
Davin masih memperlihatkan raut kekesalanya pada dani, dani paham betyl kalau davin kesal padanya.lalu dani pun mendekati davin dan ia pun berbicara.
"Vin, sorry aku tahu ini kontrak kwrja sama yang sangat menguntungkan untuk peeusahan kita.namun, kau baca seksama isi kontrak itu, disni kita mendapat keuntungan persekian persen, dan setelah aku hitung ini diluar nalar vin !.. ucap dani memcoba menjelaskan pada bosnya.
Davin pun mengernyitkan dahinya, ia meraih berkas yang ada ditangan dani, lalu ia mempelajari ada kejanggalan dikontrak kerja sama itu.
"Oh..kau ternyata benar dan, ada point- point yang agak sedikit janggal !.. ucap davin serius.
"Dan vin, kau tidak merasa suaranya itu mirip seseorang?..
"Maksudmu ??
"Iya aku merasa pernah mendengar suara itu, walaupun aku belum pernah bertemu mereka sebelumnya.
"Aku juga berpikir begitu, tetapi aku beeusaha positif thinking dan !
"Vin bagaimana kalau kita mencari tahu latar belakang kedua orang itu !.. ucap dani.
"Hmm..aku setuju !
Mereka berdua pun meninggalkan ruang meeting.
Sementara didalam mobil sepasang kekasih terlihat menahan amarahnya.
"Sial, kenapa sidani harus ikut meeting, kalau tidak hari ini kita sudah bisa mengelabui perusahan si davin...!.. rutuk silelaki.
"Sabar sayang, yang terpenting kita sudah bisa masuk keperusahan itu dan mengelabui davin, kamu lihatkan sayang davin yang bodoh itu tidak mengenali kita ".. ucap wanita itu tertawa.
"Kau benar sayang, dengan penampilan kita yang baru ini, kita lebih leluasa menghancurkan keluarga davin dan allana.
Mereka pun pergi ninggalkañ gedung perusahan davin.
Davin dan dani pun menuju keruangan davin, disana masih ada irwan ,allana dan atu.
Davin pun masuk lalu berkata:
"Hmmm...rupanya ada reuni dan, kita ga diajak nih dan ucap davin duduk didekat allana.
"Iya vin, kita ga diundang, dan kayanya seru nih reuninya !.. ledek dani membuat kwtiganya tersenyum.
"Hai vin, hai dan !.. ucap irwan menyapa kedua sahabatnya.
"Aku dengar kalian ada pertemuan dengannperwakilan perusahan golbal ya vin?.. tanya irwan.
"Iya wan "
"Wow..selamat vin, tidak semua peeusahan seberuntung perusahan kalian ".. ucap irwan memberi selamat.
Dengan lesu davin menjawab pertanyaan daei sahabatnya itu.
"Kami belum tanda tangan kesepakatan wan!.. jawab davin lesu.
__ADS_1
"Kenapa,apa ada masalah vin ?
"Dani, merasa curiga dengan mereka wan!
"Curiga !.. curiga kenapa?
"Entah lah !!
"Aku mencurigai ada kejanggalan dari kerja sama itu ".. ucap dani , ia pun menceritakan semua kecurigaannya pada irwan,irwan pun mendengarkanya dengan seksama.
"Setahu aku, perwakilan dari perusahan global adalah tuan liu dan nona kim , mereka sangat-sangat teliti dalam sebuah kerja sama".. terang irwan.
Mendengar ucapan irwan, davin dan dani saling menatap, mereka terkejut dan binggung,membuat irean heran.
"Kenapa kalian seperti orang kebinggungan".. ucap irwan.
"Kau bilang perwakilan perusahan global adalah tuan liu dan nona kim ?.. tanya dani
"I..iya , memang kenapa ?
"Bukannya perwakilan perusahan global itu tuan edward dan nona monica ".. jawab dani.
"Setahu aku dan, tidak ada lagi perwakilan dari perusahan global itu selain yang tadi aku sebutin".. kekeh irwan.
"Berarti yang tadi siapa ?
Irwan mengernyitkan dahinya .
"Maksud kalian apa ?Siapa yang kalian bicarakan
"Pèrwakilan dari perusahan Global itu wan,aku sepertinya merasakan ada sesuatu yang aneh dari sikap dan suara mereka".. terang dani.
"Saranku vin, kalian cari tahu siapa mereka sebenarnya dan ada kepentungan apa?
"Iya betul wan, kita harys secepatnya bergerak ".. ucap davin serius.
"Bila perlu aku akan membantu kalian ".. ucap irwan.
"Terima kasih wan ".. ucap davin menepuk pundak sahabatnya yang dulu rival dia memperebutkan allana.
"Sementara para pria asik dengan perbincangan bisnisnya ,allana dan ayu semakin tak dihiraukan keberadaan mereka membuat allana merajuk.
"Kalian ini, dari tadi asik saja dengan urusan kalian, sampai kami tifak diperdulilan ".. ucap allana, membuat ketiga pria tampan itu tertawa .
""Yah...maklum anna, kalau kami sudah bertemu ya seperti kalian para wanita ".. ucap irwan meledek allana.
"Curang, 2 lawan 3 tidak imbang itu namanya "
"Kak irwan, bagaimana kalau irna kakak suruh dia menyusul ke tempat makan favorit kita".. ucap allana.membuat davin melotot.
"Oh..jadi kalian sydah punya tempat makan favorit nih?... ucap davin membuat suasana hening seketika , karena takut jikalau davin akan marah.
__ADS_1
"Sebenarnya itu vin".. ucap irwan mencoba menjelaskan.
"Kenapa kalian ga bilang pada ku, kalian cutang!.. ucap davin tertawa, suasana yang hening kembali ramai dengan gelak tawa mereka.
"Akhirnya mereka pun, pergi untuk makan siang bersama, allana sengaja untuk ayu ikut dimobil dani.
Setelah beberapa lama mereka pun sampai direstoran favorit allana dan irwan, mereka memesan meja yang luar untuk berenam.
Allana dan ayu pun, memilih makanan yang akan mereka makan siang itu.ketika mereka sedang berbincang menunggu makanan,ada seseorang yang menghampiri meja mereka.
Tanpa basa basi, wanita itu menyiram minuman ke wajah allana, membuat semua orang yang ada disana terkejut terutama davin.
"Hey..kamu apa yang kau lakukan?.. teriak davin berdiri.
"hem..rasakan itu, dasar perempuan perebut suami orang, kau tidak malu jalan dengan suamiku padahal kau sudah punya suami.. teeuak bella, ya bella dia dari allana masuk dan duduk dekat irwan dia merasa kesal.
Bella tidak tahu kalau allana pun kalau davin pun ikut.
"Hey..kamu jaga ucapanmu ".. bella ayu tak terima allana sahabatnya dihina.
Ayu pun berdiri dan menghampiri bella ,ia menampar keras pipi bella.
"Kau siapa manusia bar- bar ?.. tanya bella meringis memegangi pipinya.
"Kau yang siapa?.. berani- berani kau menghina sahabatku !.. ucap ayu
"Oh..jadi pelakor ini sahabatmu, hmm pantas saja sama- sama rendahan!..
Davin yang murka karena allana dan ayu dijelekan oleh bella ia pun berdiri lalu berkata
"Cukup..saya tidak mengenal kamu, sekali lagi kamu menghina istri dan teman saya, saya pastikan kamu menyesal !..ancam davin membuat bella terkejut.
"Suami, apa dia ini davin yang kaya itu ?..aduh celaka kalau begitu !.. gumam bella dalam hati.
"Kenapa kau diam, siapa lagi sekarang yang akan kau hina dan kau tuduh ".. bentak irwan memegang tangan bella.
Bella yang merasa kesakitan, ia memohon agar irwan melepaskan pegangan tanganya.
"Mas, lepaskan sakit..!.
"Sakit kau bilang !.. kau tifak berfikir rasa malu yang kau berikan pada ku dan rasa sakit allana karena kau menuduhnya ".. bentak irwan.
"Kak, sudah kak, malu dilihat orang".. ucap allana karena mereka jadi tontonan pengunjung restoran itu.
"Biarkan allana, orang seperti ini harus diberi pelajaran, dasar kau tidak tahu malu, mana gelar sarjana yang kau bangga - banggakan ?.. tanya irwan.
Bella yang merasa terpojok, dia hanya menunduk malu.
"Kau tahu, karena ulah mu ini, membuat aku semakin yakin akan menceraikanmu !.. ucsp irwan .
Bella yang mendengar ucapa irwan ia berusaha meminta maaf, namun irwan tak menggubrisnya , irwan pun kembali ketempat duduknya semula.
__ADS_1