
Masih diruangan irwan, irwan yang binggung dengan ucapan irna membuat dia ingin mengetahui lebih banyak tentang sekretaris sekaligus kekasihnya itu.
Irwan pun memeluk irna dari belakang,"sayang apa kah aku boleh tahu tentang masa lalumu itu ?
Irna membalikan badannya kearah irwan, kini mereka saling bertatapan,irna pun me ghrla nafas lalu ia pun bercerita
"Baiklah pak,aku akan menceritakanya padamu, karena aku takningin menutupi apa pun padamu.
"Aku dibesarkan dari keluarga sederhana pak, ibu ku berjualan gado- gado dan bapakku bekerja sebagai buruh bangunan. aku punya seorang adik laki-laki yang masih duduk dibangku Sekolah menengah atas.
"Kami hidup pas-pasan pak, sudah dapat uang untuk menyekolahkan kami dan untuk makan saja syukur pak.
Irwan pun menatap irna, lalu is bertanya : kamu bisa seperti ini bagaimana sayang.
Irna pun tersenyum menatap kekasihnya, aku diberi anugrah kecerdasan pak,aku selalu dapat bea siswa,cita-citaku dari dulu ingin jadi arsitek pak, namun cita-citaku terkubur karena tak ada biaya,aku bisa kuliah diploma saja sudah beruntung pak.
"Sayang, maksud masa lalu yang kelam itu apa?..tanya irwan penasaran.
Irna sekali lagi menghela nafas, ia pun memejam kan mata, ia berusaha tegar untuk menceritakan semuanya pada irwan.
"Statusku adalah janda pak !!.. ucap irna membuat irwan terkejut.
"Kau sudah pernah menikah? apa kau sudah punya seorang anak ?.. tanya irwan.
Irna hanya tersenyum melihat reaksi irwan.dalam hati irna, dia sudah siap kalau irwan tahu statusnya irwan akan meninggalkanya.
"Aku sudah pernah menikah dan aku tak mempunyai anak, karena pernikahanku cuma bertahan 1 bulan.
"Satu.. bulan ?
"Iya satu bulan, pernikahanku tidak didasari cinta,aku terpaksa menikah karena untuk menutupi aib keluarga ku!!
"Maksudmu, menutup aib bagaimana sayang?.. tanya irwan penasaran.
"Aku terpaksa menikah karena aku dijebak pak,aku terpaksa menikah dengan dia karena aku jadi gunjingan orang-orang !
Maksudmu dijebak bagaimana ?
"Dulu aku baru bekerja di perusahan swasta terbesar dikota ini, usia ku baru 18 tahun, dan salah satu manager disana menyukaiku, namun aku tak membalas perasaanya, hingga suatu malam aku dijebak tidur bersamanya, sehingga mau tidak mau keluarga ku meminta tanggung jawab lalu orang itu menikahiku !.. ucap lirih irna,irna pun menunduk ia meneteskan air mata.
Melihat itu, irwan merasa iba, ia pun memegang dagu irna lalu mengangkatnya "hey.. aku tak suka kau menangis "
"Pak jika bapak ingin meninggalkanku pergi saja,aku tak pantas bersama mu!
"Siapa yang ingin meninggalkanmu, dan siapa yang bilang kau tak pantas untukku. kau adalah wanita yang paling cantik yang pernah ku temui, dan juga kau wanita baik yang aku temui !.. ucap irwan mengusap rambut irna.
"Lalu bagaimana kau bisa berpisah ?
Irna menghela nafas ,lalu berkata " Sejak hari pernikahan itu aku tak ingin disentuhnya, dan aku memutuskan untuk pergi meninggalkanya sampai akhirnya dia menyerah lalu menceraikanku.
__ADS_1
"Baiklah, cukup luka kamu dibuka sampai disini, aku tak ingin membukanya lagi.dan ayo kita pulang, aku ingin kau lembur diapartemenku, bagaimana diel.. ucap irwan mengulurkan tangannya membuat irna melotot.
"emmm..bapak ini , masa lembur diapartemen !..ucap irna
"Suka-suka aku bosnya !.. jawab irwan sombong.
"Ayo sudah mulai gelap!..ucap irwan menarik tangan irna keluar dari ruanganya menuju lift khusus untuk dirinya.
Setelah sampai dibasemant irwan masih menarik tangan irna lalu masuk kedalam mobilnya, dan mencium bibir irna menjadi tontonan 2 security irwan.
Irwan pun memperhatikan security itu menatap tajam irna.membuat irwan tak senang.
"ehmm..ehmm..ada apa kalian menatap sekretarisku?.. saya ingatkan jangan sampai saya mendengar desas desus diperusahan saya.
"Ba..baik pak ".. ucap kedua security itu bersamaan.
Irwan pun memberikan mereka selembar uang, lalu pergi meninggalkan perusahanya.
"Sayang, sebelum keapartemen aku ingin berkunjung kerumahmu apa boleh?.. ucap irwan dibalik kemudi.
Irna hanya diam,ia binggung karena menurutnya rumah orang tua dia tidak layak.membuat penasaran dan sesekali melirik irna disisi kirinya.
"Kenapa diam ?..apa kamu keberatan aku berkunjung kerumahmu ? baiklah kalau tidak boleh !
"Emm...bukan tidak boleh pak tapi...rumah saya tidak layak dan susah untuk parkir mobil.
"Hmm..cuma itu alasan kamu..! ..soal parkiran gampang itu dapat ku urus, layak dan tidak tergantung hati pemiliknya sayang !.. ucap irwan, irna pun hanya pasrah mengikuti keinginan bosnya.
Irwan dan irna pun berjalan memasuki gang sempit, nampak beberapa pemuda yang nongkrong dipos menatap tajam irna.dan irna dan irwan pun tak luput dari gunjingan ibu- ibu..
"Pak sudah ku bilang, daerah rumahku tak pantas untuk bapak, ucap irna mersa tak enak mengajak irwan berjalan menuju rumahnya.
"Sayang, berhenti berkata seperti itu, aku menikmatinya ".. ucap irwan berjalan bersebelahan dengan irna.
Mereka pun berhenti didepan rumah sederhana, didepanya ada warung kecil- kecilan.ya itu rumah irna.
Irna pun masuk kedalam sementara irwan duduk dibangku depan rumah irna.
"Assalamualaikum..pak bu, cepat bersihkan karpetnya ganti yang baru kalau ada " ucap irna tegang.
"Memangnya ada siapa kak, harus ganti karpet " ucap adik irna.dan disusul ibu irna ikut betanya" iya irna ada siapa diluar.
"Aduh bu cepat , ganti kerpetnya lalu masak air untuk teh bos irna bu "
"Apa irna, jadi yang duduk didepan itu bos kamu ! ucap bapak irna
"Bukan hanya bos dia itu pemilik perusahan irna bekerja pak bu !.. ucap irna, maka keluarga kecil itu pun sibuk membersihkan ruang tamu , ibu irna cepat- cepat memasak air..
Irna pun keluar, menghampiri irwan yan tengah menikmati duduk dibawah pohon jambu.
__ADS_1
"Pak,ayo masuk, tapi maaf rumahnya berantakan "..
irwan pun tersenyum menatap wajah panik irna."Sayang, kenapa lama,aku dibiarkan digigit nyamuk " ucap manja irwan menarik tangan irna.
"Maaf pak, ayo kita masuk"..irwan pun masuk kedalam rumah irna yang kecil namun sangat bersih.
"Silakahkan duduk tuan ".. sambut bapak irna.
Irwan pun tersenyum mendapat sambutan yang hangat dari keluarga irna.
Ibu irna datang dari arah dapur membawa secangkir teh hangat beserta kue kecil.
"Maaf tuan rumah kami jelek, irna juga tak bilang kalau tuan sudi mampir kegubuk kecil kami " ucap ibu irna disusul oleh bapak irna.
"Silahkan tuan kami hanya ada teh dan kue sederhana,irna tak memberitahu kami dulu kalau tuan akan mampir.
Irwan yang merasa tak enak hati karena diperlakukan seperti raja, ia pun menatap irna dihadapannya.
"Tidak usah repot - repot, saya kebetulan lewat kesini dan sekalian ingin mengensl lebih jauh keluarga irna.
"Suatu kehormatan tuan bersedia mampir ke gubuk kami dan suatu kehormatan pula tuan ingin mengenal keluarga kami yang miskin ini tuan.
"Pak manusia itu dimata tuhan bukan dilihat dari status kaya atau miskin tetapi dari hati mereka, satu hal lagi saya tidak suka keluarga irna memperlakukan saya istimewa seperti ini.biasa saja anggap saya hanya teman irna bukan atasnya dikantor ".. ucap irwan.
Irwan pun mengesap tehnya lalu mencicipi kue yg disuguhkan ibu irna.irwan merasakan kehangatan dari sebuah keluarga yang belum pernah ia rasakan dari mama papanya.
Adik irna indra mendekati irna, ia berbisik pada irna membuat irwan penasaran apa yang kaka adik itu bahas.lalu ia memberi isyarat pada irna ingin tahu yang dibicarakan adiknya.
"Dra sabar ya kaka blm ada rezeki, kalau ponsel kakak dipinjam kamu kakak binggung, nantu orang kantor mrnghubungi kakak gimana " ucap irna ,membuat indra menunduk.
"Kenapa ir ?.. tanya irwan.
Oh..itu pak, indra ada tugas harus pake laptop , aku belum ada rezeki mau membilan laptopnya, kalau malam dia suka pake ponselku pengganti laptop !.. terang irna.
"Irna kamu bawa laptop kantorkan ?.. tanya irwan.
"Bawa pak, tp saya tidak berani meminjamkan pada adik saya, karena banyak file2 penting pak ".. ucap irna.
"kamu bisa pindahkan ke flash disk kan irna, setelah itu kamu kasih laptopnya keadikmu besok aku belikan laptop baeu untuk adikmu, sementara pakai saja yang itu. !
Tapi pak..tidak usah , nanti aku beli sendri ".. sanggah irna, namun mata irwan melotot memaksa.mau tidak mau dia menerima tawaran irwan.
Kedua orang tua irna saling bertatapan , mereka tak menyangka bos irna begitu bsiknya pada irna dan keluarganya.tapi mereka pun sedikit merasa tidak enak atas sikap irwan.
"Pak bu, maksud saya datang kesini, ada hal yang ingin saya sampaikan !.. ucap irwan membuat orang tua irna binggung.
Bapak irna pun berusaha bertanya apa maksud irwan." maaf tuan menang ada apa, apa anak saya bikin masalah ?..
"Tidak pak, justru abak bapak kerjanya sangat bangus, sampai saya puas !.. ucap irwan menatap irna, membuat mata irna melotot.
__ADS_1
"Begini pak, kebetulan besok kami ada pertemuan diluar kota, jadi malam ini kami harus berangkat kesana, saya mau minta izin agar irna ikut untuk mendampingi saya.!... bagaimana bapak dan ibu tak keberatan ?.. tanya irwan membuat kedua orang tua irna binggung karena baru pertama kali anaknya ada acara keluar kota.
Irna yang tidak tahu kalau ia ingin diajak oleh irwan, tak kalah terkejutnya.