiknya "


" ngga donk di mata papa mama selalu cantik bener papa ngga bohong


biarpun di makan usia mamah tetep mempesona


I love you mah "


papa regan menggoda mama agata yang di goda hanya tersipu malu


tapi tentang perasaan nya memang pria dewasa itu besungguh sungguh di keluarga aditama memang terkenal sangat setia dan


hanya mencintai satu wanita saja


maka ta heran regan seperti itu hanya cinta kepada sera sampai rela menunggu belasan tahun hanya untuk cintanya


melihat semua itu sera jadi membayang kan tingkah regan tenyata dia mirip papa nya suka menggoda dan sangat setia

__ADS_1


__ADS_2