Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 66 PCPD


__ADS_3

sera dan siren selesai menerima materi kuliah nya kini mereka keluar dari ruangan itu


mereka berbincang sambil berjalan


" sera hari ini ada pertandingan renang ayo kita ke sana melihat lumayan membuat imun naik "


" sejak kapan melihat lomba renang jadi


imun naik ?


" ckckckc melihat roti sobek kan bisa membuat imun naik sera... "


" itu kamu ya saya tidak "


" ayolah temani saya hhhemm mumpung tidak ada si biang es itu "


siren langsung menarik tangan sera agar mengikutinya wanita itu pun mau tak mau harus ikut


sampai di sana sera jadi teringat dia pernah di suruh jaga regan berenang waktu itu sangat sepi berbeda dengan sekarang suasana nya ramai penonton


dia dan siren memilih tempat duduk yang lumayan bagus untuk melihat pertandingan di sana sudah bersiap beberapa atlit yang akan melompat masuk di depan sera seperti biasa banyak wanita yang berteriak histeris


" ya ampun coba setiap hari ada lomba seperti ini saya tidak akan pernah melewati nya untuk menonton "


" iya saya juga "


" eh... kalian denger tidak kabar nya celin sudah pindah kuliah loh...!


" pantas saja saya sudah tidak melihat nya lagi syukurlah dia itu sok cantik gaya lagi mentang mentang deket dengan ka regan ka natan dan ka lukas "


" ngomong ngomong apa kabar nya ke tiga cogan kampus kita mereka sekarang sudah jarang datang ya...


sera dan siren hanya mendengarkan mereka berbicara dan menjadi tertarik setelah mereka membahas suaminya


dia menajamkan lagi telinganya


" iya mereka sebentar lagi lulus "


" sayang sekali padahal saya belum pernah liat ka regan buka baju nya "


mereka tertawa dan tidak menyadari si pemilik alias pawang regan ada di belakang

__ADS_1


" iya.. ya... ka lukas aja pernah pas dia mengganti baju nya karena basah di saat lomba basket


ka natan juga sama saat ikut berpartisipasi lomba renang


cuma ka regan saja "


" jangan harap bisa melihatnya mendekatinya saja bulu kuduku merinding hhiiii "


sera ingin tertawa tapi masih bisa menahan nya mereka pikir suaminya hantu sampai harus merinding


" iya saya juga merinding... tapi itu daya tarik nya dia itu pangeran iblis tapi banyak yang ingin bersama nya "


sekarang siren yang ikut berbicara tapi hanya berbisik pada sera


" sera suamimu banyak julukan nya ya biang es arogan iblis tampan dan sekarang pangeran iblis ckckckc... "


" diamlah....ssssttttt "


sera melihat ada atlit yang tenggelam karena mengalami kram kaki karena jiwa sosial sera tinggi dia berlari ingin menolong nya padahal di sana ada petugas yang menjaga kolam renang sudah pasti bisa renang


" sera....!!!!


siren melihat sera berlari dia ikut berlari dan menarik tangan nya agar berhenti tapi dia terlalu kencang menarik akhirnya sera hampir jatuh kalo saja tidak ada tangan yang menangkap nya


mereka sama sama terjatuh tapi posisi sera di atas wanita itu langsung berdiri


" maaf... saya tidak sengaja "


" ti...tidak apa "


siren datang menghampiri nya dia merasa bersalah pada sera


" sera maaf kan saya sungguh saya tidak bermaksud saya tadi hanya ingin menghentikan mu supaya kamu tidak usaha menolong nya karena di sini sudah ada petugas jaga nya "


sera melihat orang yang tenggelam tadi benar saja apa yang siren katakan dia sudah di tolong


" hey... kau mahasiswa baru ya.. ?


siren yang baru melihat pemuda tadi akhirnya bertanya


" I.. iya saya new... eh baru "

__ADS_1


" kau pindahan dari mana eropa Amerika apa.. "


" bagaimana kau tau "


siren tertawa gadis itu sungguh manis saat tertawa sementara sera memperhatikan pemuda itu seperti pernah bertemu tapi di mana ?


" karena bahasa mu masih kaku tapi okelah untuk pemula dan matamu berwarna tidak seperti orang Indonesia yang memiliki mata hitam "


pemuda itu merutuki dirinya dia lupa kalo matanya tidak memakai soflen dia hanya tertawa


" hahahah.... kau seperti detektif saja "


saat sera ingin memastikan nya dan mendekat untuk melihat matanya pemuda itu langsung gugup dia cemas


" sera ayo kita pergi acaranya sudah selesai kita keasikan bicara jadi tertinggal "


" iya... oh... iya terimakasih tadi sudah menolongku saya sera ini temanku siren kau sendiri siapa nama mu ?


siren menepuk jidat nya karena baru sadar dari tadi bicara belum tau nama nya


" ya ampun saya lupa lagi berkenalan "


" tidak papa saya saya samir kalo begitu saya pergi dulu senang bisa berbicara dengan mu dan saya minta bantuannya kalo ada yang belum saya ketahui "


" baiklah sampai jumpa "


mereka berpisah dan pergi menuju tempat masing masing samir senang karena langkah pertama untuk dekat dengan nya berjalan sempurna


sera masih ada perasaan mengganjal di hati nya tapi dia sendiri tidak tau apa hanya kurang sreg saja dengan samir


ternyata samir belum pergi pemuda itu masih melihat sera dari jauh dia mengepalkan tangan nya menahan amarah


dia melihat regan datang menjemput istrinya mereka berpelukan seperti baru ketemu saja


" beby girls ku biarkan kau lepas tapi di saat kau kutangkap persiapkan dirimu aku tak akan mengampuni mu "


melihat sera sudah pergi dia berbalik pergi meninggalkan tempat itu


pemuda itu adalah emir dia menyamar penampilan nya berubah total rambut klimis memakai kacamata dan ada tompel hanya saja dia tadi lupa memakai soflen


kini pasangan suami istri itu sedang menuju rumah tapi sera tidak mau pulang dia ingin ikut ke kantor regan karena di rumah sepi dia akan kembali menangis lagi karena teringat orang tuanya

__ADS_1


regan hanya mengikuti keinginan istrinya


__ADS_2