
pagi ini aktifitas kembali seperti semula semua orang pada sibuk dengan pekerjaan nya masing masing
hari ini jam mata kuliah sera agak siang jadi gadis itu masih santai di rumah
sekarang sera sedang duduk di taman dengan mama agata diam diam dia sedang berfikir tentang ajakan siren untuk tinggal di apartement
" mah... hhhmmm ngga jadi dech... "
" iissshhh... kau ini bikin mama penasaran saja
ayo mau ngomong apa "
" tapi janji jangan marah yah... "
" tuh kan bikin tambah penasaran saja.. "
" janji dulu kalo ngga mau ya udah ngga jadi "
" iya mama janji "
mendengar itu sera senang dia pun menarik nafas nya dulu lalu membuang nya sebelum berbicara
" sera ingin tinggal di apartement bareng siren mah boleh yah... ?
" apa...!!!
memang kenapa sera ingin pindah apa mama selama ini membuat sera kesal sehingga sera ingin pergi atau sera sudah tidak sayang lagi sama mama huhuhu... "
mama agata hanya bisa menangis sebenar nya pura pura nangis melihat itu sera jadi bingung
tapi dia tetep berusaha membujuk lagi
" mah dengerin sera dulu apartement itu jarak nya deket dengan kampus
jadi akan menghemat waktu, sera janji kalo pas wekend akan datang ke sini sera juga ingin mandiri dan satu lagi sera janji akan menjaga diri dan
tidak akan melakukan yang aneh aneh
plis... boleh yah "
sera menunjukan wajah imut nya berharap di kabulkan
mendengar penjelasan itu membuat mama agata
menyerah untuk menahan sera tetap tinggal
" baiklah kamu harus hati hati biar nanti mama saja yang memberi tau keluarga sera di Turki "
" Terima kasih mah "
sera langsung memeluk nya dan ingin tau kabar keluarganya di sana
" mah bagaimana kabar orang tua sera di sana ?
" kamu tenang saja semua baik baik saja ko "
" benarkah... kalo begitu sera boleh telepon mereka dong ?
" itu... nanti dulu belum waktunya "
mendengar itu sera jadi lesu mama agata tidak tega mendengar nya
" kamu tenang saja semua masih aman terkendali nanti mama akan kasih tau kalo sera sudah boleh telepon
sekarang kamu bersiaplah sebentar lagi berangkat kuliah "
__ADS_1
" iya mah sera bersiap dulu "
mama agata bingung harus berkata apa pada gadis itu
sebenar nya orang tua sera sedang ada masalah tapi regan melarang nya bicara
karena dia takut gadis itu akan langsung pergi ke turki usaha papa selim sedang alami krisis finansial
itulah mengapa regan melarang memberi tahu sera biar masalah ini pemuda itu saja yang atasi
regan yakin dengan kemampuan nya pasti bisa
sebenar nya ini ada hubungan nya dengan emir pemuda itu bukan
orang sembarangan makanya dia sudah bebas
dan sedang mencari sera
dia juga yakin ini ulah nya itulah mengapa regan takut sera pergi ke turki
karena itu akan berbahaya
sera sudah ada di kampus sepanjang jalan gadis itu merasa risih karena orang orang melihat nya dengan tatapan aneh
gadis itu pun mempercepat langkah nya
"sera... "
itu suara siren dan sera berhenti untuk menunggu teman nya itu
siren langsung menarik tangan sera agar pergi dari tempat itu
" kenapa kamu menarik ku siren memang nya
ada apa ?
" why... ???
" sebagian dari mereka marah sera karena kamu jadi pelakor...!!!!
" what.... ???? mmmm pelakor itu apa ?
gadis itu bingung karena dia kan memang pindahan dari turki jadi belum banyak tau bahasa anak sekarang
siren pun menepuk kojidat nya karena lupa
" aduh saya lupa kalo kamu bule
pelakor itu perebut laki orang "
" hah... perebut siapa ? saya ?
apa nya yang direbut ?
gadis itu pun masih bingung dan tambah bingung sekarang masalah nya orang siapa
" iiissss kau ini berita kamu pacaran sama ka regan udah tersebar
dan mereka marah karena kamu merebut ka regan dari celin
selama ini yang mereka tau celin pacarnya ka regan karena hanya dia yang selalu nempel "
" apa ? jadi pelakor itu maksud nya begitu
enak saja siapa yang pelakor !!!!
__ADS_1
sera pun jadi emosi mendengar nya mereka tidak tau saja di balik wajah cantik sera ada iblis
yang selalu melindungi nya
" saya kesel tau mendengar mereka berkata kalo kamu pelakor ini lagi si iblis ganteng kemana bukan nya klarifikasi malah ngga keliatan batang idung nya "
" siren ka regan ngga ke kampus dia sedang di perusahaan kata nya akhir akhir ini perusahaan dalam masalah "
penjelasan sera membuat siren tau sekarang kenapa dari tadi tiga cogan itu ngga muncul
muncul
sebenarnya regan sedang menangani perusahaan papa selim yang sedang colaps
tapi yang sera tau malah sebalik nya itu semua karena inisiatif pemuda itu sendiri
" ini semua gara gara ban micellin
pake acara sakit lagi ingin mencari simpati sepertinya "
" ban.. micellin ?
" ban micelin ya celin lah siapa lagi... "
" hahahah... siren hobi kamu mengganti nama orang ya lucas jadi kulkas sekarang celin jadi disamain sama ban ?
sera ta habis pikir dengan teman nya ini banyak sekali bahasa baru gara gara perkataan nya
" habis nya saya kesel sama mereka ya udah saya ganti namanya saja hehehe... "
" oh iya siren ngomongin lucas saya jadi inget kamu harus hati hati dengan nya dia sedang merencanakan kan sesuatu pada mu "
" hah... mau apa si kulkas "
sera hanya mengangkat bahunya
pertanda tak mengerti
mereka pun menghentikan pembicaraan nya dan segera masuk ke kelas karena melihat dosen
pembimbing sebentar lagi tiba
di tempat regan sekarang dia sedang bersama natan dan lucas sedang sibuk dengan
pekerjaan nya
" natan coba kamu cek lagi file yang ini, saya ingin memastikan nya "
perintah regan pun segera di laksanakan pemuda itu dengan serius dia pun menelitinya
" seperti dugaan mu ada penyusup di perusahaan papa sera lihat ini
di sini tertulis jumlah pengeluaran hanya 1 milyar tapi sebenarnya 1 trilyun "
" bagus tidak salah saya memilih kamu "
" gila gimana tidak colaps perbedaanya jauh dari 1 milyar menjadi 1 trilyun bayangin 1 trilyun...!!!!
lucas yang mendengar penjelasan natan ikut emosi di buat nya
" regan apa kamu yakin bisa membantu masalah ini sedangkan jarak kita jauh kamu harus ke sana langsung regan tidak bisa hanya dari sini "
penjelasan natan membuat pemuda itu bingung ingin dia pergi ke turki tapi masih khawatir meningalkan sera
pikiran nya melalang jauh ke depan
__ADS_1
karena ini pasti tujuan nya supaya datang ke sana entah itu sera atau orang yang melindungi sera