Penjara Cinta Pria Dingin

Penjara Cinta Pria Dingin
episode 124 PCPD


__ADS_3

dua sejoli yang masih saling menyalurkan kerinduan serta cinta nya sudah lupa untuk apa mereka datang ke acara ini hingga di kagetkan dengan suara sang pengantin


" siapa yang menikah siapa yang mencium duluan hey... ini acara saya hormatilah pengantin ini "


miko akhirnya protes karena acaranya di bajak regan mendengar suara miko sera langsung mendorong regan dia jadi malu dan bersembunyi di dada regan


" miko siapa yang membiayai semua acara ini mau ku hancurkan saja "


regan kesal karena mengganggu ke senangan nya saja dan membuat wanita nya jadi salting sera malah mencubit perut regan karena mendengar perkataan nya


" hehehe.... saya hanya bercanda silahkan


di lanjut "


miko langsung kabur mendapat tatapan tajam dari regan dia hanya ngedumel dari hati nya


" enak saja pernikahan ku tidak boleh hancur "


miko bergidik mengingat nya dia langsung menuju sari yang sudah terlihat cantik mengenakan baju pengantin nya


" sayang udah yu kita beri ucapan selamat pada pasangan pengantin baru "


ajak regan dia menggandeng tangan sera dengan mesra para tamu undangan yang tadi mencibir sera jadi kaget karena tuan regan tidak marah dan sekarang malah menggandeng tangan nya


" sera...!!!!


siren melihat sahabat nya datang lagi bersama regan dia langsung berlari dan memeluk nya


" maaf sera karena menyembunyikan masalah ini dari kamu semua karena dia iblis tampan mu yang memaksa saya "


regan hanya diam saja dia malas berdebat dengan siren biarkan dia mau bicara apa yang penting sekarang sera bersama nya


natan dan lukas juga datang menghampiri mereka dan meminta maaf


" maaf kan kami juga sera karena menyembunyikan pernikahan sari dan miko "


" baiklah kalian ku maafkan tapi ceritakan dari awal bagaimana bisa seperti ini "


" hah... " regan menghela nafas nya karena sera melihat nya akhirnya regan yang bercerita


flas bak kejadian saat regan di rumah sakit menemui sena Maria


" kau yakin akan menemuinya ? tanya natan


" harus berapa kali saya bilang natan " regan kesal mendengar pertanyaan natan yang dari tadi di bahas itu terus


mereka memasuki kamar rawat sena yang di jenguk jadi kaget bukan main

__ADS_1


" tuan regan... tuan natan... " tanya sena


" bisa tinggalkan kami di sini "


natan bertanya pada suster yang sedang memeriksa sena dia langsung mengangguk dan pergi dari sana


sena jadi gugup dia sungguh takut apalagi melihat regan mulai duduk di kursi yang di sediakan oleh natan dia melihat penampilan sena dari ujung rambut hingga kaki


sena menjadi salah tingkah di buat nya dia harap harap cemas tangan meremas seperei rumah sakit


regan menyadari tingkah sena dia tersenyum mengejek pada nya


" kenapa kau gugup... tenang saja kita hanya bermain kau suka bermain kan ?


mendengar perkataan regan sena menjadi takut dia menduga jika regan sudah tau semua nya


" apa maksud tuan saya tidak tahu "


sena masih mencari alasan dia tidak mau mengakui perbuatan nya regan jadi tertawa


" hahahaha... kau pikir saya bodoh...!!!


natan jelaskan pada nya "


natan mulai menjelaskan semua nya apa yang mereka tahu termasuk masalah foto dirinya dan regan natan juga memberi tahu jika kecelakaan yang menimpa dirinya belum seberapa


sekarang natan memberi pilihan jika dirinya ingin selamat maka sena harus datang ke acara besok dia harus menjelaskan sendiri ke pada awak media bahwa dirinya tidak ada hubungan apa pun dengan regan


itulah mengapa sena ada di sana dan untuk masalah pernikahan sari dan miko regan sengaja merahasiakan nya dari sera sebagai hukuman karena ingin melepas kan cincin yang regan berikan waktu itu


sekarang sera jadi tau ternyata dirinya hanya salah duga mengira ini pernikahan regan ternyata dia menjadi saksi di pernikahan itu pantas saja dia juga berpakaian rapi


" ka sebenarnya waktu itu sera tidak berniat melepas cincin itu tapi cincin nya ke besaran sera ingin memindahkan di jari yang lain lihat.. "


sera menunjukan jari tengah nya yang terpasang cincin pemberian nya regan tersenyum senang


sekarang acara pernikahan sari dan miko sudah berjalan lancar semua tamu undangan memberikan selamat pada nya tak terkecuali pasangan yang baru saja berbaikan


" sari selamat akhirnya kamu menjadi nyonya


miko " sera tersenyum pada nya


" Terima kasih ka sera saya juga senang akhirnya kaka menemukan keluarga yang selama ini mencari ke beradaan ka sera yang ternyata istri dari tuan regan boleh kah sari memanggil kaka ?


" tentu kamu adalah adiku "


mereka berpelukan ibu dasimah yang melihat putri nya dan sera berpelukan juga terharu mereka berpelukan bersama sungguh ibu dasimah tidak menyangka wanita yang menolong nya dan tinggal bersama dengan nya selama beberapa bulan bukan orang sembarangan dia sungguh beruntung bertemu dengan sera waktu itu

__ADS_1


mereka semua terlihat bahagia di acara pernikahan sari dan miko sera yang melihat suasana mulai mencair dia membawa regan ke taman gedung itu


" sayang kenapa kamu membawa ku kesini ah... pasti mau memberi hukuman ya "


sera mencubit lagi lengan regan dia kesal karena yang di pikiran regan hanya hukuman versi dia


" ka.. ihhhh sera serius dengarkan sera bicara "


regan langsung diam melihat wanita nya mulai gugup dan gelisah serta meremas baju nya


" ka... sebenarnya kita punya... "


sera menjeda ucapan nya dia sungguh tidak sanggup untuk bercerita tapi harus menceritakan semua nya pada regan walau sekarang air mata sera mulai mengalir


regan langsung memeluk sera dia tau apa yang akan di ucap kan istrinya karena sebenarnya dia sudah tau semua permasalahan nya


" sssssttttt sudah jangan di paksakan jika tidak sanggup bercerita "


" hik... hik... maaf... maaf... ka sera gagal menjaga anak kita hik... hik... se.. ra... juga sudah ko hhhmmmm... "


regan langsung mencium bibir sera karena dia tidak mau mendengar lagi jika sera nya wanita kotor atau tidak pantas untuk nya


bagi regan sera nya tetap yang terbaik di bandingan sera dirinya lebih kotor dan pendosa karena sudah banyak korban nya


" ka... hah... hah..mmmm "


regan tidak membiarkan sera untuk berbicara dia mencium lagi bibir sera hingga sera akhirnya mengalah dia mengikuti permainan regan


entah sudah berapa lama mereka melakukan itu hingga regan menyudahi permainan nya dia memeluk sera lagi


" jangan bicara lagi karena saya sudah tau semuanya jadi bagi ku kamu tetap yang terbaik "


sera kaget dia langsung melepas kan pelukan regan karena ingin mendengar lebih jauh lagi apa yang di ucapkan regan


" sayang kamu lupa jika suamimu ini sangat pintar semua masalah pasti akan di ketahui dengan mudah "


" jadi... ka regan tau semua apa yang sera alami ?


regan mengangguk dia memegang pundak sera menatap matanya dan berbicara serius


" sayang percayalah itu semua bukan ke salahan kamu tapi memang Tuhan belum percaya ke pada kita untuk menitipkan anugrah nya ke pada kita dan percayalah nanti Tuhan akan memberikan lagi di saat kita sudah di anggap siap dan satu lagi putra kita juga bahagia di sana "


" putra... ? kau yakin sekali itu seorang putra "


mendengar perkataan sera regan tersenyum dia melanjutkan lagi ucapan nya


" karena dia mendatangi ku langsung sera dan memberi tahu jika dia bahagia walau hanya sebentar di dalam sini "

__ADS_1


regan mengelus perut sera untuk memberi tahu bahwa semua baik baik saja dia juga tidak boleh merasa bersalah lagi


mendengar penjelasan regan sera terharu dia memeluk suaminya sera sungguh bahagia tapi sedih juga karena hanya regan yang di temui putra nya sementara diri nya belum pernah padahal dia yang hamil tapi sera tetap senang dan berharap tidak ada lagi masalah yang menerpa


__ADS_2