Penyesalan Seorang Istri

Penyesalan Seorang Istri
bertemu dengan Bella


__ADS_3

Olivia merasa begitu sangat bahagia selama beberapa bulan menjalani pernikahan yang kedua kalinya bersama Rendy. Dan baru kali ini dia benar-benar merasakan kebahagiaan yang luar biasa, sama seperti dulu saat dia yang hari-hari selalu dipenuhi dengan momen-momen kebahagia, dan hari ini kebahagiaan itu kembali dalam hidupnya. Olivia pun semakin bersemangat untuk menjadi sosok wanita yang jauh lebih kuat lagi, demi masa depan anaknya yang pasti. 


Setelah pulang dari kediaman kedua orang tuanya, Olivia kini dalam perjalanan untuk kembali ke rumahnya yang bagaikan neraka itu. Walaupun tanpa mengatakan apapun kepada kedua orang tuanya, tetapi Burhan dan Ana telah mengetahui apa yang dia alami saat melihat ada bekas luka di bagian tubuhnya seketika saat dirinya membuka baju karena basah terkena air. Dan saat sedang ingin mengganti pakaian, tiba-tiba saja Ana masuk ke kamarnya, dan betapa terkejutnya wanita itu melihat seluruh badan Olivia penuh dengan bekas luka memar kebiruan yang masih belum hilang. Tentu saja belum hilang, karena luka itu terjadi tiga hari yang lalu. 


Tentu membuat Ana menjerit histeris melihat anaknya yang penuh memiliki bekas luka di sekujur tubuh. Walaupun mereka begitu acuh, cuek dan bersikap dingin terhadap Olivia. Namun tidak pernah mereka sedikitpun melakukan kekerasan fisik terhadap anak mereka. 


Burhan sangat marah, dia sudah bisa menebak siapa pelaku yang sudah menyebabkan luka di sekujur tubuh anaknya itu. Namun Olivia masih saja membela suaminya dan memohon kepada kedua orang tuanya itu untuk tidak mencampuri urusan rumah tangganya selagi Olivia masih bisa bertahan kedua orang tuanya tidak boleh mengambil tindak lanjut atas perlakuan kasar suaminya itu.


" Olive mohon sama Mama dan Papa untuk tidak melaporkan Rendy ke pihak polisi, karena saat ini Andre masih membutuhkan sosok ayahnya, Mah, Pah." 


" Tapi dia sudah sangat keterlaluan Olivia, dia sudah melakukan KDRT terhadapmu kenapa kamu masih saja membela dia, hah?" Marah Ana. 


" Kenapa kamu tidak bercerai saja dengannya Olivia? jika terus begini kamu bisa mati di tangannya!" Imbuh Burhan.


" Olivia ingin, ingin sekali Pah. Apalagi kami tidak saling mencintai, tapi Olivia mencoba untuk bertahan demi Andre. Olivia tidak ingin Andre tidak memiliki ayah, Pah."


" Dan Olive yakin suatu saat Rendi pasti akan sangat menyesali perbuatannya, mungkin dia butuh waktu untuk menerima kenyataan ini. Jadi Olvie mohon kepada Mama dan Papa untuk berpura-pura saja tidak mengetahui apa yang sudah terjadi kepada Olive. Dan jika suatu saat Olive benar-benar sudah tidak kuat lagi, pasti Olvie akan datang kepada kalian!" 


Begitulah ucapan Olivia memohon kepada kedua orang tuanya untuk tidak melaporkan perlakuan Rendy yang begitu kasar kepada pihak polisi karena sudah melakukan KDRT pada dirinya. Olivia berpikir jika keluarganya ikut campur dalam masalah rumah tangganya, apalagi sampai dibawa ke pengadilan. Rendy akan semakin membenci dirinya dan semakin pula tidak mengakui anak kandungnya tersebut. Olivia hanya ingin anaknya itu mendapatkan kasih sayang dari ayahnya, biarlah dia yang menderita asal jangan anaknya. Itulah yang Olive pikirkan.

__ADS_1


Olivia turun dari angkot setelah perjalanan cukup melelahkan, dia pun tersenyum senang karena sudah sampai di kotanya dan tinggal beberapa menit lagi saja dirinya dan juga Andre akan segera tiba di rumah, dan segera beristirahat karena memang sudah sangat lelah sekali akibat perjalanan yang begitu menyebalkan.


" Sebentar lagi ya sayang, kita nyari ojek dulu," ucapnya menenangkan Andre karena anaknya sudah mulai rewel. 


Sebelum mencari ojek Olivia melihat rumah makan masakan Padang karena dirinya mendapatkan uang dari kedua orang tuanya yang memaksa. Olivia pun mampir dulu ke warung makan masakan Padang tersebut dan memesan makanan karena sudah lama sekali dirinya tidak makan enak. 


" Alhamdulillah bisa lagi makan masakan Padang," ucapnya bersyukur saat pesanan makanannya sudah datang.


Olivia memesan sepiring nasi, tak lupa dengan rendang khas masakan Padang dan juga rebusan daun singkong serta gulai santan nangka dan yang paling dia gemari adalah sambal hijaunya. Sungguh nikmat sekali walaupun Olivia dulu selalu memakan masakan restoran yang mewah, namun makanan daerah tetap nomor satu di lidahnya terutama masakan Padang yang benar-benar ia sukai. 


Olivia berpikir untuk memesan satu bungkus nasi masakan padang itu untuk suaminya, dia ingin hidup damai tanpa ada pertengkaran lagi. Karena sejujurnya Olivia benar-benar sudah sangat lelah.


" Olivia! Kamu beneran Olivia kan?" Tanya seseorang yang tiba-tiba menghampiri Olivia yang sedang asyik makan. 


" Jadi kamu beneran Olivia?" Olivia mengangguk kemudian Bella duduk berhadapan dengannya sambil terus memperhatikan dari ujung kaki hingga atas kepalanya Olivia pun tak peduli tentang hal itu dia kembali menikmati makannya.


" Kenapa kamu jadi berubah banget seperti ini Olivia? Dulu bagaikan bidadari sekarang kenapa jadi kurus kering begini?" Perkataan Bella seakan mengejek fisik tubuhnya. Olivia tak menghiraukan dia hanya tersenyum saja menanggapinya.


" Oh ya ampun anakmu sekarang sudah besar ya dan sekarang mirip banget lagi sama Rendi. Nggak nyangka ternyata Rendy pinter mencetak anak sampai benar-benar sama persis sebelas duabelas," ketika melihat wajah Andre.

__ADS_1


" Namanya juga anak bapak ya wajar mirip lah," sahut Olivia singkat. 


" Oh iya, ya.  jika tidak mirip Rendi berarti bukan anaknya, dong ya." Bella tertawa sambil menyindir. Lagi-lagi Olivia hanya menanggapinya dengan senyuman saja sambil terus mengunyah makanan sayang jika tidak dimakan tambah lagi harganya yang cukup menguras kantong.


" Kamu apa kabar?" Olivia mencoba mengganti topik pembicaraan.


" Ya beginilah seperti yang kau lihat!" Ucapnya. Olivia mengangguk - anggukan kepala.


" Sebenarnya aku ingin sekali berterima kasih dengan Riko, tapi untuk bertemu dengan mantan suamimu itu rasanya sulit sekali mengingat dia adalah laki-laki yang sukses dan pasti begitu sibuk." 


" Andai dulu Rico sedikit terlambat membongkar kebusukan kalian, mungkin saja kami bakalan jadi menikah dan kala itu Riko baru membongkar perselingkuhan kalian sungguh aku tidak bisa membayangkan betapa sakitnya hati ini. Tapi untunglah semuanya tidak terjadi karena berkat Riko yang cukup peka hingga menyelamatkan masa depanku dan sekarang aku sudah sangat bahagia karena mendapatkan sosok pengganti Rendy yang jauh lebih baik lagi," selanjutnya.


" Syukurlah kalau begitu berarti ada hikmahnya juga dibalik kejadian ini. Aku turut bahagia dan semoga hubungan kalian langgeng sampai kakek dan nenek tanpa ada perselingkuhan seperti yang kami lakukan." 


" Tidak akan," jawabnya cepat. 


" Baguslah kalau begitu aku duluan ya kasihan anakku sudah terlalu lama di luar." 


Olivia tersenyum dan membereskan barang-barang miliknya kemudian bangkit dari kursi lalu pergi untuk membayar kemudian dia pergi meninggalkan rumah makan masakan Padang tanpa menoleh ke belakang lagi. 

__ADS_1


Bella hanya memandang punggung Olivia saja sampai wanita itu menghilang karena sudah naik ojek barulah Bella pergi dari sana.


" Harusnya Olivia hidup bahagia bukan, tapi kenapa dia terlihat sangat menderita?" 


__ADS_2