Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Alergi


__ADS_3

Senja sore pun nampak indah,allana semakin berbinar melihat senja sore itu.davin pun mengajak allana untuk duduk dipinggir pantai.


"Lana apa kamu ingin makan sesuatu ??


Iya aku ingin makan seafood boleh ? aku ingin sekali.


Boleh,kebetulan disana ada restoran seafood,davin pun menuntun tangan allana restoran seafood.


Mereka pun duduk menghadap pantai,allana pun dengan lahapnya memakan makanan laut,davin hanya tersenyum melihat allana makan.


"Pelan- pelan allana tidak akan ada yang mengabil makanan mu ! ..ucap davin mengesap segelas orange jus.


"Manusia bawel kamu tidak makan, enak banget ini !..ucap allana


"Tidak allana aku sedang tidak ingin makan !


"Coba dulu sedikit saja !


Davin hanya menggeleng."Ayo manusia bawel makan,allana menyodorkan udang bakar pada davin,davin berusaha menolaknya namun allana terus memaksanya, mau tidak mau dia mencicipi udang itu.


Davin hanya memakan udang itu sedikit, yang terpenting membuat allana bahagia.


"Bagaimana enak kan ! rugi kalau kamu tidak memakannya.! davin hanya tersenyum.


Allana pun telah menghabiskan makanannya,davin yang sudah merasakan keanehan ditubuhnya dia bergegas mengajak allana pulang.


Mereka pun pulang,allana yang begitu bahagia dia memperlihatkan senyum manisnya pada davin, namun berbeda dengan davin terlihat tidak nyaman.dia sesekali merapihkan kerah kemejanya.badannya sekarang sudah bermandikan keringat.


"Allana yang tidak memperhatikan davin dia asik nonton film kesukaanya sampai apartemen davin.


Davin pun turun dari mobilnya dia berlari mengelilingi bagian depan kendaraanya,ia hendak membuka pintu allana ,dibukanya pintu itu oleh davin,mereka pun berjalan beriringan menuju lift untuk keunit apartemen davin.


Didalam lift davin berusaha menahan sesak didadanya,sesekali dia melihat allana yang sedang gembira.


Akhirnya mereka keluar dari lift tersebut namun rasa sesak itu semakin kuat yang akhirnya tiba- tiba.


Bugh...suara tubuh davin terjatuh kelantai,allana pun terkejut melihat yang kini sudah tak sadarkan diri.


Dia memegang tangan davin yang dingin,dilihatnya tangan davin mengeluarkan bintik merah,dan wajah davin kini ikut memerah.


Allana menggoyang-goysngkan tubuh davin,tangis allana peca dia binggung spa yang terjadi dengan davin,ia berteriak meminta tolong, allana pun memindahkan kepala davin kini dipangkuanya.


Isak tangis allana samar-samar terdengar davin,allana ja-jangan menangis, aku ti..dak apa apa suara davin berat.Akhirnya davin pun ditolong penghuni apartemen lain.mereka membawa tubuh davin keapartemennya.


Allana pun menelepon dokter pribadi sekaligus temannya.allana pun semakin gugup kini wajah ganteng davin hilang dengan bercak- bercak merah.


"Hey manusia bawel kamu kenapa ?...hik..hik allana menangis.


"Aku bilang buka matamu? aku akan marah jika kamu bercanda ! buka mata mu buka ! teriak allana semakin panik.davin pelan pelan membuka matanya,dia tersenyum melihat wajah allana.


Alhirnya dokter pribadi davin datang,dia memeriksa tubuh davin,yang kini sudah tergolek lemas,dan menyuntikkan obat ketubuh davin.


"Kan sudah saya bilang, jangan sekali-kali ksu memakan seafood vin !!.. ucap dokter Edo.

__ADS_1


Untung kau segera tertolong kalau tidak alergi ditubuhmu bisa berbahaya vin.


Allana yang duduk disebelah davin bargumam, alergi !! jadi manusia bawel ini alergi seafood, ya tuhan aku tadi yang memaksa dia untuk memakan seafood itu,padahal dia susah berusaha menolaknya namun aku memaksa.


Nona..nona!...panggilan dokter edo pada allana.


"I-iya dokter, !!..jawab allana.


"Jadi bagaimana kondisi suami saya dok ??


"Davin ini benar-benar tidak bisa menolelir makanan yang mengandung seafood nona !tolong dijaga ya, karena mungkin akan berakibat buruk untuk tubuhnya.


"B-baik dokter,merah-merah dibadannya akan hilang berapa lama dok ?


Mungkin merah-merah dan lemasnya akan menghilang satu hari,asal davin meminum obatnya dengan baik ya.tolong dijaga ya nona.


"Baik dok, ucap allana yang kini memegang jemari davin.


Kalau begitu saya pamit,vin gw balik ya, kalau obatnya tidak breaksi lu mau tidak mau harus menginap dirumah sakitku , tawa dokter edo.


Davin hanya mengedipkan bola matanya..dan doktet edo pun pergi meningggalkan apartemen davin.


Allan yang tak beranjak dari duduk disisi davin dia merasa bersalah pada davin.


Allana memegangi jemari davin dan sesekali memegang wajah yang sekarang seperti kepiting rebus itu.


Davin pun tersenyum melihat kekhawatiran dan perhatian allana.


"Lana udah tidak usah bersedih, aku baik-baik saja,kamu tidak usah merasa bersalah begitu. Rasa sakit ku saat ini tidak seberapa dibanding penderitaanmu atas perbuatanku allana. !! aku tidak mau kalau baby kita ikut sedih !..jawab davin.


Allana hanya diam membeku mendengar ucapan davin padanya.


Malam ini davin terpaksa tidur ditempat tidurnya,karena allana tak tega membiarkan davin tidur disofa.


Malam itu mereka tidur bersama setelah pernikahan mereka.davin pun merasa bahagia ,akhirnya sedikit-sedikit allana mau menerima dia dan melupakan irwan.


Allana tidur disamping davin,sesekali tangan allana memeluk davin, mungkin allana tak sadar akan hal itu.tetapi bagi davin malam itu malam paling indah yang ia lalui dan tak ingin cepat -cepat pagi.


Mentari pagi pun bersinar indah seindah hati davin.allana yang masih tertidur pulas membuat jantung davin berdekup kencang, ditatapnya wajah polos itu.dan mata allana pun terbuka.


"Kau sudah bangun manusia bawel.apa artinya aku kesiangan. !..aku belum membuat bubur mu !!..ucap allana hendak turun dari tempat tidur.namun davin melarangnya.


"Tidak usah lana bibik yang dari rumah mama akan datang atau mungkin dia sudah datang,dia mempunyai kunci apartemen iini.


Allana hanya mengangguk ,kini ia hendak berjalan menuju kamar mandi.namun tiba-tiba ia berteriak,membuat davin terkejut.


aaaaw...!


"Kenapa lana apa perutmu sakit lagi ??..tanya davin panik.


"Tidak..hanya saja kenapa didalam perutku seperti ada yang bergetar, aku takut.


Davin yang mendengar kepolosan allana hampir saja dia tertawa geli, namun ia berusaha menahannya takut membuat ibu hamil itu tersinggung.

__ADS_1


"Sini lana! ..ucap davin.


Allana pun mendekat pada davin." ada perlu apa? ..tanya allana.


"Apa boleh aku memegang perut mu sebentar?


"Kenpa dengan perutku ?


"Aku ingin berbicara pada babyku ..apa boleh?


"Terserah saja !!


"Hai babyku ,kau sudah menunjukan keberadaanmu rupanya, terima kasih kehadiran mu mewarnai hari-hari papa , ucap davin mengelus-ngelus perut allana.


"Tuh..manusia bawel ko begetar lagi ya , kenapa dengan perutku ?


"Lana kamu sebentar lagi jadi ibu,kamu harus banyak belajar lagi, tadi itu baby kita tandanya sudah bernyawa jantungnya sudah mulai berdetak.


"Benarkah, mata allana berbinar. mendengar penjelasan dari davin!!


"Sebentar kenapa kamu tahu tentang ini??


"Hmm..lana sayang,di internet sudah banyak penjelasannya sayang, kamu tinggal searching d internet sayang..tangan davin mengacak-ngacak rambut allana gemas.


Oh iya yah kenapa aku jadi bodoh begini ya ..guman allana dalam hatinya.


"Ya sudah lah aku ingin minum jus, apa kau mau juga?..tanya allana pada davin.


Davin menggeleng, memandang punggung allana yang menghilang dibalik pintu kamar.


Allana pun menuju dapur,dia terkejut melihat makanan sudah tersedia dimeja.


"Siapa yang menyiapkan ini semua?.. ucap allana.


Dari dapur muncul seseorang,ternyata dia bik sari asisten rumah tangga dirumah davin.


"Pagi non, suara bik sari mengejutkan allana.


"Pagi , siapa ya ? tanya allana binggung.


"Saya bik sari asisten rumah tangga den davin non, mulai hari ini saya setiap hari bantuin non disini.


"ooo..allana membulatkan bibirnya, saya allana bik.makasih ya bik udah mau bantuin saya.


"Sama- sama non, non sarapanya sudah siap nanti keburu dingin...ucap bik sari


"Iya bik makasih nanti saya mau panggil dulu mas davin dikamar.


allana pun kembali kekamarnya hendak memanggil davin.


**Bersambung...


Hai...hai readers ku tercinta, jangan bosen- bosen selalu meninggalkan jejaknya ya dengan cara LIKE KOMEN VOTE DAN RATINGNYA SEBANYAK- BANYAKNYA..😘😘**

__ADS_1


__ADS_2