
Allana berteriak - teriak histeris ketakutan disuasana gelap gulita, ia memanggil suami anak dan kedua mertuanya.
Namun nihil rumah itu bak seperti tak berpenghuni, sunyi senyap.
Allana sudah ketakutan, tubuhnya gemetar dia hampir terjatuh namun pelukan seseorang dari belakang kembali mengejutkannya.
Allana kembali berteriak namu tiba- tiba ada cahaya lilin didepannya, dan bisikan suara yang begitu ia hapal terdengar ditelinganya.
"Happy aniversary istriku "... bisik favin membuat allana membalikam badannya lalu tangisannya pecah dipelukan laki- laki yang membuatnya jatuh hati.
Lampu pun kembali menyala, semua orang hadir disana, mama papa davin, alvin,ayu dan dani pun hadir tak lupa suster dan para art juga ikut memberi kejutan.
Allana hanya menutup mulutnya seakan tak percaya bahwa hari ini ia diberikan kejutan dari orang- orang terdekatnya.
Allana menangis haru, ia sesekali memeluk davin.
"Mama...selamat hali jadi sama papa ".. ucap alvin.
Allana yang kesal karena puyranya ikut falam rencana davin , ia mencubit gemas pipi sang putra.
"Jadi tadi, al tidur itu pura-pura ".. ucap allana.
Alvin hanya tersenyum melihat ibunya kesal.
"Sayang, selamat ya ".. ucap mama nadin.
"Mama dan papa juga bagian dari rencana ini ?
"Sayang, mama dan papa minta maaf ini idenya suami mu, lagipula kami belum pernah membuatkan acara apa-apa untukmu sayang".. ucap mama nadin memeluk menantu tersayangnya.
Ayu pun menghapiri allana yang masih menangis dipelukan mama nadin membawa kue black fores kesukaan davin.
"Anna selamat ya, mudah- mudan langeng sampai maut memisahkan " ucap sahabat terbaik allana.
"Ayo tiup lilinnya, tiup..tiup !.. teriak semua orang, membuat allana menyeka air matanya dan ditemani davin mereka pun meniup lilinnya.
Suara tepuk tangan dari orang- orang ada disana.
"Sayang, happy aniversary, semoga kita bisa menakodahi kapal ini bersama, semoga hanya maut yang memisahkan kita.
"Terima kasih sudah ada untukku.
"Terima kasih kau selalu mengerti dengan sikap kekanak- kanakanku
"Terima kasih sudah melahirkan anak pintar dan tampan sepertu alvin.
__ADS_1
"Terima kasih untuk berbagi canda tawa sedih dan senang bersamaku.
"Terima kasih telah memilihku menjadi imammu sayang"
Ucapan davin untuk allana, davin pun mengecup kening sang istri dengan sejuta kasih sayang yang ia miliki, membuat allana meneteskan bulir beningnya dan mampu menghipnotis orang yang ada disana menjadi terharu.
Allana pun memeluk davin.
"Sudah- sudah pelukannya nanti saja, yang penting sekarang kita potong kuenya ".. ucap dani membuat semua orang yang ada disana tertawa.
"Akhirnya allana dan davin memotong kue itu, ia bagikan pada semua orang yang ada disana.
Allana dan davin pun mengajak keluarga dan seluruh sopir dan art ikut bergabung menikmati makanan yang telah dipersiapkan davin.
"Davin, allana papa adi , mama nadin , atu dan dani duduk di depan televisi.mereka berbincang hangat.
"Mas, kamu ko pintar sekali bohongin aku, ktnya dikantor banyak kerjaan jadi pulang larut !.. ucap allana.
"Sayang, mas kan baru kali ini bohong padamu "
"Ah..pintar bohong gimana, tadi saja hampir ketahuan !.. gerutu dani.
"masa sih dan ".. tanya mama nadin.
"Aku kan ga pernah bisa bohongin allana, dan aku ga bisa jauh dari allana mam !.. ucap davin mengaruk-garuk kepalanya tak gatal.
"Ah..sudah- sudah, yang penting kejutanya sukses, dan kamu bisa memberi kebahagian pada para asisten rumah tangga kita ".. ucap mama nadin menengok kearah para asisten sedang menikmati makannya.
"Iya mam, ana juga seneng bisa memberi kebahagian mereka sekali- kali mam !
"Kamu tuh persis seperti adikku anita , rendah hati dan senang berbagi ".. ucap papa adi menyeka air mata dipipinya.
"Allana pun hanya tersenyum menahan bulir beningnya agar tidak jatuh.
"Sayang, ini aku ada kejutan untukmu ".. ucap davin memecah kesedihan allana.
"Apa ini mas, ucap allana membolak balikan bungkusan berwarna merah muda itu.
"Buka lah sayang" ucap davin.
Allana pun membuka perlahan bungkusan itu, dan ternyata didalamnya berisi kotak berwana merah hati dan sebuah amplop besar.
Allana menatap davin, davin pun mengedipkan matanya.
Perlahan allana membuka kotak itu dan sebuah cincin bertahta berlian yang indah, membuat allana menatap davin.
__ADS_1
"Gimana sayang indah bukan ?.. tanya davin.
"Indah sih mas, tapi ini berlebihan ".. ucap allana.
"Berlebihan apa sayang, ini tidak seberapa dibanding kasih sayangmu untukku "... ucap davin.
"Sayang satu lagi dibuka donk!.. mama penasaran ".. ucap mama nadin.
Allana pun membuka amplop berwarna putih itu dan setelah allana buka, ternyata itu tiket bulan madu ke bali.
"Allana pun tersenyum melihat hadiah itu, karena ini yang dinanti allana, ia ingin berlibur dengan davin dan alvin.
"Terima kasih saya".. ucap allaba berhambur memeluk davin dihadapanya.
"Sama-sana sayang, mas tahu kamu ingin kita berlibur kan, tp maaf kebali dulu ya sayang, kalay keluar negri mas harus cuti panjang, kalau mas cuti kelamaan nanti ada yang ngambek ".. ucap davin melirik dani.
"Lah..kok gw vin, bilang aja lu pelit , cuma bisa ngajak kebali, kalau gw nanti bulan madu ke paris , iya kan yu !.. ucap dani.membuat ayu yang sedang memakan kue hampir saja tersedak.
"Uhu..uhu...ayu terkejut mendengar namanya disebut dani, dani pun replek menepuk- nepuk pundak ayu yang kebetulan mereka duduk bersebelahan.
"Makanya kalau makan itu hati- hati, nih minum dulu yang !.. ucap dani membuat ayu semakin memerah.
Ayu pun meraih gelas dari tangan dani, ia meminum air itu, dan masih menetralkan jatungnya karena ucapan dani .
Allana dan davin saling menatap, mereka tersenyum karena dani sudah mulai menunjukan perhatiannya pada ayu.
Namun berbeda denga tanggapan mama nadin yang penasaran.
"Wah. sejak kapan kalian pacaran?.. tapi cocok sih, satu ganteng satunya cantik ,dijaga lho dan,ayu anaknya baik, tante aja sayang banget sama dia".. ucap mama nadin membuat pipi ayu semakin memerah.
"Ih..mama ini, pengen tau saja urusan anak muda".. ledek papa adi.
""Ayo mama, kita gabung sama para asisten, papa juga pengen coba makanannya".. ajak papa adi menarik lengan sang istri tak lupa membawa alvin cucu kesayanganya.
"Tuh..yu, gimana kamu mau ga diajak bulan madu nanti keparis !.. ledek allaba membuat ayu semakin malu.
"Bulan madu...bulan madu, jadian aja belum , sudah ngajak bulan madu lu dan".. ucap davin menyindir dani.
"ya vin, gw sih maunya ga usah pacaran langsung nikah saja, tapi..itu sih kalau orangmya mau ".. ujar dani menatap ayu yang masih menunduk.
"Gimana yu".. diterima ga?.. ucap allana.
"Diterima apa nya anna,bukanya suka sama irna ko ngajak bulam madu ke aku!!.. jawab ayu.
Mendengar jawaban ayu , davin pun memberi isyarat agar dani menyatakam cintanya pada ayu malam itu.
__ADS_1