
Semenjak kejadian itu sikap allana semakin dingin pada davin,davin pun melarang allana keluar rumah, kuliah pun davin yang mengantar jemput,bahkan tak jarang dia menunggui allana kuliah, membuat allana semakin dibuat tidak nyaman.Kebebasannya seakan dirampas oleh davin.Setiap hari suasana diapartemen itu pun dingin seperti batu es.
Sebulan sudah waktu berlalu kini kehamilan allana sudah menginjak bulan ke delapan. pagi itu allana yang sudah nampak sesak dengan perutnya yang membuncit sedang sarapan pagi ditemani davin.
"Mas.. aku ingin berbelanja keperluan baby", sebentar lagi kan aku melahirkan mas... ucap allana lirih.
"Nanti jam makan siang aku sempatkan pulang dan kita pergi berbelanja sama-sama ".. jawab davin.
"Tapi mas,aku sudah janjian dengan ayu untuk berbelanja dimall ".. sanggah allana.
Davin pun meletakan sendok dan garpunya . membuat allana terkejut.
"Mas kan sudah bilang, nanti siang mas yang mengantar kamu,atau jangan-jangan kamu sudah ada janji lain " ucap davin menatap curiga pada allana, membuat allana kesal dan marah.Allana pun pergi meninggalkan davin dimeja makan sendrian.
"Bel pintu pun berbunyi, bik sari membukakan pintu, ternyata mama dan papa davin datang berkunjung.
"Mama ! ucap davin terkejut karena sudah hampir satu bulan ia tak pernsh pulang kerumsh orang tuanya.
"Vin, mana allana ? tanya mama nadin mencari sosok menatunya.
"Itu mah ada dikamar " ucap davin takut kalau allana mengadu pada ibunya.
"Sayang..sayang, kamu sedang apa ?.. teriak mana nadin mendekati kamar mereka, membuat allana yang sedang menangis terkejut lalu cepat-cepat ia menghapus air matanya.
"I-iya ma,anna dikamar "..jawab allana bangun dan menghampiri mertuanya.
"Sayang, mana dan papa kangen sama kamu dan bayi yang ada dikandungan kamu !.. ucap mama nadin mengelua perut allana.kini perempuan beda generasi itu berpelukan .
Allana dan mama nadin pun berjalan menuju ruang tv.mereka duduk bersama davin dan papa adi.
"Sayang seingat mama kandungan kamu sudah tujuh bulan ya?.. tanya mama nadin.
"Sudah mau masuk delapan bulan ma" jawab allana lirih.
"Ya ampun sayang, maafin mama! mama lupa,jadi bagaimana pa, masa cucu pertama kita tidak ada syukuran 7 bulanan.! kamu juga vin, ini anak pertama mu masa ikut -ikutan lupa !.. tandas mama nadin.
__ADS_1
"Iya ma, davin lupa ! mama, papa davin berangkat kekantor dulu, nanti siang kami akan pergi berbelanja membeli keperluan baby ".. terang davin bersiap hendak pergi.
"Ya sudah begini saja ma, kita ajak allana pulang kerumah kita, nanti siang baru davin jemput untuk berbelanja.sykurannya besok saja kita siapkan sekarang dirumah kita !.. bagai mana mama davin kalian setuju ?.. terang papa adi.
"Kalau mama sangat setuju dengan ide papa".. ucap mama nadin mengacungkan dua jempol miliknya.gimana menurut mu vin?
"Davin terserah mama dan papa saja."ucap davin tak betsemangat mendengarnya.
"Oke ayo papa kita pulang untuk menyiapkan semuanya.kita undang teman-teman kita ya pa" ucap mama nadin berjalan untuk pulang, namun allana hanya menoleh kebelakang menatap davin yang hanya berdiri melihat mereka bertiga pergi.
"Mas, kenapa kau tak bahagia kita akan mengadakan tujuh bulanan untuk baby kita mas ?.. gumam allana dalam hati menatap davin.
Setelah kedua orang tuanya pergi bersama allana,davin pun berangkat menuju kantornya.
Setibanya disana ia menyandarkan tubuhnya dikursi kebesaran miliknya.
Dani pun datang menghampiri bosnya dan mebangunkan davin dari lamunannya.
"Woy...pagi-pagi sudah melamun aja nih sibos !!.. ucap dani mengejutkan davin.
"Ya ampun vin ,memang kau sedang memikirkan apa? pagi-pagi sudah melamun saja, kalau marah-marah terus cepet tua tau "...ucap dani menertawakan davin.
"Kau ini,,aku sedang binggung dan, orang tua ku besok ingin mengadakan syukuran 7 bulanan kehamilan allana !.. terang davin.
"Oh..bagus itu vin, tapi kenapa kau tampak tak bahagia?.. tanya dani heran.
"Aku masih bingging dan aku masih menyimpan ragu apa benar anak yang dikandung allana itu milikku ".. terang davin lirih.
"Vin,kita ini berteman dari sekolah tingkat pertama sampai kita sama-sama menyelesaikan S2 kita diluar negri,aku tahu betul irwan dia tidak akan merusak anak gafis orang dan juga aku tau betul kau gampang dihasut.jadi berhentu lah punya pemikiran bodoh seperti itu sebelum semua terlambat vin " ...tandas dani menasehati davin.
Davin pun kembali termenung memikirkan semua ucapan dani.tiba-tiba ditengah lamunannya Hendra datang membawa berkas ia pun mencoba memancing davin untuk berbicara padanya.
"Oh..iya bos, kehamilan istrimu sudah berapa bulan?.. tanya hendra.
"Sudah mau masuk bulan ke 8 sebentar lagi "..jawab davin.
__ADS_1
"Memang kau tidak mengadakan perta tujuh bulan vin ?
"Tidak tahu lah, rencana orang tua ku besok mereka mau adakan "
"Hmmm..sepertinya orang tua mu sangat bersemangat menyambut cucu pertama mereka, tapi itu pun kalau benar cucu mereka vin !.. tandas hendra licik.
Davin pun terdiam,seolah emosinya yang dulu pada allana tertiup angin segar lagi.hendra yang melihat raut wajah davin kembali kesal ia pun kembali memanasinya lagi.
"Sebaiknya kau ikuti saranku vin, kau test DNA saja secepatnya sebelum semua terlambat !.. ucap hendra pergi meninggalkan davin seorang diri.
"Hmm..davin,davin dari dulu memang kau gampang sekali dihasut,ketika allana tahu kau mrlakukan test DNA itu maka dia akan marah lalu meninggalkan mu,dan kau akan menyesalinya disitu lah aku akan menggambil kesempatan mengambil alih perusahaan ini yang memang seharusnya jadi milikku " tukas hendra tersenyum devil.
Waktu pun sudah siang, allana dan kedua mertua nya tengah sibuk mempersiapkan acara untuk besok.
Mama,papa sudah menelpon kerabat dan para kolega papa untuk datang besok, dan nanti team event organizernya akan datang untuk mempersiapkam dekorasi dan pelengkapan persiapan besok ma.
"Terima kasih pa, mama juga sudah menelpon catering dan desainer untuk pakaian yang kita akan kenakan besok nanti malam sudah siap "..terang mama nadin bersemangat.
Allana hanya tersenyum terharu melihat dua mertuanya bahagia,seandainya papa mu sebahagia Opa dan oma mu pasti mama akan lebih bahagia ".. gumam allana dalam hati mengelus perutnya.
Ditengah kesibuka mereka para team EO pun sedang mendekorasi runah megah milik davin.davin pun tiba disana untuk mengantar allana berbelanja perlengkapan sang jabang bayi.
"Mas sudah datang ?.. ucap allana tengah duduk melihat orang-orang mendekor rumah itu.
"Ayo sayang kita pergi sekarang,mama dan papa kemana ?.. tanya davin
"Mama dan papa ada urusan keluar sebentar mas,sebentar mas,aku panggil bik sari dan bik sri dulu ".. ucap allana memanggil kedua asisten kepercayaan mertuanya itu.
"Bik, tolong kalian awasi team EO ini,dan ya, nanti ada orang dari butik langganan mama yang akan mengatar pakaian ".. terang allana pada kedua asisten rumah tangganya.
Allana pun melankah pergi untuk berbelanja keperluan bayi, davin yang memang madih sangat mencintai allana ia memapah allana pelan-pelan berjalan lalu menaiki mobilnya.davin pun begitu hati-hati memegangi kepala allaba takut terpentok atap mobil.
"Sayang kita kemall yang dekat sini saja ya,aku takut kamu kecapean untuk acara besok !.. ucap davin yang melihat allana menejamkan matanya.allana pun hanya menganguk tanda setuju mengikuti suaminya.
Bersambung.
__ADS_1