
regan terus mencari sera sendirian dia penasaran kenapa lucas belum juga memberi kabar
di telepon pun tidak di angkat
" sedang apa si lucas iissss... susah sekali dia di hubungi
sinyal nya ilang ilang lagi
coba saya cek GPS nya mudah mudahan bisa
sambil berjalan dia pun melacak keberadaan lucas melalui HP nya
pemuda itu sampai juga di lokasi dia melihat anak buah nya sedang beradu dengan Peter
regan pun membantunya
" tuan regan biar saya saja yang di sini lebih baik anda menolong tuan lucas dari tadi belum juga keluar saya khawatir pada nya "
regan langsung pergi menolong teman nya itu dia melihat pemandangan yang buat nya naik pitam
di sana lucas sedang terkapar tak berdaya banyak luka tusukan di perut nya
" lucas....!!!!
bertahan lah plis... tenang saja bantuan sebentar lagi datang
saya sudah menghubungi polisi mereka dalam perjalanan "
" reegaaannn... ma.. aaf "
" stop...!!!
jangan banyak bicara "
regan menekan perut lucas supaya darah nya tidak terlalu banyak keluar melihat teman nya seprti itu dia jadi sangat marah walupun sempat berselisih paham tapi mereka sudah bersama cukup lama
" pergi... bawa se... ra... kem... bali
tinggalkan saya !!!
" sudah saya bilang stop... jangan bicara luka mu akan terbuka "
tak lama anak buah regan yang tadi berkelahi di luar masuk sedangkan Peter sudah kabur duluan
" tuan biar saya saja yang melakukan itu sebentar lagi bantuan datang lebih baik tuan kejar mereka yang sudah kabur "
" joenatan.....!!!!
kau akan Terima akibat nya
kuserah kan lucas padamu bawa dia keluar dari sini cepat...!!!
mereka membawa lucas untuk di beri pertolongan hari hampir pagi saat itu
regan mengejar joe yang membawa sera bersama nya lucas juga sudah di tangani
kini natan membawa celin bersama
wanita itu sudah sadar
mendengar regan pergi sendiri pemuda itu khawatir dengan nya dia pun mengejar regan
dan celin memaksa ikut jadilah sekarang mereka berdua semobil bersama
" celin kau tidak apa apa ?
wanita itu mengangguk tanda baik baik saja
" jika kau tidak nyaman beritahu aku, apa sebaik nya kau ku tinggal saja di sini bersama lucas ?
__ADS_1
" saya mau ikut natan saya harus ikut saya juga khawatir pada mereka plis ijin kan saya ikut "
natan tak tega akhirnya mereka melanjutkan perjalanan nya dia melihat mobil regan terparkir di jalan dan ada mobil satu lagi tapi posisi mobil itu kacau semua seperti habis berbenturan
natan segera menepikan mobil nya dia berlari menuju mobil regan dan mencari keberadaan orang itu
dari mobil satu ke mobil satunya lagi dia tidak menemukan siapa pun di dalam nya
" kemana mereka semua "
natan ingin berkeliling mencari mereka dia akhirnya menghampiri celin
" celin kau di sini saja saya akan berkeliling mencari mereka ?
" aku ikut "
" celin...!!!
" natan aku harus ikut kalo tidak kamu tidak akan melihat ku lagi "
" terserah kau saja "
natan pergi dari sana pemuda itu sudah menyerah membujuk wanita itu sekarang terserah mau nya apa sebenarnya ada niat tersembunyi celin
dia ingin melihat ke hancuran regan dan memastikan sera mati jadi bagaimana pun caranya dia harus ikut
natan akhirnya menemukan mereka dia melihat regan dan joenatan sedang berkelahi di tangan joe ada pisau yang tadi di pakai saat melawan lucas mereka berdua sama sama dalam kondisi kacau
sedangkan sera gadis itu tergeletak tak jauh dari mereka dan masih tertidur
" menyerah saja joe kau sudah kalah... ?
" hahaha dalam mimpi kau tidak lihat cermin sebaiknya kau saja yang menyerah "
" menyerah sekarang hukuman mu akan sedikit di kurangi tapi jika tidak kau akan menerima lebih parah lagi joe "
mendengar itu regan muali emosi dia menunjukan kemarahan nya
" apa yang kau lakukan pada nya hah...!!!
" hahahah dia tidak akan terbangun walau pun saya menciuminya dan memeluknya apa pun yang aku lakukan pada nya dia tidak akan bangun jadi kau tau maksud ku regan... "
" joe kau harus mati...!!!
regan benar benar sudah hilang kendali mendengar ucapan joe dia pun mulai memukuli nya dengan membabi buta
joe sempat melawan tapi dia kalah juga regan sudah kesetanan
sekarang joenatan pun menyesal memprovokasi regan kalo saja natan tidak datang pasti dia sudah mati dengan mengenaskan
" regan stop... berhenti sekarang regan...!!!
kau bisa membunuh nya...!!!
sebentar lagi polisi datang jadi berhenti...!!!!
regan tidak menggubris natan dia seakan tuli dia menancap kan pisau yang di pegang joe tadi pada tubuh yang sudah tergeletak
regan ingin melakukan nya lagi tapi natan langsung memegang tangan nya dia berharap kata kata nya yang ini di dengar
" regan....!!!
stop... kau tidak lihat sera di sana.... ?
lihat lah dia dari tadi tidak bergerak biar saya yang mengurus joe ok...
mendengar nama sera pemuda itu langsung sadar dia menoleh melihat tubuh sera
regan pun menghampiri dan langsung memeluk tubuh itu
__ADS_1
" sera... sayang bangun hey... jangan seperti ini bangun "
regan menggoyang goyang kan tubuh sera dan menepuk nepuk pipi nya berharap gadis itu bangun
tapi tetap saja tak ada pergerakan regan histeris
melihat tubuh kekasih nya seperti ini dia memeluk erat tubuh sera seolah olah akan ada yang mengambil
" sayang... ku mohon bangunlah hik... hik... jangan buat ku takut... kumohon sera....!!!
natan melihat teman nya seperti itu pun berinisiatif memeriksa sera karena gadis itu ada yang aneh seperti meninggal tapi badan nya terlihat biasa saja tidak pucat dan kaku malah seperti putri tidur
celin yang melihat regan terpuruk hati nya senang dia berfikir sera sudah mati
akhirnya dia tersenyum puas karena sera mati dan regan seperti itu
" regan tenanglah biar ku periksa dulu "
regan pun menurut dan melepaskan pelukan nya membiarkan natan memeriksa karena natan sedikit tau masalah memeriksa denyut nadi
" dia masih hidup regan.... hanya denyut nadi nya lemah kau tak perlu khawatir "
mendengar sera masih hidup celin tidak Terima sera harus mati dia melihat pisau tergeletak dan segera menyembunyikan nya di belakang punggung nya
" benarkah natan dia masih hidup ?
" iya sekarang kau bawa dia ke rumah sakit agar di periksa secara rinci
dan mengapa dia bisa seperti ini "
regan membopong tubuh sera dia ingin pergi menuju mobilnya celin yang melihat regan akan pergi dia langsung berlari menuju regan
" regan... !!!
kau tak boleh pergi...
celin menuju regan yang sedang membopong sera dia mengarahkan kan pisau itu pada tubuh sera
melihat arah tujuan celin regan menghindar akhirnya dia yang terkena goresan di lengan nya
" aahhh... celin.. kau.. "
melihat regan yang berteriak dia jadi kaget karena yang kena bukan sera dan pisau masih di pegang olehnya celin ingin melakukan aksi nya lagi
regan sudah bersiap dengan apa yang celin lakukan nanti
tapi kali ini bukan regan atau sera yang kena melainkan natan pemuda itu menjadi tameng untuk regan biarlah dia saja yang terkena
" natan...!!!
regan berteriak dia melihat semua teman nya tak berdaya tadi lucas sekarang natan
belum lagi sera yang seperti itu
celin yang melihat natan yang terkena pun jadi syok dia jatuh ke bawah dan menangis
" natan... kenapa kau menghalangi nya ? hik... hik... natan maaf "
celin ingin memegang natan tapi polisi datang dan melihat banyak yang terluka di situ dan polisi itu melihat pisau yang di pegang celin
akhirnya wanita itu pun di bawa ke kantor polisi natan dan joe serta sera di bawa ke rumah sakit
regan tidak mau berpisah dengan sera di dalam mobilpun dia hanya ingin bersama sera padahal kondisi regan sama seperti yang lain dia juga mempunyai luka di lengan nya yang masih mengeluarkan darah
baju nya juga penuh darah akibat ingin menolong lucas dia sempat menutupi luka lucas dengan tangan nya
jadi penampilan regan tak kalah berantakan selama perjalanan dia memegang tangan sera padahal perawat yang semobil bersama nya sudah membujuk pemuda itu agar lengan nya di obati dulu dan jawaban regan hanya ' Tidak perlu '
kini mereka semua sedang menuju rumah sakit untuk mendapat pertolongan
__ADS_1