
di pagi hari seisi rumah di kaget kan dengan teriakan regan dari dalam kamar nya
" aahhhh..... kecoa... kecoa... sseeerrraaa...!!! awas kamuuuu "
tadi saat regan hendak berganti pakaian dia di kejutkan dengan keberadaan kecoa di atas baju nya jadi lah seperti ini
regan pun berlari ke luar di sana dia melihat orang tuanya sedang tertawa bersama sera melihat itu regan langsung menghampirinya
" seeeraaa sini kamu awas ya jangan lari "
regan pun mengejar sera
" ach... mama... tolong sera ka regan mau tangkep sera cepat halangin ma "
sera langsung bersembunyi di balik badan mama regan
jadilah mereka seperti sedang bermain ular ularan yang ketangkap jaga
" sudah lah regan itukan hanya kecoa mainan "
mama regan pun buka suara
" sebenernya anak mami siapa sih regan apa
sera "
regan pun pura pura merajuk sebenarnya dia senang melihat orang tuanya tertawa
karena dia sadar selama ini mama nya kesepian di rumah sendiri
hanya bi inah yang menemani nya. karena dia dan papa nya sibuk mengurusi pekerja'anya
sekarang ada sera pasti suasana jadi lebih hangat
" kamu sih jarang pulang sekarang anak mamy jadi sera deh "
papa regan yang dari tadi diam saja ikut angkat suaranya. regan hanya berdecak saja
" weekkkk "
sera hanya menjulurkan lidah dan memeluk mama regan serta berbicara padanya
" itu belum seberapa ya di bandingan kamu yang suruh saya tangkap kodok mana harus besar lagi "
" . suka suka saya lah "
regan pun balas perkataan sera
" mahhh liat tuh ngeselin kan jawaban nya "
sera mengadu pada mama regan
melihat itu regan menarik sera dan gantian memeluk mama nya sambil berkata
__ADS_1
" ini momy saya ya kamu jangan peluk peluk "
sera pun tidak mau kalah dan memeluk lagi mama agata jadilah mereka seperti teletabies berpelukan
" sampai kapan kalian seperti itu ngga liat jam berapa sekarang "
papa regan hanya memberikan intruksi
regan dan sera langsung melepaskan pelukan nya
" enak saja peluk peluk ini kan cintanya papa hanya papa yang boleh peluk "
semua yang mendengar perkataan papa regan jadi melongo dan tertawa bersama pagi itu suasana rumah penuh warna
akhirnya sera sampai juga di kampus dengan wajah yang di tekuk
pasalnya tadi di jalan sera di turun kan dari mobil regan
dengan alasan tidak mau ada yang tau kalo mereka serumah padahal hampir sampi
sera melihat regan sudah sampai duluan dan sedang duduk dengan temannya
" enak sekali dia sudah duduk manis di situ "
sera hanya bergumam tak lama dia melihat seorang gadis menghampiri regan dan ikut gabung dengan nya
" siapa dia akrab sekali, jangan jangan gara gara dia regan nurunin saya di jalanan, karena ngga mau ketauan sama perempuan itu "
" sedang apa berdiri di sini "
tanya siren
" eh.. kaget, siren kamu udah kaya setan Indonesia aja apa tuh namanya ya kung kung "
pertanyaan sera membuat siren tertawa
" hahaha kung kung apaan tuh saya baru tau ada setan Indonesia kung kung "
" iihhh itu datang ta di jemput pulang ta di antar "
" itu jelangkung sera bukan kung kung, tapi kamu liatin siapa sih dari tadi, sampai ngga tau saya dateng "
siren pun melihat apa yang sera liat tapi sera langsung menariknya agar menjauh dari tempat itu
" ngapain kamu tarik saya ke sini, malu yah takut ketauan kalo kamu lagi perhatiin mereka "
siren pun menggoda sera yang salah tingkah
" ngga yah, mana ada "
sera langsung memaling kan mukanya takut ketauan siren, karena sebenernya perkataan siren bener ada nya
" seneng banget ya jadi celin "
__ADS_1
mendengar siren mulai cerita sera langsung membalikan wajah nya ke arah siren penasaran dengan kelanjutan nya
" jadi namanya celin "
sera hanya bergumam tapi masih bisa di dengar siren gadis itu pun tersenyum dia berhasil memancing sera bicara
" yah celin banyak yang iri sama dia terutama perempuan contoh nya kita "
sambung siren lagi
" kita... kamu aja saya ngga tuh "
" ah yang bener terus siapa ya tadi yang
penasaran "
siren menggoda sera lagi dia senang melihat tingkah sera seperti ini menurutnya menggemaskan sekali wajah sera ini
dia cemberut tanda sedang ngambek
" iya iya kamu ngga dech, tapi bener loh banyak yang iri sama celin, soalnya hanya dia satu satu nya perempuan yang bisa mendekati ka regan kamu liat kan "
siren mengarahkan kepalanya kepada celin yang sedang asik ngobrol dengan 3 laki laki pujaan kampus
" biasanya ka regan akan langsung mengusir siapa saja yang dekat dengan nya kecuali orang orang itu mereka bertiga "
sera masih mendengarkan siren bercerita
karena memang ada yang benar dari perkataan teman nya
dia melihat sendiri regan menyuruh pergi gadis yang tiba tiba ikut duduk dengan nya
dengan aura yang menakutkan
.
" oh iya saya lupa mau nanya dari kemaren, bukanya ka regan juga jalan sama kamu ? ayo cerita ko kamu bisa bareng ka regan, aahhhh.... temanku hebat juga nanti kenalin ke saya jughhhmmm "
sera langsung membekap mulut siren karena teriakan nya dan tidak berhenti bicara sera mulai was was banyak yang melihat ke arah nya
" hhmmm... hhmmm hah.. hah... sera kamu mau bikin saya ngga bisa nafas "
" hussss jangan keras keras liat tuh di liatin "
" hehehe sory "
di saat dua gadis itu sedang berdebat mereka di kejutkan dengan suara teriakan seorang pemuda yang memanggil nama sera
sontak kampus jadi heboh di buatnya karena mereka penasaran apa yang akan di lakukan pemuda itu
termasuk regan dia jadi emosi melihat semua itu
kira kira apa yang akan di lakukan regan yaaa
__ADS_1