Penyesalan Seorang Istri

Penyesalan Seorang Istri
bab 33


__ADS_3

Seminggu kemudian tanggal pernikahan sudah ditetapkan dan jatuh pada minggu besok pagi jam 09.00 tepat di kediaman Mamah Ana tak banyak tamu diundang hanya kerabat terdekat orang-orang yang dikenal para tetangga dan juga saksi tentunya.


Sebenarnya Riko ingin mengadakan pesta pernikahan cukup meriah, walaupun tidak sebanding seperti pernikahan mereka pertama dulu. Namun setidaknya ada acara atau resepsi pernikahan, akan tetapi Olivia menolaknya, dia menolak keras keinginan Riko karena tidak ingin menanggung malu keluarganya akibat cemoohan dari orang-orang di sekitar bahkan hanya sekedar akad saja orang-orang mulai berkomentar pedas mengenai dirinya.


Bahkan bukan hanya Olivia saja yang mendapatkan cemohon pedas daripada dari warga teman-teman sekitar atau keluarga dari Riko selain mantan mertuanya. Ana pun merasakan hal demikian rupa dirinya mendapat ejekan dari teman-teman arisannya yang mendengar bahwa Olivia kembali menikah dengan mantan suaminya.


" Eh udah pada denger gak sih kalau anaknya jeng Ana mau menikah lagi?" Ujar salah satu temannya mama Ana satu arisan yang terkenal kepo. Kala itu mereka sedang berkumpul hanya saja mama Ana yang tidak hadir karena sibuk mengurus persiapan pernikahan Olivia.


" Loh bukannya memang sudah menikah sama selingkuhan itu kan," jawab temannya.


" Iya tapi kabarnya mereka udah cerai karena suaminya KDRT, sekarang malah suaminya itu di penjara." 


" Oh ya, wah ketinggalan berita dong saya. Eh terus sekarang anaknya jeng Ana mau menikah lagi gitu?" 


Semakin heboh mendengar kabar tersebut, mereka sangat bersemangat sekali ingin mengetahui berita besar tersebut.


" Kalian mau tau gak anaknya menikah sama siapa sekarang?" Semuanya tentu mengangguk cepat. Berita heboh begini mana mungkin mau ketinggalan. Itulah tujuan mereka berkumpul -kumpul, bukan hanya ingin pamer, tetapi bergosip juga tentunya.


" Sama siapa, aduh Jeng jangan bikin penasaran dong." 


Semakin tidak sabaran, si lambe turah tersenyum bangga.


" Balik lagi sama mantan suaminya, terkejut kan? Terkejut lah masa nggak. Saya aja terkejut, secara mantan suaminya anaknya jeng Ana kan pengusaha muda yang sukses, pastilah ingin kembali lagi padahal sudah jelas-jelas dikhianati." 


Semuanya Sontak terkejut, bahan omongan mereka semakin heboh saja. Apalagi ada yang tidak suka dengan mama Ana sehingga semakin dibuat-buat ceritanya agar mama Ana nanti tidak punya muka lagi saat berkumpul dengan geng arisan.


" Dih sayang banget sih, padahal mantan menantunya jeng Ana itu kan ganteng. Kok mau-maunya gitu balik lagi sama anaknya jeng Ana. Masih banyak loh gadis lain yang mau sama dia, contohnya anak saya." 


" Betul, pasti ada apa-apanya." 

__ADS_1


" Jangan-jangan mama Ana dan anaknya main pelet!" 


Semakin tidak karuan omongan mereka, begitulah tanggapan dari orang-orang yang tak tahu apa-apa. Ada yang sudah ada juga yang tidak suka. 


Bukan hanya kumpulan geng ibu-ibu arisan Mamah Anna saja yang menggosipkan yang tidak-tidak tentang Olivia yang kembali lagi dengan. Tetangga pun juga melakukan hal yang sama dan bahkan yang lebih parahnya lagi keluarga dari Riko sendiri yang merupakan Bibi sepupu atau kerabat dekat lainnya.


" Heran sama Riko, kenapa mau-maunya balik lagi sama Olivia sudah jelas-jelas wanita itu menghianatinya berselingkuh dengan Rendy dan tidak tahu diri itu." 


" Apa sih istimewanya wanita itu, bikin malu nama keluarga dan sekarang lihatlah semua orang membicarakan mereka!" Kesal bibi nya Rico. 


" Padahal aku sudah mendapatkan gadis lain untuk dijodohkan dengan Riko, tapi Riko selalu saja menolak dengan alasan belum mau menikah dengan alasan tidak ada yang mau dengan kekurangannya. Tapi malah ujung-ujungnya balik lagi dengan wanita ****** itu," kesal Bibi Riko yang lainnya.


Mereka tidak menyetujui keponakannya itu kembali lagi dengan Olivia yang sudah menyakiti Riko bahkan berselingkuh dengan anak angkat adik mereka sendiri. Tentu mereka tidak terima dan menolak keras namun Riko tidak peduli karena yang menjalani rumah tangga adalah Riko sendiri bukan mereka.


" Bu apa Ibu tidak menasehati cinta untuk tidak menerima kembali wanita yang sudah menghancurkan nama baik keluarga kita? Ini benar-benar bikin malu nama keluarga Bu mau taruh di mana Bu muka kita," ujar rose kakaknya Shinta. 


Rose menghela nafasnya." Kalian kalau mau datang silahkan, aku tidak akan datang. Bikin malu saja." 


" Tidak, aku besok sibuk," jawab yang lainnya.


Tidak ada yang mau datang ke acara pernikahan Riko karena tidak menyetujui jika Riko kembali lagi dengan Olivia. Dulu mereka memang menyukai wanita itu tetapi karena penghianatan yang dilakukan Olivia membuat mereka sangat kecewa dan marah sehingga tidak ada kata maaf lagi bagi mereka. Bahkan seakan jijik jika mendengar nama wanita itu.


" Sudahlah jangan pedulikan Riko ingin menikah dengan siapa, toh nanti kalau diselingkuhin lagi dia sendiri yang merasakan. Dan di saat itu juga kita semua akan menertawakannya ramai-ramai karena tidak mau mendengarkan omongan kita." 


" Betul …" 


Bukannya mendoakan kebahagiaan Riko tetapi mereka malah justru mendoakan agar supaya Olivia kembali berselingkuh supaya mereka bisa puas menertawai keponakannya itu yang keras kepala sekali. Karena bagi mereka orang selingkuh itu tidak hanya sekali, pasti ada dua kali dan tiga kali apalagi keadaan Riko sekarang ini benar-benar sangat baik keuangan semakin bertambah perusahaannya semakin maju saja sehingga mereka berpikir jika Olivia hanya menginginkan harta kekayaan Riko saja. 


Olivia benar-benar harus tebal dari omongan yang sangat amat menyakitkan hatinya itu dirinya dituduh macam-macam menggunakan pelet lah dukun lah atau hanya mengincar harta kekayaan Riko saja. Namun Riko selalu saja menenangkan hatinya jika Riko sangat tulus ingin kembali dengan dirinya dan masih mencintainya hingga membuat hatinya kembali luluh dan ingin membuktikan kepada semua orang yang sudah menuduhnya yang tidak tidak itu bahwa dirinya sudah berubah dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi.

__ADS_1


" Apa kamu masih memikirkan omongan orang-orang di luar sana?" Tanya Mama Ana melihat olivia sedang duduk melamun malam-malam seperti ini.


Olivia tersenyum kemudian dia menyandarkan kepalanya di bahu sang mama.


" Apa menikah lagi dengan mas Riko pilihan yang tepat Mah?" Tanya Olivia dengan nada lirih.


" Memangnya hati kamu bagaimana padanya? Jika kamu masih mencintainya dan dia masih sangat mencintai kamu, mau memaafkan kamu, menerima Andre sebagai anaknya. Lalu apa salahnya jika kalian kembali bersama. Mungkin inilah jalan Allah berikan kepadamu untuk menuju kebahagiaan karena sudah menyesali perbuatan kamu yang dulu dan bertobat kepadanya, sehingga Allah memberikan jalan yang terbaik dan mengembalikan kebahagiaan kamu." 


" Tapi Olive takut Mas Riko dan keluarganya malu dengan omongan orang-orang di luar. Ditambah lagi keluarganya Mas Riko sudah sangat membenci Olive." 


Mama Ana tersenyum, dia mengusap punggung anaknya. Memang omongan orang-orang begitu sangat tidak enak didengar. Dirinya saja bahkan harus banyak sabar untuk menghadapinya.


" Kamu harus buktikan pada mereka Jika kamu sudah berubah dan tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama lagi. Membuktikan pada mereka Jika kamu benar-benar ingin kembali denganku karena cinta dan juga petunjuk dari Allah bukan karena harta atau karena kasihan darinya. Kalian sama-sama masih mencintai, Mamah yakin kalian bisa menghadapi semua cobaan yang lebih berat untuk ke depannya." 


" Dan Mama berharap apapun masalahnya, apapun yang terjadi coba bicarakan baik-baik dengan Rico. Ajak dia bicara, jangan sampai ambil tindakan sendiri bahkan hal sekecil yang dianggap sepele sekalipun. Apa Kamu paham, Olivia?" 


" Iya Mah, insyaallah." 


Keduanya duduk di bangku taman sambil menikmati udara malam dengan angin sepoi-sepoi dengan secangkir teh dan beberapa cemilan. Persiapan sudah hampir 99% tinggal menunggu hari esok tiba. Tiba-tiba pengasuh Andre berlari dengan perut wajah panik menghampiri mereka.


" Ibu, nyonya Mas Andre!" Katanya dengan panik..


" Kenapa dengan Andre, Sari?" Tanya Mama Ana. 


" Anu … Mas Andre kejang-kejang badannya panas banget nyonya." Mendengar hal tersebut sontak membuat Olivia langsung bangkit kemudian berlari kencang menuju kamar Andre.


" Andre kamu kenapa Nak, ya Allah." Olivia terkejut melihat anaknya yang kejam dia mengecek suhu tubuh anaknya begitu panas sekali dia pun menangis panik melebihi sehari si pengasuh Andre.


" Sabar Olivia jangan panik, ayo kita bawa Andri ke rumah sakit sekarang juga." Mama Ana berusaha bersikap tenang kemudian dia mengajak Olivia untuk membawa Andre ke rumah sakit segera.

__ADS_1


__ADS_2