
di depan pintu kamar rumah sakit
seorang pemuda masih berdiri dia enggan masuk tapi sudah berjanji mau tak mau dia pun akhirnya masuk yah pemuda itu regan tadi
setelah mengantar sera dia langsung menuju rumah sakit
" huh... kita lihat ada apa di dalam "
regan membuang nafasnya dia tidak khawatir pada celin
melainkan penasaran apa yang akan terjadi
pintu kamar terbuka dia melihat ada natan dan lucas yang sedang membujuk celin
" ada apa "
tanpa basa basi regan langsung bertanya
" regan akhirnya kau datang "
jawab natan
" kau yang suruh "
mendengar ucapan regan lucas hanya geleng geleng kepala jawaban apa itu
tak ada basa basinya
" iisss... kau ini ngga ada yang lebih panjang lagi apa jawaban nya "
lucas pun ikut angkat suara
" ada... mau denger ?
lukas dan natan pun menunggu
lanjutan dari kata kata nya
" hhhooaammm saya ngantuk kepala saya pusing "
regan menguap menunjukan kalo dia sedang ngantuk
mereka berdua pun melongo dengan jawaban nya
celin yang membelakangi mereka
dan mendengar semuanya ikut tersenyum
regan mau datang artinya dia berhasil
walaupun harus ada drama dulu
kini gadis itu sedang merencanakan sesuatu
" ya... salam "
__ADS_1
lucas menepuk jidat nya sendiri sedangkan natan hanya diam saja dia merasa bersalah
" tidurlah sebentar di sini nanti saya bangun kan waktunya pulang "
pintar natan
regan pun merebah kan badan nya di sofa
karena dia memang lelah setelah tadi bertanding Basket kepala nya pun terkena bola
dia juga harus mengantar sera dari kantor menuju rumah trus sekarang di sini
niat hati ingin berduaan dengan sera sambil istirahat di kantor
malah di ganggu teman nya
" lucas saya minta tolong belikan makanan di luar saja di sini makanan nya tidak enak "
pinta celin setelah mendengar regan akan tidur di sini dia pun membalikan badan nya dan melihat regan memang sedang tertidur pulas
" kamu mau makan apa "
" hhhmmm sate saja ya "
" sate....? saya harus beli di mana ini rumah sakit kantin di sini mana ada sate "
" kamu beli di trotoar jalan kan banyak yang jualan "
" berarti saya harus keliling dong "
celin menganggukan kepalanya lucas pun hanya bisa pasrah dan pergi dari situ
kapan saya pulang ? lagian kan ngga terlalu parah hanya lecet sedikit
saya juga bisa berjalan walau pun sedikit pincang "
celin berharap natan juga pergi sehingga hanya dirinya dan regan yang ada di dalam kamar itu
" kamu harus nginep sehari saja celin, agar kamu tidak banyak gerak dulu "
sebenarnya natan berat meninggalkan celin dan regan bersama dia perfikir apa yang akan di lakukan celin
" hik... hik... hik... saya hanya ingin cepat pulang "
melihat celin menangis natan jadi luluh
dia pun menuruti ke inginannya
" ssssttttt sudah jangan nangis iya saya keluar sebentar ya tanya dokter nya "
" iya "
celin senang rencana nya berhasil dia akhirnya bisa berdua dengan regan
perlahan gadis itu turun dari tempat nya dia berjalan menuju regan yang sedang tertidur
__ADS_1
di lihat nya wajah yang buat dia ta bisa berpaling dari yang lain
perlahan tangan nya terangkat mengelus rambut regan dan beralih mengelus wajah regan pandangan nya pindah ke bibir regan perlahan dia mendekat kan wajah nya
" maju sedikit lagi kamu tinggal nama "
celin terlonjak kaget karena suara regan sebenarnya pemuda itu memang mau tidur
tapi tidak jadi karena mendengar suara celin menyuruh lucas dan natan keluar
dia ingin tau apa yang akan di lakukan celin padanya
dia diam saja saat tangan celin menyentuh rambut dan wajah nya
tapi tidak saat gadis itu ingin mencium bibirnya
karena itu ' sera punya ' dia sudah berjanji hanya sera yang boleh menciumnya
" celin... "
saat natan masuk dia di kaget kan dengan keadaan celin yang duduk di lantai sedangkan regan masih dengan posisi tertidur
" kamu kenapa bisa disini ayu bangun "
natan memapah celin berdiri tapi dia curiga pada regan apa yang dia lakukan sampai celin ketakutan seperti itu
" hhhoooammm lukanya ngga parah, saya pulang "
regan pura pura bangun tudur lalu berdiri meninggalkan tempat itu tanpa menoleh ke belakang
di jalan dia bertemu lucas
" eh.. mau kemana ini sate nya bagai mana...
celin tidak mau makan kalo kamu tidak ada
regannn...!!!!
yang di sapa tidak peduli tetap berjalan meninggalkan lucas yang sedari tadi memanggilnya
" dasar biang es apa bagusnya sih dia ? sampai
gadis gadis pada menyukainya "
lucas ngomel sendiri dia tidak tau banyak yang mengira tidak waras karena tingkah nya
" celin ini sate nya ternyata di perempatan jalan dekat sini ada yang jualan aku tak perlu jauh jauh mencarinya "
lucas pun memberikan sate itu pada natan agar membukannya
" kenapa dengan nya "
natan menggelengkan kepala pertanda tidak tau tadi lucas bertanya dengan suara pelan
sedangkan gadis yang mereka bicarakan dari tadi hanya diam
__ADS_1
dan itu membuat natan jadi bungung
besok dia harus bicara dengan regan mencari tau apa yang terjadi di saat dirinya dan lucas pergi