
Wira yang sebenarnya gugup dan takut tapi dia berusaha menyembunyikannya.
"Hmm..oke, asal kau berikan uangku ".. bentaknya berusaha terlihat arogan
Fahri pun menyodorkan beberapa berkas yang sudah dibuat oleh pengecara irwan.
Pengacara irwan membacakan point- point isi perjanjian itu.
Fahri pun meminta bapak irna duduk disebelah irwan dan dihadaoan mereka wira.
Disaksikan pengacara dan 2 orang anggota polisi dan para preman bayaran wira , akhirnya kesepakatan itu dibuat.
Wira menandatangani perjanjian tersebut.diikuti oleh pak agus dan irwan sebagai saksi.
"Ini kau ambil uangnya dan kau cepat pergi dari hadapanku ".. ucap iran melemparkan amplop coklat tebal iti kearah wira.
Wira hanya menangkapnya dan ia pun pergi meninggalkan rumah irna dengan beberapa preman bayarannya.
Irwan pun meemanggil fahri, fahri pun mendekari irwan seraya membungkuk mendengar irwan berbisik.
"Hancurkan usaha tua bangka itu, buat dia menderita karena sudah memcoba menyentuh irna dan meresahkan rakyat kecil dengan pinjaman yang berbunganya !.. bisik irwan pada fahri yang diangguki fahri.
Bapak irna tak sengaja mendengarnya, ia pun terkejut,betapa marahnya irwan karena wira berusaha menyentuh irna.
"Tuan, ayo silahkan masuk ,tidak enak duduk diluar !.. ajak bapak irna.
"Fahri, kau tetap bersama ku disini dan yang lain, boleh pulang ".. ucap irwan
"Untuk bapak- bapak aparat polisi saya ucapkan terima kasih sudah bersedia membantu saya".. uvap irwan menjabat kedua anggota polisi itu.
"Fahri, pastikan pengacara kita menyekesaikan semuanya"
"Baik pak, semua sudah saya persiapkan, saya akan mengantar bapak- bspak ini kedepam dulu !.. ucap fahri.diangguki irwan.
Irwan pun masuk kembaki kedalam, ibu irna sudah sibuk dibelakang menyiapkan makanan untuk para tamu.irwan kembali duduk lalu mengesap teh yang sudah dingin.reflex bapak irna berteriak meminya teh yang baru.
"Bu..bu, irna, bikinkan teh yang baru untuk tuan irwan !
"Tidak usah pak, tidak usah ".. tolak irwan.
Bapak irna pun memberanikan diri untuk membuka percakapan.
"Tuan irwan saya ucapkan banyak- banyak terima kasih, saya tidak tahu dengan cara apa saya bisa membalasnya,saya janji tuan, saya akan memcicilnya !.. terang bapak irna, hampir mencium tangan irwan, membuat irwan menarik tangannya.
"Bapak, bapak ini apa-apaan, tidak perlu seperti ini, daya membantu dengan ikhlas bukan ingin dihormati seperti ini".. ucap irwan menjauhkan tangan bapak irna.
__ADS_1
Selang beberapa saat fahri pun datang, irna fan ibunya pun selesai membuat makan malam yang sederhana.
"Ibu, kenapa repot- repot begini bu, saya kan bisa pesankan makanan dari luar ".. ucap irwan.
"tidak repot tuan, tuan ini masakan ibu dan irna rasanya pasti berbeda dengan makanan dari luar, ayo silahkan".. ucap ibu irna menata makananya.
"Ayo fik, makan yang banyak kamu masih banyak tugas !.. ledek irwan menyodorkan piring ke arah fikri, fikri yang memang belum makan ia semangat menggambil piring.
"Bapak, tahu saja,kalau saya lapar !.. ucap fikri membuat mereka semua tertawa melupakan kejadian yang baru saja terjadi.
****
Sementara dikediaman davin, allana masih menonton televisi ditemani alvin dan mama nadin.
"Mama..mama,papa kenapa belum pulang?.. kan malam ini papa janji kita mau tidur bersama lagi ".. ucap alvin cemberut.
"Anak mama rupamya sedang marah !.. papa tadi menghubungi mama katanya ada pekerjaan dikantor yang tidak bisa papa tunda sayang, alvin bobonya sama mama saja ya !.. bujuk allana mengusap kepala alvin dalam pelukannya.
"tidak..al mau bobo sama mama dan papa ".. kekeh al.
"Sayang, bagaimana kalau al, bobo dama opa dan oma seperti biasa !.. bujuk mama nadin.
"Engga mau ommma"
Alvin mengangguk setuju, ia pun kembali bermain ditemani susternya.
"Lana, tumben suami mu pulang telat, biasanya dia semangat pulang cepat !.. ucap mama nadin.
"Dikantor lagi banyak kerjaan ma, mas davin harus menyelesaikannya malam ini "
"Oh..eh..sayang, rencana bulan madu kalian bagaimana?
"Tidak tahu ma,mas davin belum ada waktu !
"hmm..davin itu, kebiasaan, bagaimana mama mau punya cucu lagi kalau dia sibuk terus".. kesal mama nadin.
"Sabar saja ma, kalau sudah waktunya anna dikasih lagi tidak perlu bulan madu juga bisa ma".. ucap allana.
"Iya sih sayang, tapi kan mama cuma punya kalian, biar rumah ini rame aja ".. ucap mama nadin.
Allana hanya tersenyum mendengar permintaan mertuanya itu.
"Mama dan papa minggu depan jadi berangkat ke australia ?.. tanya allana.
"Sepertinya jadi sayang, papamu harus kesana, perusahan disana sudah lama tak papamu tengok ".. terang mama nadin.
__ADS_1
"Jangan lama-lama disana ma, aku dan alvin akan kesepian ".. ucap allana.
"Tidak sayang paling lama 2 minggu, papa mu mana bisa jauh dari cucu kesayanganya ".. ucap mama nadin.
"Kalau alvin tidak sekolah saja , papa akan membawa alvin kesana, tapi kan alvin sekolah "
"Sayang, bagaimana kalau kamu dan alvin ikut saja, biar davin disini saja?.. ucap mama nadin antusias.
"Aku coba bilang mas davin dulu ya ma !
Dua perempuan beda geberasi itu pun berbincang sesekali tertawa, dan tak terasa waktu sudah malam, alvin sudah terlelap dipelukan allana, mama nadin pun sudah terlihat mengantuk.
"Sayang, mata mama sudah ngantuk banget, kamu tidurin alvin dikamarnya sana, biar davin tunggi papa saja, mama juga masih diruang kerja ".. ucap mama nadin.
Allana pun menganguk lalu mengendong alvin menuju kamarnya.Diikuti mama nadin menuju kearah kamarnya.
Allana pun masuk kekamarnya, lalu menidurkan alvin putranya dengan perlahan, setelah selesai menyelimuti alvin allana pun berbaring disamping putranya.
Diraihnya ponsel diatas nakas tempat tidurnya, allana mencoba menghubungi davin, beberapa kali allana menghubunginya namun ponsel davin tidak aktif, allana awalnya biasa saja namun setelah beberapa kali dihubungi tidak aktif allana mulai cemas.
"Mas, kamu kemana? ini sudah jam 12 malam".. gumam allana.
Ia pun mencoba menghubungi dani, hasilnya sama saja tidak aktif .
"Kenapa kak dani juga ponselnya tidak aktif juga".. ucap allana semakin cemas.
"Tiba- tiba lampu rumah davin mati membuat allana terkejut, ia pun mrngambil ponselnya lalu menyalakan senter ponsel miliknya.
"Aneh..rumah megah seperti ini kenapa bisa mati lampu !.. ucap allana melangkah keluar mencari seseorang.
Allana pun berjalan hanya dengan penerangan senter ponselnya, ia memanggil- manggil papa mama davin namun tak ada jawaban sama sekali.
"Papa, mama ,kalian dimana?.. teriak allana mulai khawatir.
ia terus berjalan sampai tangan seseorang memeluk perutnya dari belakang membuat allana terkejut dan ketakutan.
Ia berteriak meminta tolong, sampai ponselnya pun terjatuh.
"Mama papa tolong anna, papa..papa ".. teriakan allana karena matanya ditutup tangan seseorang dari belakang.
Allana pun dibawa berjalan menuruni tangga rumah itu, dengan ketakutan allana berjalan sampai allana diruang tamu.
masih dengan keadaan gelap, tangan yang menutup dan membekap mulut allana pun menghilang hanya suasana sepi dan gelap, allana menangis ketakutan.
"Mas..mas davin tolong anna,anna takut ".. teriak allana
__ADS_1