
malam ini mereka benar benar senang dan melupakan kejadian tadi mereka hanyut dalam obrolan ringan dan di sertai game
teman sera ta hentinya merasa barbangga diri bagai mana tidak para wanita di suguhkan 3 cowok idola kampus yang terkenal dengan pesona nya masing masing
sedangkan yang pria dia tidak menyangka bisa berbicara dengan 3 sosok icon kampus yang patut di perhitungkan tanpa harus canggung lagi
" sera trimakasih sudah mau ikut
kami benar benar senang dan tidak menyangka dengan semua ini "
jawaban ayu membuat sera tersentuh gadis itu pun mengangguk dan tersenyum
" ayo... ayo... kumpul kita akan melakukan game
semua harus ikut....!!!!
kali ini giliran leon yang memberi intruksi dan semua yang mendengar pun ikut berkumpul
" minggir.... itu tempat ku "
regan dan teman nya ikut juga tapi pemuda itu datang datang langsung mengusir siren yang duduk di sebelah sera
entah mengapa regan senang sekali mengusik siren menurut nya
siren pengganggu karena jika ada dia sera ta perhatian lagi dengan nya
dan regan tak suka pria itu cemburu
pada siren ,cemburu pada siapapun yang dekat dengan kekasih nya tapi regan sembunyikan perasaan itu dan hanya di sadari
oleh sahabatnya natan
makanya sebisa mungkin gadis itu jaga jarak dengan sera
" ey... kenapa harus saya yang pindah ? itu masih banyak tempat kosong "
siren pun berani menjawab nya sekarang
karena gadis itu tau selama ada sera
di samping nya
regan si pria arogan itu tak bisa marah
mendengar jawaban siren regan melihat ke arah lucas dengan kode agar gadis itu di bawa pergi
lucas pun menurut saja karena dia melihat gadis itu lumayan imut juga
" eh... eh... saya mau di bawa kemana jangan mentang mentang ganteng se enaknya aja bawa anak orang.... "
lucas yang mendengar ocehan siren pun jadi pusing di buatnya
" aduh.... bisa diem ga sih telinga saya mau pecah dengernya dasar cerewet "
" apa... cerewet ini rasakan "
siren menginjak kaki lucas dengan kencang pemuda itu pun kesakitan
dan siren kembali duduk di sebelah nya lagi sera berada
regan dan natan melihat itu hanya geleng geleng kepala
regan jadi berfikir jangan jangan sifat bar bar sera di warisi oleh siren karena selama ini hanya dia yang selalu nempel pada sera
" sekarang sudah pada ngumpul semua kan "
leon kembali bertanya lagi
" baiklah dengarkan aturan main nya permainan ini sering di lakukan ko jadi mudah
saya akan memutar botol, nanti pas botol berhenti siapa pun yang mendapat ujung botol
harus jawab jujur pertanyaan dan perintah yang sudah di sediakan di dalam kotak ini, kalo tidak mau jawab atau melakukan perintah nya harus di hukum mengerti... ???
penjelasan leon yang panjang lebar hanya dijawab
" iya "
__ADS_1
oleh mereka semua
kini botol pun berputar mereka menunggu siapa yang dapat pertama kali nya
botol pun berhenti pada siren gadis itu pasrah dan mengambil kertas yang di dalam kotak
leon membacanya dan di dengar semua
" pernah kah kamu merasa jelek "
" apa Apa an pertanyaan itu "
siren protes belum menjawab sudah ada yang bantu jawab
" selalu, setiap waktu dan sekarang pun
dia jelek "
" apa... kau masih mau di injak lagi hah... "
yah yang menjawab adalah lucas pemuda itu kesal dengan nya karena perbuatan nya
tadi kakinya masih sakit
" sudahlah siren kamu boleh duduk
sekarang aku putar lagi "
" tapi saya belum jawab... ?
" ta perlu sudah di wakilkan "
jawaban leon membuat gadis itu kesal dia pun bicara dalam hatinya
" ini semua gara gara si kulkas awas
saja nanti... "
karena kesal siren mengganti nama lucas jadi kulkas
kali ini giliran regan yang mendapatkan
" ayo ka... coba dulu ayolah... "
" sepertinya kau senang sekali saya mendapat giliran ?
" hehehe... tentu saja sera ingin tau jawaban ka regan "
" huh... baiklah "
regan pun akhirnya mengambil kertas pertanyaan di dalam kotak
tadinya mereka mengira regan tidak mau
karena melihat sera yang berdebat
dengan pria itu tapi melihat regan mulai mengambil kertas semua jadi lega
" bukanlah baju mu "
perkataan leon mendapat teriakan dari semua terutama para wanita
sera jadi kesal karena nanti mereka akan melihat perut kotak kotak regan
itu milik nya hanya dia yang boleh liat
regan sudah mulai mengangkat ujung baju tapi pemuda itu tidak jadi sebelum pergi dia berkata
" MIMPI "
mereka pun yang tadi nya bersemangat jadi
kecewa dan hanya terdengar suara
" yah....
sera senang karena regan tidak jadi melakukan itu
__ADS_1
gadis itu melihat regan pergi bukan untuk duduk lagi
tapi pria itu mengambil gitar dan berkata
" saya tidak bisa melakukan itu karena semua yang ada di diri saya yang berhak melihat hanya istri masa depan saya... "
mendengar itu banyak yang memuji regan termasuk siren gadis itu menyikut sera dan
berkata
" sudah sampai mana kamu melihat "
pertanyaan siren membuat sera malu tentu saja sera bukan cuma melihat muka sera jadi merah
" ey... hayo ngaku sampai mana dari sikap mu seperti ini saya yakin bukan hanya melihat
tapi ME RA SA KAN "
siren sengaja menjeda kalimat terakhir mau melihat expresi teman nya
dan Binggo tebakan nya benar muka sera langsung merah dan Gadis itu salah tingkah
belum sempat sera membela diri regan sudah
berkata lagi
" karena saya tidak mau melakukan nya sebagai hukuman saya akan menyanyi saja "
mereka pun bersorak senang dan penasaran dengan suara regan terutama natan dan lucas karena selama bersama belum pernah
mereka mendengar regan bernyanyi
yang mereka dengar hanya omelan dan perintah
natan jadi sadar betapa besar pengaruh sera pada regan
dia ikut senang melihat perubahan yang ada pada regan sedikit demi sedikit
regan nerfes juga pemuda itu membuang nafas nya dan menutup mata mengingat nada nada lagunya dulu
perlahan terdengar suara petikan gitar
itu adalah lagu sempurna milik andra
di pikiran regan hanya itu karena lagu itu mewakilinya sekali
( autor nulis ref nya saja ya soalnya ke panjangan 🤣🤣🤣🤣 )
jangan lah kau tinggal kan diriku
tak kan mampu menghadapi semua
hanya kepadamu ku akan bisa
kau adalah darah ku
kau adalah jantungku
kau adalah hidup ku
lengkapi diri ku
oh sayang ku kau begitu
sempurna
sempurna
melihat regan menyanyi dan mendengar suaranya semua di buat takjub dengan nya
suara regan sangat bagus dan begitu menghayati sehingga yang mendengar ikut hanyut
sedang sera gadis itu sungguh tersentuh dengan nya entah ini sudah ke berapa kali sera merasakan ketulusan hati regan dan terharu
malam ini pun menjadi malam yang tak akan pernah terlupakan oleh siapapun, mereka nanti pulang dari puncak akan membawa
ceritanya masing masing
__ADS_1
yang jelas mereka semua senang
walaupun ada sedikit tragedi tadi