Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 31 PCPD


__ADS_3

pagi pun tiba suasana puncak begitu dingin membuat siapapun malas untuk keluar


mereka masih menikmati tidurnya dengan selimut yang tebal


tapi tidak untuk gadis satu ini justru dia bangun pagi karena sudah tidak sabar untuk menikmati udara pagi yang sejuk


gadis itu sudah pasti sera


dia tau udara pagi bagus untuk paru paru


apalagi yang hidup nya di perkotaan perlu udara seperti ini


sera pergi keluar sendiri di saat yang lain masih tidur sebagian masih lelah juga


gadis itu sampai di tempat tujuan dan langsung menghirup udara setelah itu di hembuskan


sambil menutup matanya


kegiatan itu terus di lakukan berulang ulang


hingga seseorang datang membisikan sesuatu


di telinganya


" ada kodok di kaki kamu "


dengan suara yang pelan tapi tetap membuat gadis itu takut


sera langsung membuka matanya dan berteriak


" aahhhh.... kodok... di mana.... cepat buang"


gadis itu langsung lompat di tubuh pria itu sera tidak peduli lagi yang penting kodok nya pergi


" aku tak akan membuang nya itu


hukuman mu "


mendengar suara itu sera langsung membuka matanya dia tau suara siapa itu


" ka... ka regan ko di sini hehehe "


ya pemuda itu regan


karena tempat nya menginap tak jauh dengan tempat sera berada


dia ingin menemui sera saat semua nya masih tertidur


alam semesta pun memihak nya dia melihat sera keluar sendiri dari tempat itu


jadilah regan mengikuti gadis itu


regan ingin melihat apa yang akan di lakukan kekasih nya


dia pun membiarkan sera pergi dan mengawasinya dari jauh hingga muncul ide untuk mengerjainya


" kenapa... "


tanya regan dengan ekspresi datar


sera tau sepertinya regan sedang marah gadis itu pun mencari ide agar bisa di maafkan


" hhhhmmm tidak papa "


sera ragu menjawab perkataan regan dia perlahan mendekati regan dan


" cup... "


sera mengecup bibir regan hanya mengecup ya jadi cuma sebentar


gadis itu ingin kabur tapi regan langsung menangkap nya


" ingin kabur... hemmmm "


sera perlahan mundur sambil menggeleng kan


kepala


tapi regan masih memegang tangan sera dan menarik nya agar mendekat


" lalu kamu kira dengan seperti tadi

__ADS_1


akan di maaf kan "


gadis itu jadi mati langkah dan jantung nya berdetak karena regan mendekat kan wajah nya


" ka... mau apa "


" menurut mu jika seperti ini mau apa "


regan bertanya balik belum sempat gadis itu menjawab regan sudah mencium bibir sera


dengan ganas dan lama


" ha.. hah... ka... "


sera ingin protes tapi regan tak memberi ruang untuk bicara


ciuman yang tadinya ganas berubah menjadi lembut


kini gadis itu malah hanyut oleh ciuman regan dan mengikuti permainan nya


setelah selesai dengan perbuatan nya dahi regan menempel pada dahi sera dia juga ke habisan nafas


" huh... kalo seperti ini saya tidak tahan lagi dan akan menerkam mu sepertinya hukuman ini


di tunda dulu "


mendengar ucapan regan sera langsung mencubit perut regan karena kesal


apa apa an hukuman seperti itu


" aahhh... sayang kamu suka sekali menyentuh ini


tenang saja semua ini milik mu


kamu bebas melakukan apa pun "


mendengar perkataan regan sera jadi malu sendiri muka nya sudah merah


regan senang menggoda gadis itu


" iiihhhh... sera sudah takut kalo ka regan


marah tau "


" hahahah kamu lucu banget sih "


regan langsung memeluk sera sebelum melanjutkan perkataan'nya


" saya tidak bisa marah pada mu sera karena kamu hidup ku saya hanya kecewa saja


kenapa kamu tidak memberi tahu kalo ingin ke puncak hhhmmm "


mendengar perkataan regan sera mendongakkan kepala nya sambil berkata


" apa ka regan akan memberikan ijin ?


" tentu Tidak "


" iiihhhh.... nyebelin kan jawaban nya "


sera mencubit regan lagi tapi pemuda itu berlari menghindari nya


jadilah mereka saling mengejar


" sera tunggu... dengar dulu


maksud ka regan tentu tidak jika saya ngga ikut


jadi pasti di ijinin asal ka regan ikut


" kenapa ngga ngomong dari tadi sera jadi cape kan ngejar ka regan "


" salah siapa blm selesai bicara main cubit "


sera akhirnya duduk karena lelah regan pun menghampiri nya dan duduk bersama


mereka tidak tau jika tindakan nya di lihat oleh seseorang dan itu membuat nya syok ternyata gadis yang selalu regan bicarakan memang ada


orang itu natan dia melihat regan keluar dengan mengendap endap seperti pencuri


jadi natan mengikuti nya

__ADS_1


dia penasaran apa yang akan di lakukan teman nya pagi pagi seperti ini


natan fikir omongan regan hanya bualan saja tentang dia sudah memiliki orang yang di cintai


dan dia pikir itu cuma alibi regan saja untuk menolak celin selama ini


kini dia tau dan melihat nya sendiri perlakuan regan pada sera dan apa tadi mereka berciuman


sangat lama


natan merasa bersalah pada regan apalagi


kemaren dia memaksa teman nya agar


memaafkan celin dan bersikap seperti dulu


membiarkan celin tetap di sekitarnya


" regan... maaf kan aku ,selama ini saya sudah salah duga


tenang saja regan mulai sekarang kau ta perlu di pusingkan tentang masalah celin "


setelah mengatakan itu pada diri sendiri natan langsung pergi dari tempat itu


dia sudah bertekad akan melindungi sahabat nya


dari para wanita di luaran sana yang


menginginkan regan


" ka... nanti kalo bertemu teman sera jangan bersikap dingin ya... ? "


sera berharap permintaan nya bisa di Terima


" kenapa ?


kamu kan tau selama ini saya tidak terbiasa dengan mereka "


" ka cobalah... kaka harus bersosialisasi dengan yang lain demi sera hhhmmm"


sera berusaha membujuk nya


dia tidak tau kalo otak licik regan sedang bekerja


" jika saya melakukan itu apa hadiah nya "


" hadiah... hhhhmmm ka regan mau apa


tapi jangan mahal ya


takut duit sera ngga cukup "


" bukan hadiah barang sera ka regan ngga mau kalo itu ka regan bisa beli sendiri "


" trus apa ? jangan macam macam ya... "


sera mulai was was gadis itu pun jadi kesal


" tenang saja ka regan cuma minta satu macam


nanti temani ka regan makan malam dengan Mr abraham


jadi... buang jauh jauh pikiran kotor mu "


" heheheh... sory


lagian sera kan harus berjaga jaga


ngga salah kan "


mendengar alasan sera regan senang


itu tandanya sera memang bisa menjaga diri dan bukan gadis lemah


mereka pun pergi dari tempat itu dan sera


bersiap menghadapi pertanyaan


teman nya terutama siren


sedang kan regan mempersiapkan mental nya untuk membaur bersama orang orang

__ADS_1


selain natan dan lucas


__ADS_2