Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 17 PCPD


__ADS_3

celin masih gelisah karena regan dan gadis tadi yang bernama sera belum juga datang


dia melihat ke arah pintu masuk berkali kali


" nanti juga meraka datang tunggu saja "


natan berusaha menenangkan celin dia tau sejak tadi gadis itu terus gelisah


" sampai kapan babak pertama sudah selesai bahkan waktu istirahat saja hampir habis "


" celin ini saya makan ya....sayang di anggurin "


perkataan natan mengagetkan celin


" jjaanngggaaannn.... ini regan punya kamu di larang keras memakan nya "


celin langsung mengambil makanan yang hampir di makan lucas dan langsung di masukan ke dalam taperware


" pelit minta secuil saja masa ngga boleh "


" secuilnya kamu itu hampir habis "


jawab celin lagi sambil memukul nya


peluit tanda permainan akan di mulai pun berbunyi


mereka masuk ke tempat pertandingan lagi


sementara orang yang mereka bicarakan sedang asik sendiri


" sera ka regan ngga bohong tentang perasaan ini


rasa sayang ini serta cinta ini,


kamu janji akan selalu kirim kabar,


ka regan terus menunggu kabar mu tapi ta pernah ada kabar "


" hehehe itu sera lupa, lagian kan sera masih kecil jadi wajar dong kalo lupa " itu alasan sera saja


" oh... jadi begitu masih kecil "


sera menganggukan kepalanya sambil menunjukan ekspresi seimut mungkin


regan gemas dia langsung menggelitik sera sehingga gadis itu langsung tertawa


" hahaha ka udah... udah... ampun iya sera salah "


regan pun menghentikan nya dia melihat seranya tertawa sangat cantik membuat semakin cinta regan jadi teringat pertanyaanya yang belum di jawab


" sera bolehkah ka regan bertanya kenapa sera tadi nangis maafkan ka regan sekali lagi kalo menyakiti sera ?


gadis itu hanya menggeleng


" sebenarnya waktu ka regan mencium seperti itu membuat sera mengingat masa lalu jadi bukan karena ka regan tapi karena ciuman nya yang hhhhmmm sedikit kasar hehehe"


" maksud kamu waktu kamu di Turki kamu pernah di lecehkan begitu "


sera hanya mengangguk dia jadi takut karena regan menampilkan aura yang menakutkan

__ADS_1


lebih menakut kan dari tadi


" ka jangan marah maafin sera karena ciuman pertama sera bukan milik r


ka regan hik.. hik...hik... "


sera langsung memeluk regan dan menangis lagi gadis itu takut kalo regan akan meninggalkan nya setelah tau semua


" tapi kaka jangan khawatir dia hanya memaksa ciuman sera karena ayah selim langsung datang bersama polisi "


sera masih menjelaskan pada regan sambil menangis


dia pun terisak gadis itu tidak tau kalo saat ini regan sedang mengepalkan tangan nya


dia bukan marah pada sera


tapi pada dirinya sendiri karena dia tidak bisa melindungi gadis nya


kenapa orang tuanya tidak memberi tau kabar sepenting ini


" katakan di mana orang itu sekarang "


" ka regan tenang saja dia sudah masuk penjara lagian dia di Turki "


sera masih saja menangis melihat itu regan memeluk sera lagi


" maaf... maaf kan ka regan yang tidak bisa berbuat apa apa dan membuat sera mengingat kejadian itu lagi , pasti sera sangat takut kan waktu itu "


sera mengangguk dan sudah tidak menangis lagi dia senang regan tidak marah padanya


" bolehkah ka regan menghapus kenangan buruk itu "


regan harap harap cemas dengan permintaanya takut sera tidak mau


mendengar jawaban sera, regan mulai memajukan wajah nya


dengan perlahan dia mendekatkan bibirnya pada bibir sera regan mencium sera lagi


kali ini dengan lembut penuh cinta


sera yang melihat itu memejam kan matanya dan mulai merasakan ciuman regan


sera pun mengikuti yang regan lakukan dengan membalas ciuman nya


" hah... hah..."


sera mulai kehabisan nafas dan melepaskan ciuman nya dia pun mulai membuka suaranya


" ka.. ini berhasil sera lupa akan kejadian itu "


gadis itu senang akhirnya dia bisa menghilangkan rasa trauma dan langsung memeluk regan


" kamu suka "


sera langsung mangguk mangguk


" jadi kalo suka ngga marah kan


kalo tadi di ulang lagi "

__ADS_1


" hah... maksudnya "


" tadi yang barusan kita lakukan "


sera jadi malu mukanya langsung merah dan memukul regan


" iihhh.... nyebelin... "


" hahaha boleh yah "


" nggak "


" lagi yah... yah... "


" iihhh nggak yah udah jangan di lanjut lagi sera malu "


sera hanya menutupi mukanya dengan tangan. regan gemas melihat sera seperti itu


dia pun mengambil tangan sera dan menciumnya


" iya udah, jadi... sekarang kita pasangan kan "


regan bertanya pada sera untuk memastikan.


sera tambah salah tingkah di buatnya, akhirnya


mereka pun pergi meninggalkan tempat itu, menuju teman nya yang dari tadi menunggu ke datangannya


" ka regan boleh sera minta sesuatu "


" apa pun pasti ka regan berikan, sebutkan apa mau sera "


" hhhmmm sera ngga mau kita sebagai pasangan di ketahui yang lain dulu "


" kenapa... ? apa sera malu dengan ka regan "


" bukan itu alasan nya, tapi sera ngga mau di musuhin satu kampus terutama para wanita sera belum siap, plis.. yah "


regan menghela nafas nya dan menjitak kepala sera


" itu hanya akal akalan mu kan bilang saja kamu takut penggemarmu berkurang iya kan "


" iissshhh penggemar apa sera ngga mau banyak penggemar


cukup satu penggemar yang sera mau yaitu ka regan "


mendengar itu regan senang mau ta mau dia pun menuruti keinginan sera


" ka regan pegang kata kata kamu jika kamu melanggar siap siap kena hukuman "


" ko gitu sih "


" mau tidak kalo ngga mau yaudah batal


perjanjian nya "


" siapa bilang ngga mau deal "


regan pun mengajak sera untuk melihatnya bertanding basket

__ADS_1


mereka masuk ke arena pertandingan basket di mulai


celin melihat regan datang tersenyum senang tapi hanya sebentar karena dia melihat sera ikut datang juga bersama regan kira kira apa yang akan di lakukan celin


__ADS_2