
jam baru menunjukan pukul 11.30 sera dan siren keluar dari kelas nya
mereka baru saja selesai menerima materi dari dosen pembimbing
" huh... lelah sekali padahal di dalam hanya mendengarkan saja tapi otak ku mau pecah ini baru hari pertama bagaimana seterusnya "
siren membuka suaranya dengan keluhannya
" kau ini harus nya sudah di pikirkan jauh jauh hari konsekuensi nya
jika ingin kuliah harus dengan tekat yang kuat jangan ikut ikutan dan buat gaya gaya an saja "
jawab sera dengan sedikit kesal
" iya... iya...ibu guru"
siren menjawabnya dengan sedikit bercanda
" iiisss kau ini ingat ya kita yang terlahir dari keluarga yang berada
jangan sia sia kan apa yang Tuhan berikan tapi pergunakan dengan baik agar bermanfaat bagi yang lain "
sera berusaha menasihati teman nya agar jangan mengeluh
" iya Terima kasih nasehat nya
sekarang aku sadar masih banyak di luar sana yang ingin melanjutkan pendidikan nya sampai mereka kuliah sambil kerja "
mendengar jawaban teman nya sera jadi senang
" nah sekarang kau paham kan maksud ku
jadi nikmati saja semua ini
sekarang waktunya kita memenuhi panggilan jiwa"
ajak sera pada teman nya
" hah... maksudnya "
" ke kantin siren sudah waktunya kita isi tenaga dulu "
" kalo itu tunggu apa lagi lest... go...
perutku sudah panggil panggil untuk di isi heheheh... "
mereka pun pergi menuju kantin kampus
__ADS_1
sambil bercerita dan tidak tau kalo di sepanjang jalan selalu di perhatikan oleh yang lain terutama sera si gadis cantik yang seperti boneka
di rumah sakit natan sibuk membantu celin untuk pulang hari ini
yah semalam setelah ke jadian itu celin pun mau tuk menginap
dan gadis itu hanya diam saja natan menjadi bingung dengan nya
" celin... ini saja yang perlu di bawa tidak ada yang tertinggal kan "
natan pun membuka suaranya
dan gadis itu hanya menggunakan kepala
" celin sebenarnya apa yang terjadi ?
sejak semalam kamu diam saja
bicaralah agar saya tau apa yang kamu mau
sebisa mungkin saya akan mengabul kan nya "
tanya natan panjang lebar berharap celin mau bicara dan usahanya berhasil
" benarkah... ? apa pun yang saya lakukan nanti apa kamu akan melindungiku "
mendengar jawaban celin natan jadi bimbang
" hahahaha... kamu ragu natan jadi jangan bicara semua yang aku mau akan kamu penuhi "
" celin ini demi kebaikan mu jangan seperti ini regan pria yang sulit si tebak selama ini dia sudah cukup baik pada kita "
" cukup baik kamu bilang.... hik... hik... hik....apa kurang nya saya selama ini
saya selalu berusaha jadi yang terbaik dari semua agar dia melihat ku tapi apa....dia hanya mau bicara dengan ku kalo ada kalian
jika berdua sifat nya berubah 180 derajat meskipun begitu saya berharap dia bisa menerima cintaku "
mendengar keluh kesah celin natan langsung memeluk nya
" celin tenangkan dirimu saya sudah bilang
akhiri semua ini karena akan sia sia "
natan menenangkan celin dan masih memeluk nya berharap gadis itu merasa nyaman dengan perbuatan nya
" kamu harus tau natan wanita yang sakit hati jauh lebih bahaya dari seekor Harimau "
__ADS_1
" apa maksud nya dengan perkataan mu celin
jangan melakukan tindakan yang akan
kamu sesali "
natan mulai emosi dengan perkataan celin dia pun melepas pelukan nya
" kamu sudah berjanji natan akan selalu melindungiku kalo kamu melanggar janji itu lebih baik aku mati saja.... "
gadis itu berusaha menekan natan agar dia menurutinya dan membuat natan jadi khawatir
" apa yang kamu bicarakan celin....plis jangan lakukan tindakan bodoh
saya janji akan melakukan yang terbaik agar kamu aman oke jadi singkirkan jauh jauh pikiran itu "
natan luluh juga dengan tindakan celin
entah apa yang akan terjadi ke depan nya masihkah pemuda itu menuruti semua kemauan celin atau dia juga harus menyerah hanya dia yang tau ( dan autor pastinya yang tau 🤭🤭🤭 )
di kantin kampus sera dan siren akhirnya makan juga setelah ada drama di jalan
tiba tiba ada yang menghentikan mereka seorang pemuda yang ingin menyatakan cinta nya untuk sera
gadis itu pun syok dan hanya bisa menolak nya dengan jawaban ingin fokus kuliah
jawaban yang klasik semua gadis pasti bicara seperti itu kan....
pemuda itu pun tidak menyerah dia bilang akan menunggu sampai kapan pun
akhirnya sera dan siren hanya bisa kabur dengan berbagai cara
" huh... gila orang tadi benar benar bikin kesal akhirnya kita bisa pergi juga darinya
ngga tau apa kalo saya lapar "
siren membuka pembicaraan nya dengan sedikit kesel sedangkan sera tersenyum melihat nya
" tapi seru kan... kita kaya lagi main petak umpet "
" seru apa nya nafas saya mau habis gara gara berlari tau "
" hehehe sory sebagai permintaan maaf ku makanan ini aku yang bayar bagai mana "
" janji ya jangan jangan tarik kata kata mu "
" iya.... makanlah sepuasnya "
__ADS_1
meraka berdua pun makan dengan semangat terutama siren yang kelaparan tadi di tambah
habis berlari jadilah dia tak peduli dengan di sekitarnya hanya makan saja fokus nya