Perempuan Pemuasmu

Perempuan Pemuasmu
Pendekatan dani


__ADS_3

Siang itu masih direstoran, Bella malu karena ulahnya sendri.Ia salah tingkah karena irwan seolah enggan untuk hanya menatapnya saja.


Bella berusaha mendekati irwan,ia beekali - kali berusaha berbicara pada irwan,namun irwan tak memperdulikannta dan bersikap seolah tak mengenal bella.


Allana melihat bella seperti itu, ia menghampiri bella .


"Mba mending kamu pulang dulu, kak irwan sedang tidak ingin diganggu ".. ucap allana menatap iba.


Namun bukan senang allana tidak ikut membencinya padahal baju allana basah karena tumpahan minuman, tetapi memang namanya bella dua masih saja arogan dan simbobg dihadapan allana.


"Heh..kamu tidak usah sok perduli pada ku, aku tau niat licikmu, kau ingin terlihat baik sementara aku yang jahat !!.. begitu kan!..tukas bella membuat semua yang ada dusana geram.


"Anna sudah kakak bilang, wanita ini ular, tidak tahu diuntung" ucap irwan kembali bangkit dari duduknya lalu menyeret belkan menjauh daei mereka.


"Auw..sakit mas " ucap bella memegang tanganya yang merah.


"Sudah ku bilang, kalau kau menyakiti allana aku tak segan menyakitimu !.. ancam irwan.


"Pergi kau, aku sudah muak melihatmu dihadapanku !!


Bella yang merasa kesal dan malu, ia pun hanya menahan emosinya, lalu ia pergi fari restoran itu.


Irwan pun duduk kembali, kali ini ia berbicara " Semuanya saya minta maaf atas kejadian tadi ".. ucapnya lirih tertunduk.


Davin yang tempat duduknya tepay disamping dia , ia menepuk pundak irwan seolah memberi semangat.


"Asiikkk pesanannya datang, ayo dari pada kalian sedih-sedih mending kita makan, aku sudah lapar ".. ucap dani membuat semua yang ada disana tertawa menghilangkan kejadian tadi.


Sementara diluar bella tanpak kesal, ia menahan emosinya didakam mobil miliknya.


"Awas kau mas,kau sudah membuat aku malu demi mantan pacarmu, lihat apa yang akan aku lakukan ".. ucap bella.


Tak beberapa lama pun ada taksi yang berhenti persis dudepan mobil yang dikendarai bella.terlihat seorang wanita cantik keluar dari dalam taksi membuat bella semakin murka.


"Oh..ternyata sekretaris m*****n mu juga ikut bergabung dengan mu mas, hemmm jangan sebut aku bella kau aku tak bisa membuatmu sengsara mas !


Irna pun masuk kexalam dia menghampiri meja mereka.Namun tampak dani tak bisa menyembunyikan rasa senangnya melihat kedatangan irna,sampai dia menyiapkan kursi untuk irna.


Ayu yang sudah lana menyimpan rasa untuk dani, ia menahan cemburunya pada irna.


Allana dan davin pun saling mentap melihat cinta yang rumit yang ada didepan mereka.


Pandangan irna hanya tertuju pada irwan,irna melihat raut kekesalan dan amarah diwajah kekasihnya.


"Ir,ayo makan ,aku sudah pesankan , tetapi kalau kau tidak suka , kau boleh pesan lagi !.. ucap allana tersentum memamerkan gigi rapihnya.


"Oh..tidak bu, ini juga sudah cukup ".. ucap irna menatap irwan.


Irna sebenarnya ingin bertanya pada irwan, namun ia tak berani karena irna tidak ingin hubungannya dengan irwan diketahui orang lai.irna hanya terus menatap irwan.

__ADS_1


Namun irwan berusaha untuk menyembunyikan rasa kesalnya dengan tidak membalas tatapan irna.karena irwan tidak mau irna mengetahui kalau ia sedang dalam masalah.


Dani yang tertarik dengan irna, ia berusaha mmengambil perhatian dan hati irna , membuat irna tak nyaman.


Irna pun mengirim sebuah pesan singkat untuk irwan.


"Sayang, aku ingin pulang !


Irwan pun membalas pesan irna


"Pulang kemana baby ?


"Kemana saja [ irna]


"Hmm..kita keapartemen, mas kangen [ irwan]


"Modus,kerumahku lah[ irna]


"He..he.he..,baiklah habiskan dulu makananya, setelah itu kita pulang, mas nanti cari allasan dulu [irwan]


"Okey


Kedua sejoli itu asik saling mengirim pesan singkat, membuat davin dan allana menahan tawa.


"Ehmm..ehmm..sayang, kenapa saling diam begini ".. ucap davin.


"Irna, nanti setelah pulang dari sini ada acara tidak ?.. tanya dani memberanikan diri membuka percakapan dengan irna.


Namun membuat irna dan irwan terkejut.


"Memangnya kenapa pak dani ?.. tanya irna.


"Hmm..tidak kalau tidak ada acara ,bisakah hari ini aku mengajakmu pergi ".. ucap fani sontak membuat irwan kesal dan ayu merasakan sakit tapi tak berdarah.


"Emhh...Maaf pak, saya harus kembali kekantor ".. sanggah irna.


Namun mendengar jawaban irna sepertinya dani kurang puas,lalu ia meminta irwan untuk mengijinkan irna tidak kembali kekantornya.


"Wan, bisa kan kau izinkan irna suang ini tidak kembali kekantor "..pinta dani pada irwan, irwan yang kesal hanya bisa menggangkat pundaknya lalu berkata.


"Itu terserah irna , aku tak bisa mengikatnya".. ucap irwan menatap tajam irna, irna tahu kalau bos sekaligus kekasihnya itu sedang cembury.


"Tuh, irna kau dengar sendrikan, bos mu tidak melarang mu"


"Tapi pak irwan har ini ada pertemuan penting dengan perusahan perkasa".. sanggah irna berusaha menolak dani karena irwan cembury dan irna pun tahu kalau ayu mentukai dani.


"Oh..iya aku lupa irna, memang jam berapa jadwalnya ir?.. tanya irwan ambigu.


"Masih ada waktu kalau bapak ingin berbincang dulu disini ".. terang irna.

__ADS_1


"Yah..tidak jadi donk, aku jalan sama kamu irna ".. ucap dani lesu.


Ayu yang merasa cemburu dan kesal pada dirinya sendri kareba cintanya tak terbalaskan akhirnya ia pun berpamitan, ia merasa tak pantad berada ditengah- tengah mereka, karena ia sadar kalau ia hanya karyawan rendah.


"An,aku pulang duluan ".. ucap ayu menahan air mata yang mengembung dimatanya.membuat allan kadian pada ayu.


"Mau kemana kamu yu, aku daja belum pulang kamu lagi mau pulang, kan hari ini libur kerja!.. ucap irwan.


"Itu..itu pak saya kan sedang persiapan wisuda, jadi saya sedikit sibuk sekarang".. ucap ayu berbohong.


"Ih..mas, tuh lihat ayu sebentar lagi wisuda,aku masih gini-gini saja ".. ucap allana manyun.


"Sabar sayang, kan mas udh bilang, kamu kalau mau lanjutin kuliah ga apa-apa lanjut ".. ucap davin.


Ucapan davin itu membuat allana bahagia,allana pun memeluk davin membuat iri yang ada disana.


"Plisss deh, cinta sih cinta tapi jangan ditunjukam pada kami yang jomblo ini ".. celeruk dani .


"Setelah berpamitan ayu pun hendak meninggalkan mereka, namun dani menghentikan ayu.


"Ayu, kita pulang sama-sana saja".. ucap dani menawarkan diri.


Namun ayu hanya menunduk dan menolak halus dani.


"Tidak usah pak, saya bisa naik ojeg saya ".. sanggah ayu.


Davin pun ikut menimpali omongan dani, ia yuk kapan lagi kamu bisa jalan-jalan sama bos ganteng kita yang satu ini !.. ucap davin tertawa.


"Terima kasih pak, biar saya pulang sendri saja "ucap ayu menahan air matanya.


Melihat kesedihan diraut ayu irwan pun merasa iba, ia pun mengajak irna untuk kembali kekantor.


"Yu, kakak juga mau pulang, ayo kita sama- sama, kost kamu kan searah dengan kantorku !.. ucap irwan memberi isyarat pada irna, agar irna pun ikut membujuknya.


"Iya mba ayu kita kan bisa mgobrol biar lebih akrab ".. ucap irna.


"Iya ayu, kalian bisa pulang sama-sama , iya kan kak ?.. ucap allana.


"Iya, ayo ayu , irna ".. ajak irwan.


Ayu pun tidak bisa menolak, ia pun terpaksa ikut sepaang kekasih itu.


Irwan , irna dan ayu pun berpamitan pada davin, allana dan dani.


Davin dan allana tampak tersenyum melihat ayu pulang bersama irwan , namun lain halnya dengan dani, yang merasa kesal dengan penolakan irna.


Dalam hatinya ia bergumam. " Sampai kapan pun aku harus terus berusaha agar irna mau menjadi milikku.....


🍁🍁🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


__ADS_2