
Singapore...
Terlihat dua orang sedang keluar dari sebuah rumah untuk menuju bandara.
"Sayang aku takut , nanti kita ditangksp polisi !.. tukas helena.
"Ayo lah sayang,sejak kapan kamu jadi pengecut seperti ini !.. ucap hendra.
Kedua orang itu pun berjalan memasuki bandara.
"***
"Sayang, tak ada yang lebih indah dari hari ini !.. ucap irwan.
Irna hanya diam mentap sendu irwan.membuat irwan heran dengan sikap irna yang terlihat tidak bahagia.
"Sayang,apa kau menyesal melakukanya, aku minta maaf, aku sebenarnya tidak bermaksud seperti itu, tetapi tidak ada jalan lain lagi untuk melepaskanmu dari pengaruh obat itu ".. terang irean mengelus rambut irna yang duduk dihadapannya.
"Pak, aku tidak menyesali kejadian yang sudah terjadi...tetapi aku takut kalau aku dicap sebaagai pelakor.
"Sutttt... tidak ada yang merebut suami orang disini.aku dan kamu saling jaruh cinta, dan masalah bella dia tak pernah menganggapku suami karena hanya uang yang ia butuhkan.
"Dan satu hal lagi, aku telah mengumpulkan bukti perselingkuhanya dengan laki-laki yang sudah beristri.
"Jadi kamu tenang saja, secepatnya aku akan menikahimu sayang"
"Hmmm..baiklah pak, aku percaya.
"Sayang...jangan panggil aku dengan sebutan bapak ! ini bukan kantor.
"Ba..baik mas.. ucap irna.
"Sudah siang mas, kita harus kekantor!
"Sayang hari ini kita menghabiskan waktu disini saja, ya ".. ucap irwan memainkan alisnya.
"Hmmm...mas ini, masa aku libur sih pak".. ledek irna.melangkah kekamar mandi.
"baby mau kemana..ikut!.. rengek irwan.
Irna tidak memperdulikan irwan, dia berlari lalu menutup pintu.
Setelah selesai memberdihkan diri irna pun,memberitahu irwan bahwa haei ini ada rapat pemegang saham pt adiaksa kusuma.
"Mas,aku lupa, cepat kau mandi ".. ucap irna ia pun meraih tasnya lalu memoles wajahnya.
"Kemana sih sayang, kita kan akan bersenang-senang disini seharian. ucap irwan memeluk irna dari belakang.
"Mas,hari ini ada rapat dewan direksi dan kau diundang oleh perusahan adiaksa kusuma" terang irna melepaskan pelukan irwan.
"Aduh sayang,aku masih ingin memelukmu..rengek irwan.
"Mas, nanti pulang dari sanakan bisa ".. bujuk irna.
"Bener lho baby, jangan bohong ya !.. ucap irwan melonggarkan pelukannya.
"Iya..iya mas, cepat mandi, aku tak ingin kita terlambat "
Irwan pun dengan terpaksa melangkah kekamar mandi.
****
Dikediaman davin .allana hari ini akan pergi kekantor untuk pertama kalinya
"Sayang,apa kau yakin dengan keputusanmu menyerahkan semua sahammu atas nama aku dan alvin.
"Yakin mas, aku takut suatu saat nanti hendra dakan kembali dia pasti mengincar semua kekayaanku, jika aku tidak cepat memindahkanya aku tidak ingin mereka memisahkan ku lagi dengan mu mas.
__ADS_1
"Tapi sayang, mungkin kalau atas nana alvin semua itu tidak masalah, tapi ini ada atas namaku..kau yakin ?.. tanya davin menatap dalam allana.
"Yakin mas !.. ucap allana.
"Sayang, mas mohon belajarlah pada dani, bagaimana cara mengurus perusahan.mas ingin kau menjadi pemimpin perusahan mu.
"Tapi mas,aku takut !
"Hmmm...sayang, belajar lah mandiri, kelak jika mas meninggalkanmu, kamu sudah menjadi wanita kuat dan mandiri. !.. ucap davin membuat allana melotot lalu memukul dada davin.
"Mas, bicara apa?.. jika kamu meninggalkanku aku tak akan sanggup sendri mas.
"Iya sayang, mas janji tidak akan pernah meninggalkan harta yang paling berharga untuk mas yaitu kamu dan alvin.
Mereka pun saling berpelukan seolah tak ingin terlepas.
"Sudah sayang, papa sudah nunggu tuh".. ucap davin melonggarkan pelukannya.
Allana dan davin pun meninggalkan kamar mereka.
Allana dan davin pun melangkah menuju ruang keluarga,papa adi sudah menunggu disana.
"Kau sudah siap sayang?.. tanya papa adi.
"Sudah papa,ayo !
"Papa adi berdiri mematung menatap allana, ia teringat dengan sosok adik kesayanganya anita,ibunda allana.
"lho papa kenapa bengong?.. ucap allana
Papa adi pun , menghela napasnya, dan memalingkan wajahnya , menyeka air mata yang mengembung dimatanya.
"Ayo..ayo sayang, nanti terlambat.
Mereka bertiga pun pergi neninggalkan kediaman papa adi.diatar supir pribadi mereka.
Davin dan allana seolah pengantin baru yang enggan terpisah, davin memegang jemari allana ia tak melepaskannya sedikit pun.membuat para karyawati disana merasa cemburu dengan sikap posesif davin terhadap allana.
Davin,allana dan papa adi pun memasuki ruangan davin.disana sudah ada dani dan sekretarisnya.
"Selamat datang bu allana !.. ucap dani.
"Mas dani jangan terlalu formil begitu,anna jadi canggung".. ucap allana.
"Sayang, memang seharusnnya begitu.
"Dan, jam berapa rapatnya dimulai ?.. tanya davin.
Sekitar 1 jam lagi vin, sebelumnya bu allana akan menandatangani semua dokumennya.
"Baik lah..tapi semua sudah siap kan dan?
"Beres vin.
"Dani, om bangga dengan kerja kamu, cekatan dan cepat ".. ucap papa adi menepuk punggung dani.
"Terima kasih om, ini semua karena saya belajar dari om adi "
"Bagus..bagus, pertahankan terus dan selslu jaga perusahan kita dan "
"Baik om ".. ucap dani mengacungkan jempolnya.
Tok..tok..pintu pun diketuk dari luar, pengacara dan notaris pun sudah datang.
Allana pun menandatangani semua berkas pengalihan nama semua kekayaan dirinya.
Setelah selesai menandatangani semua dokumen allana pun, menuju ruang rapat direksi.
__ADS_1
Disana sudah ada beberapa pemegang saham dan beberapa perwakilan perusahan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan davin termasuk irwan.
Irwan sudah berada didalam sana bersama irna.davin,allana dan papa adi pun masuk keruangan itu.
Irwan terkejut dengan kehadiran allana, tatapannya tak lepas dari allana membuat irna merasa sedikit cemburu.
"Anna berarti ingatanmu sudah pulih an !.. gumam irwan.
Allana pun melirik pada irwan, ia melemparkan senyuman pada irwan.irwan pun membalas senyuman allana membuat irna semakin terbajar cemburu.
Akhirnya papa adi selaku komisaris mengumumkan dirinya turun dari jabatanya dan akan digantikan oleh putranya irwan.fan membari tahu semua staf dan relasi pemegang saham utama adalah allana.
Hal itu membuat irwan terkejut, yang ia tahu kalo allana itu gadis kecil yang besar dari keluarga sederhana.
Setelah pengumuman dan pergantian jabatan acara pun ditutup.
Semua orang disana meninggalkan ruangan hanya davin,allana,dani, irean dan irna yang masih berada disana.
Irwan pun menghampiri davin dan allana, dia memberikan ucapan selamat untuk davin.ia pun menyapa allana yang pernah menjadi cinta pertamanya.
"Anna, kakak ucapkan selamat untuk kalian berdua, dan kakak juga tak menyangka kalau dirimu sebenarnya adalah pemegang semua perusahan kusuma grup ".. ucap irwan menjabat tangan allana.
"Terima kasih kak,anna juga tak menyangka kalau aku dan mas davin ternyata sepupu. " ucsp allana dengan senyum manisnya membuat irna dan davin merasa cemburu melihat tatapan mereka yang dulu pernah saling mencintai.
Davin pun menghampiri mereka, lalu davin melepaskan jabatan tangan mereka lalu berkata
"Sudah..sudah cukup ya saling menjabat tangannya,ingat wan allana milikku ".. tegas davin menegaskan kepemilikannya membuat irwan merasa gugup.
"Iya..iya vin, gw tahu, dan gw tak akan merebutnya darimu, gw sudah ikhlas merelakan cinta pertamaku untuk sahabatku".. sanggah irwan tertawa.
Namun disudut lain terlihat irna menatap mereka dengan tatapan cemburu, ia meremas map yang ia bawa.
Dani yang dari tadi terpesina oleh kecantikan irna, tak melepaskan tatapanya dari wajah irna.
"Cantik sekali perempuan itu, siapa dia?.. gumam dani tersenyum sendri menatap kecantikan irna.
"Wan, kapan kau mengenalkan istrimu pada kami ?.. tanya davin merangkul pundak allana..
"Kapan-kapan ".. ucap asal irwan membuat allana dan davin saling menatap.
"Kapan kakak menikah dan dengan siapa kaka menikah ?... tanya allana.
"Sudahlah anna, kita tidak usah membahas itu ya".. jawab irwan.allana paham betul laki-laki yang berdiri didepanya itu pasti menyembunyikan sesuatu.allana dan davin pun mengalihkan pembicaraan mereka.
Mereka berbicang,sedikit tertawa lepas, seolah tanpa beban dan mereka sudah saling ikhlas melupakan permasalahan diantara mereka.
Sementara irwan, davin dan allana asik berbincang dani pun tak ingin melewatkan kesempatan untuk dirinya mendekati irna.
"Ehmm...ko diam saja ".. tanya dani membuat irna terkejut.
"Eh..iya pak !.. jawabnya asal.
"Kamu siapanya irwan aku perhatikan kamu dari tadu menatap irwan terus?.. tanya dani nyaris membuat irna gugup
"Itu..itu pak saya sekretarisnya pak irwan".. jawab irna.
"Oh..sekretarisnya !!.. ngomong- ngimong nama kamu siapa ?.. !Aku dani..ucap dani mengulurkan tanggannya pada irna.
Irna yang merasa gugup, mau tidak mau menerima uluran tangan dani.
"Irna.. ucap irna.
"Irna, senang bertemu denganmu "..irna pun tersenyum .
Melihat dani mendekati irna, irwan pun sesekali melirik pada irna.
"Hmmm..rupanya dani sedang mendekati irna, tidak bisa ku biarkan ".. gumam irwan dalam hati..
__ADS_1